Menurut salah satu postingan di social media yang pernah viral beberapa waktu lalu, lo bisa mengenal karakter seseorang lewat cara dia makan bubur (Ah yang bener, Bro?). Dari riset kecil tersebut kemudian didapat informasi berikut:
1. Bahwa yang punya kebiasaan makan bubur diaduk berarti orang tersebut punya sifat bertoleransi, suka membaur, menilai bahwa kebersamaan itu penting, nggak milih-milih teman, nggak suka sok menilai orang karena lebih melihat dalam dirinya, dan suka bayarin temen makan.
2. Berbeda dengan yang makan buburnya nggak diaduk nih, Bro. Konon orang-orang tersebut punya sifat suka milih teman. Kalau nggak suka sesuatu walau sedikit langsung diacuhkan atau dibuang, makan suka nggak habis, rasa ingin segala sesuatunya harus tertata baik sesuai yang dia mau, nggak suka bayarin temen makan karena bisa nambah pengeluaran ekstra, nggak suka ngobrol asik kalau sambil makan, dan kalau melihat gebetan yang ditaksir mentingin fisik dulu.
[readalso url=21251]

Image Source: demenmakan.com
Terlepas dari asumsi di atas yang belum tentu terbukti kebenarannya, kayaknya dari jaman kuda gigit besi sampai sekarang nggak bakal ada habisnya buat berdebat mana yang lebih baik. Antara tim pemakan bubur diaduk dan yang nggak diaduk.
Sebenernya sih terserah lo aja mau gabung tim yang mana, asal lo wajib cobain bubur yang satu ini nih, Bubur Cap Tiger. Sekilas mungkin bubur ini kedengeran lebih familiar dengan merek obat-obatan ya. Tapi rumah makan bubur yang baru buka di tahun lalu ini udah berhasil mencuri perhatian pecinta kuliner Jakarta dalam sekejap lho, Bro.
Dengan mengambil lokasi mangkal di Jalan Cikajang, Jakarta Selatan, rumah makan bubur ini didirikan oleh seorang dokter, dr. Jhon Darmawan setelah menyusun konsepnya selama dua tahun dan masih butuh waktu satu tahun lagi untuk mengeksekusinya hingga menjadi rumah makan bubur ala Mangga Dua tapi berlokasi di Jakarta Selatan ini. Hebat kan, seorang dokter yang juga concern di dunia perkulineran.
[readalso url=21266]
Menu utamanya ya udah pasti bubur yang disajikan dengan tiga opsi, yaitu bubur polos, bubur ayam, dan bubur ikan dori. Namun buat lo yang penasaran mau coba makan bubur yang beda dari yang pernah lo makan sebelumnya, bisa pesan bubur beras merah yang teksturnya lebih kasar tapi lebih sehat.
Proses pembuatan bubur beras merah pun lebih lama dan rumit dari bubur biasanya karena memang seratnya lebih tinggi dari beras putih biasa. Jadi, silakan lo buktiin sendiri deh, kalo bubur cap Tiger ini kira-kira paling enak kalau diaduk atau nggak ya, Bro?
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Places
Article Date : 10/03/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :