Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Banana Pancake Trail, Rute Seru untuk Backpacker di Asia

Backpacking dengan menentukan sendiri rute perjalanan yang akan dilalui memang nggak mudah. Apalagi dengan banyaknya pilihan destinasi perjalanan menarik yang mau dijajal.

Buat lo para backpackers yang mau menjajal destinasi perjalanan di kawasan Asia Tenggara, lo harus banget mencoba rute “Banana Pancake Trail” yang memungkinkan lo untuk menjelajahi beberapa kota di sejumlah Negara tersebut. Nah, sebenarnya apa ya Banana Pancake Trail ini? Berikut ini penjelasannya, bro!

[readalso url=21615]

Apa Itu Banana Pancake Trail?

Istilah unik ini sebenarnya nggak merujuk pada rute tertentu. Namun, Banana Pancake Trail ini memang cukup terkenal di kalangan backpackers yang memiliki budget minimal dan melakukan perjalanan dalam jangka waktu yang panjang. Awalnya jalur ini menjadi alternative bagi para backpackers yang ingin “keluar” dari jalur perjalanan yang didesain untuk para turis pada umumnya.

Bisa dibilang jalur ini memang anti mainstream ya, bro. Tapi, kini saking populernya banyak penduduk lokal juga yang mengakomodasi para backpackers yang berbujet minim tersebut. Nggak heran kalau lo mau mengikuti rute ini, lo bisa dengan mudah menemukan akomodasi, makanan, dan transportasi yang sangat ramah di kantong lho, bro.

Sebutan banana pancake sendiri disinyalir karena banyaknya guesthouse maupun pedagang kaki lima yang menyajikan banana pancake kepada para backpackers. Unik banget ya pemilihan namanya, bro!

Destinasi yang Masuk ke Dalam Banana Pancake Trail

Destinasi utama yang masuk ke dalam jalur ini adalah Thailand, Laos, Vietnam, dan Kamboja. Buat para traveler yang mempunyai waktu lebih panjang, bisa juga memperpanjang perjalanan ke Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Bahkan China, India, dan Nepal juga bisa masuk ke dalam rute ini, bro.

Tiap Negara-negara tersebut memang mempunyai destinasi-destinasi yang menarik. Meskipun begitu, setidaknya destinasi yang masuk ke dalam rute ini juga nggak kalah menarik, seperti:

Thailand: Khao San Road di Bangkok, Chiang Mai, Kanchanaburi, Ko Tao, Railay di Krabi, Koh Phi Phi, Koh Lipe, Koh Chang, Koh PhaNgan untuk Full Moon Party, dan Pai.

Kamboja: Siem Reap, Sihanoukville, dan Phnom Penh, Battambang, dan Kampot.

Laos: Vientiane, Vang Vieng, Nong Khiaw, Bolaven Plateau, Si Phan Don, dan Luang Prabang (naik kapal menyusuri sungai selama dua hari).

Vietnam: Ho Chi Minh City, Dalat, Mui Ne, Nha Trang, Hoi An, Hue, Hanoi, Halong Bay, dan Sa Pa.

Malaysia: Penang, Pulau Perhentian, Melaka, Kuala Lumpur, Cameron Highlands, dan Borneo.

Indonesia: Bali, Gili, Nusa Penida, Lombok, Yogyakarta, dan Gunung Bromo.

Filipina: Boracay, Banaue, Sagada, El Nido, Siargao.

India: Goa, Pushkar, Varanasi, Jaisalmer, Jaipur, Kerala, dan Dharamkot.

China: Yunan, Lijiang, dan Xi’an.

Nepal: Pokhara, Kathmandu, dan Puncak Everest.

Myanmar: Yangon, Bagan, Danau Inle, Hpa-An, dan Pyin Oo Lwin.

[readalso url=21423]

Bisa Menentukan Jalur Sendiri

Walaupun namanya “trail”, sebenarnya jalur ini juga nggak harus sesuai aturan. Lo pun bisa menentukan jalur sendiri sesuai dengan kemampuan. Bahkan, kemungkinan destinasi yang masuk ke dalam Banana Pancake Trail ini juga bisa bertambah karena seiring besarnya jumlah backpackers yang melakukan perjalanan panjang tersebut.

Meskipun semakin populer, nggak sedikit juga orang yang mengkritik keberadaan jalur ini karena dianggap telah keluar dari ide awalnya. Salah satu alasannya adalah dengan semakin banyaknya backpackers yang dianggap mengikis budaya asli. Jadi, jika awalnya jalur ini dapat menjadi pilihan saat mereka ingin melihat “kehidupan nyata” sebuah tempat, sekarang hal tersebut nggak bisa lagi didapatkan.

Ternyata nggak bisa dipungkiri kalau Banana Pancake Trail ini juga ikut membantu perekonomian warga setempat lho, bro. Bisa jadi inspirasi jalan-jalan mengelilingi Asia Tenggara nih, bro!

 

Source: review.bukalapak.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Urban Places

Article Date : 18/05/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Urban Places

Jadi Hotel Terbaik di Dunia, Simak Keindahan Capella Ubud di Bali

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Places

Lagi di Bandung? Yuk Coba Rekomendasi 7 Wisata Kuliner Ini

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Places

Taman Sari Yogyakarta, Waterkasteel yang Punya Keindahan Abadi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Places

Referensi Tempat Wisata di Sekitar Kaliurang, Yogyakarta

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive