Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Carabiner

Saat melakukan kegiatan outdoor seperti climbing, lo membutuhkan carabiner yang memiliki segudang manfaat. Jangan karena bentuknya kecil, terus lo jadi menyepelekan carabiner. Oleh karena itu, saat memilih benda ini bisa mengikuti cara berikut.

Carabiner adalah bagian terpenting dari peralatan climbing atau pendakian. Punya berbagai macam kegunaan, ukuran, dan jenis sesuai kebutuhan para penggunanya. Peralatan keamanan ini dilengkapi dengan pengunci atau gate. Fungsinya menghubungkan satu benda dengan benda lain, seperti tali dengan tali lainnya hingga botol dengan tas. Setiap orang menggunakan carabiner dengan berbagai macam.

Nggak sampai situ saja, carabiner bisa mengunci lokasi suatu benda biar nggak berpindah tempat. Dari kegunaannya saja, bisa dilihat kalau carabiner punya segudang manfaat buat para pencinta kegiatan outdoor. Jadi jangan meremehkan ukuran carabiner yang kecil. Biar lo langsung menemukan carabiner dari banyaknya jenis, bisa ikuti cara ini agar langsung menemukan yang tepat.

1. Materials

Image source: unsplash.com/@melbaylon

Kalau dilihat dari segi bahan yang digunakan dalam carabiner, sebenarnya hanya ada dua material saja. Pertama yang terbuat dari baja, carabiner baja paling sering digunakan saat skenario penyelamatan dan tali temali. Hal ini dikarenakan gaya serta beban kerja yang lebih besar. Carabiner baja punya kelebihan yang lebih kuat, tahan lama, tetapi punya bahan yang lebih berat.

Kedua yang terbuat dari alumunium, bahan ini jauh lebih ringan daripada yang baja. Dirancang khusus untuk pendakian rekreasi di mana gaya dan beban kerja jauh lebih sedikit. Superfriends bisa pilih di antara dua pilihan materials ini, tapi kalau memang kegiatan outdoor lebih sering dilakukan ada baiknya buat pilih carabiner baja.

2. Bentuk

Image source: unsplash.com/@nikolayvasiliev

Walaupun kalau dilihat sekilas mirip, carabiner sebenarnya punya beragam bentuk lho. Ada yang bentuk oval, memungkinkan untuk dibalik atau diputar dengan mudah, punya rak yang konsisten, dan nggak mahal. Carabiner oval cocok banget buat lo yang hobi rock climbing, karena nggak akan mengganggu kalau sedang menjempitkan carabiner lain.

Selanjutnya ada bentuk D-Shape, didesain dengan bentuk asimetris huruf D. Sehingga memungkinkan untuk mentransfer lebih banyak kekuatan dari gate menuju tulang belakang carabiner. Gate D-Shape juga dibuat lebih ringan dari bentuk lain serta punya bukaan gate lebih lebar. Kelebihan dari carabiner bentuk ini adalah lebih fleksibel daripada yang bentuknya oval simetris.

Lalu bentuk offset D-Shape yang mirip banget dengan bentuk D-Shape dari segi desain dan fungsi. Desain asimetris yang berlebihan memungkinkan pembukaan gate lebih lebar. Jadi jangan heran kalau harganya lebih mahal. Terakhir HMS carabiner yang bentuknya mirip sama buah pir. Kelebihannya bisa dirasakan saat digunakan halangan untuk belay.

3. Mekanisme Gate

Image source: govoproducts.com

Ada dua macam yang bisa membedakan mekanisme gate, ada yang dikunci tapi ada juga yang nggak. Tapi kebanyakan orang lebih memilih sistem yang punya penguncian. Karena jauh lebih aman sehingga lo lebih tenang. Sistem locking gate punya dua jenis, yaitu twist lock dan screw lock. Twist lock memiliki selongsong pegas yang harus diputar buat melepas gate.

Tapi desainnya rentan terhadap keausan, kotoran, es, dan masalah mekanis lainnya. Sedangkan screw lock memiliki selongsong berulir yang harus dibuka atau ditutup secara manual untuk melepas gate. Nggak rentan terhadap kerusakan komponen karena memiliki lebih sedikit ruang gerak daripada carabiner twist lock.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #Wilderness #Beginner #Extreme

Article Category : Places & Gears

Article Date : 26/10/2021

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://www.gearx.com/blog/knowledge/climbing/how-to-choose-carabiners/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Places & Gears

Mengintip Pulau Mentawai, Surga yang Masih Tenang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Places & Gears

Ketika Gunung, Pantai, dan Sabana Jadi Satu Pulau Kenawa

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Places & Gears

Kenalan Sama Gunung Babnain, Wajib Jadi Wishlist

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Places & Gears

Gunung Ramah Pemula di Jawa Tengah, Lo Wajib Tahu!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive