Mata angin atau lebih dikenal dengan sebutan kompas merupakan sebuah jarum yang memiliki pedoman untuk memberi arah yang memiliki penunjuk arah suatu tempat, seperti timur, selatan, tenggara, barat, utara, timur, dan barat laut. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, jelas kompas semakin terlupakan.
Meski begitu, kompas pun hadir menyesuaikan keadaan dengan konsep digital yang bisa lo temukan pada fitur smartphone. Namun kita gak akan membahas mengenai kompas digital, melainkan sejarah singkat kompas dan cara menentukan mata angin yang benar. Penasaran? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Sejarah singkat kompas atau mata angin
Image source: unsplash.com/@jamie452
Alat penunjuk arah yang dikenal sebagai kompas pertama kali digunakan pada tahun 247 SM oleh Bangsa Cina Antik. Sejak kemunculannya, kompas telah menjadi alat penentu posisi dan tujuan di seluruh dunia saat melakukan penjelajahan di laut.
Selain itu, masyarakat Arab juga menggunakan kompas sebagai cara untuk menentukan arah kiblat untuk salat. Gak hanya berperan penting di dunia pelayaran, kompas pun digunakan sebagai arah untuk pembangunan gedung pada abad ke-12 di Eropa dan pembangunan terowongan pada pertambangan di abad ke 13 sampai 15 di Eropa.
Di dalam kompas ada komponen yang berisikan jarum, huruf, dan angka yang dikenal sebagai arah utara, barat, timur, dan selatan. Ternyata, kata utara sendiri berasal dari bahasa Sansekerta dan sering juga disebut dengan istilah “laut” di era kerajaan Sriwijaya.
Ini karena dari Palembang ke arah utara memiliki arti laut, sedangkan barat juga berasal dari bahasa Sansekerta, Timur dan Selatan dari bahasa Melayu. Begitulah sejarah singkat asal usul kompas beserta simbol mata angin yang menjadi komponen di dalamnya.
Cara menentukan arah mata angin
Image source: unsplash.com/@aaronburden
Untuk menentukan arah mata angin, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengarahkan peta ke arah yang tepat, yaitu utara. Pilihlah lokasi peta yang menjadi acuan tujuan lo dulu ya, Superfriends.
Kemudian, sejajarkan jarum ke lokasi tersebut lalu putar bezel sampai jarum sejajar ke arah utara. Setelah itu, perhatikan angka yang berada di samping garis indeks. Coba letakkan kompas di sudut garis pada bagian lokasi yang ada di peta.
Setelah itu, putar seluruh jarum sampai sejajar ke arah utara yang ada pada bezel. Ulangi lagi langkah tersebut hingga mendapatkan titik perpotongan. Jika sudah ketemu, itulah lokasi di mana lo berada.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Places & Gears
Article Date : 02/01/2022
Source:https://id-velopedia.velo.com/penjelasan-simbol-mata-angin/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :