Dari sisi bentuknya, trekking pole mungkin gak memiliki banyak perbedaan. Akan tetapi, kalau dilihat dari penggunaannya di lapangan, tongkat mendaki ini dapat dibagi menjadi dua jenis yakni trekking pole dan hiking staff.
Sementara, jika dilihat dari locking system atau jenis penguncian pada sambungannya, trekking pole juga memiliki beberapa perbedaan. Misalnya beda dari segi material, kelengkapan, atau panjangnya. Nah, berikut ini jenis-jenis trekking pole yang perlu Superfriends tahu.
Jenis trekking pole berdasarkan penggunaannya
Image source: unsplash.com/@ssulinski
Berdasarkan penggunaannya di lapangan, tongkat hiking atau tongkat mendaki ini dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu Trekking Pole Ganda dan Trekking Pole Tunggal. Trekking pole ganda biasanya digunakan secara berpasangan pada tangan kanan dan kiri dan selalu memiliki pegas peredam kejut di dalamnya yang memberi kenyamanan penggunanya, baik dalam beban penuh atau pun tanpa beban.
Sementara, trekking pole tunggal digunakan hanya satu saja atau hanya pada satu tangan. Istilah universal dari jenis ini adalah hiking staff yang digunakan untuk perjalanan di medan datar atau beban ringan di punggung.
Beberapa ciri lain dari hiking staff adalah dilengkapi mounting untuk kamera di bagian atas. Kadang, trekking pole jenis ini juga dilengkapi dengan kapak es, pegangan melengkung, dan lain sebagainya.
Jenis trekking pole berdasarkan materialnya
Image source: shutterstock.com/blasbike
Berdasarkan material yang digunakan untuk membuat trekking pole, tongkat mendaki ini dapat dibedakan menjadi dua yakni trekking pole aluminium dan trekking pole composite atau carbon.
Jika lo mencari trekking pole yang lebih tangguh dan lebih ekonomis, bahan aluminium inilah jawabannya. Umumnya berat trekking pole aluminium berkisar antara 18 sampai 22 ons per pasang.
Namun, jika dilihat dari sisi harga, jelas bahan carbon atau composite ini lebih mahal dibandingkan aluminium. Keunggulan utama dari material ini adalah sangat ringan, hanya memiliki berat sekitar 12 sampai 18 ons per pasangnya dan lebih efektif sebagai peredam kejut.
Jenis trekking pole berdasarkan mekanisme pengunciannya
Image source: shutterstock.com/frantic00
Superfriends sudah tahu kan, kalau konstruksi trekking pole atau hiking pole itu tersusun dari beberapa tongkat atau stick yang tersusun menjadi satu? Pada bagian atas, ukuran tongkat lebih besar dibandingkan bagian bawah yang diameternya semakin mengecil.
Nah, untuk menyambung bagian per bagian badan stick ini supaya gak terlepas, meleset, atau colaps saat digunakan, maka dibutuhkan sebuah mekanisme penguncian. Secara umum,mekanisme penguncian dalam trekking pole dapat dibedakan dalam empat jenis, yakni external level lock, push button lock, twist lock, dan combination lock.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Places & Gears
Article Date : 29/08/2022
Source:https://akasakaoutdoor.co.id/ini-panduan-lengkap-memilih-trekking-pole-yang-terbaik/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :