Menelusuri sungai, danau, dan laut memakai kayak jadi olahraga ringan yang bisa menenangkan pikiran. Kayak memang diperuntukkan untuk arus air yang tenang. Tapi memilih dayung kayak nggak bisa sembarangan, harus ada yang diperhatikan. Apa aja?
Kayak berbeda dari perahu pada umumnya, selain untuk wisata kayak juga digunakan untuk berolahraga. Perahu berukuran kecil ini punya bagian depan dan belakang yang tertutup. Sehingga hanya bisa menampung satu orang saja. Desain tertutup ini bertujuan untuk mencegah masuknya air ke dalam perahu.
Kayak dilengkapi dengan dayung berkepala tunggal atau ganda. Di samping kayak itu sendiri, dayung memiliki dampak terbesar pada kinerja di atas air. Sehingga lo harus memperhatikan betul kayak yang cocok untuk diri sendiri. Ada beberapa hal yang dipertimbangkan sebagai berikut.
1. Panjang Dayung
Image source: https://shopee.co.id/
Mencari tahu ukuran panjang dayung yang tepat ternyata sangat mudah. Semakin lebar kayak maka semakin panjang dayung yang dibutuhkan. Selain itu, tinggi badan juga sangat berpengaruh. Terutama saat menggunakan kayak sempit. Pendayung tinggi membutuhkan dayung panjang.
Misalnya tinggi badan lo diantara 170 hingga 180 sentimeter dengan memakai kayak pada umumnya. Biasanya punya lebar 20 inci atau 51 sentimeter maka bisa pakai dayung dengan panjang 210 sentimeter. Semakin tinggi dan semakin lebar perahu, maka dayung yang diperlukan semakin panjang.
2. Material Dayung
Image source:https://www.blibli.com/
Selama menyusuri air dengan kayak, lo akan menaikkan blade lebih tinggi dari poros. Material yang semakin ringan akan lebih menghemat energi sehingga lo nggak mudah capek. Bahan blade yang berbeda juga akan mempengaruhi seberapa baik lo mendayung kayak.
Material paling umum digunakan untuk dayung adalah berbahan plastik. Tapi ada juga yang lebih bervariasi seperti polimer atau polipropilen, campuran plastik yang diresapi dengan nilon atau fiberglass. Masing-masing punya kelebihan dalam kinerja maupun harga.
Misalnya material plastik walaupun punya harga murah tapi mudah rusak apalagi kalau dibiarkan terlalu di bawah sinar matahari. Kalau mau yang benar-benar berkualitas, pilih material serat karbon. Sangat ringan, kaku sehingga bisa mendayung dengan baik, tapi harganya cukup mahal.
3. Desain Dayung
Kebanyakan dayung saat ini memiliki bentuk dihedral yang asimetris. Dayung asimetris relatif sempit dan lebih pendek di satu sisi. Hal ini akan memiringkannya sehingga luas permukaan dayung lebih beragam saat didorong melalui air.
Lo juga bisa melihat dihedral di bagian tengahnya. Hal ini memungkinkan air mengalir dengan lancar dan merata di kedua bagian mata pisau. Bilah tanpa kibasan ini berjumlah banyak sehingga sulit mendayung lurus. Karena lebih ringan, dayung akan nyaman untuk mengayuh dalam waktu lama sehingga membantu beraktivitas seharian.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Places & Gears
Article Date : 30/08/2021
Source:https://www.rei.com/learn/expert-advice/kayak-paddle.html
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :