Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi action cam. Image: Pixabay

Author : Admin Adventure

Article Date : 14/12/2023

Article Category : News

Pas berpetualang di alam bebas, rasanya tuh sayang gitu kalau nggak mendokumentasikan perjalanan tersebut. Alih-alih kamera HP atau DSLR, lo butuh kamera yang kecil biar lebih praktis dan gampang dibawa ke mana-mana.

 

Nah, action cam bisa jadi pilihan yang tepat buat mendokumentasikan perjalanan lo selama berpetualan di alam bebas. Udah banyak produk action cam yang kualitasnya nggak kalah dari kamera konvensional. Fiturnya pun nggak kaleng-kaleng, seperti bisa merekam dengan resolusi 4K hingga 60 fps, bisa terkoneksi WiFi, baterai awet, hingga punya fitur 360 derajat, lho. Selain itu, beberapa action cam didesain waterproof, jadi cocok banget buat merekam momen diving lo.

 

Sebelum beli, simak dulu nih tips memilih action cam yang tepat sesuai dengan kebutuhan lo, Superfriends.

 

Cek Spesifikasi Utama dan Kualitas Gambarnya

Ilustrasi action cam
Image: Tranmautritam/Pexels

Namanya juga kamera, lo pasti pengin hasil gambar dan video dari action cam tampak jernih, dong? Jadi, penting banget buat cek spesifikasi utama yang mempengaruhi kualitas gambar dan video, mulai dari resolusi, frame rate, dan angle of view.

 

Resolusi berpengaruh pada tingkat ketajaman dan kejelasan dari gambar dan video yang dihasilkan. Lo bisa pilih resolusi Full HD atau 4K untuk hasil yang lebih bagus.

 

Kemudian, frame rate berkaitan sama kehalusan video dengan objek bergerak. Makin tinggi frame rate-nya, makin halus pula video yang dihasilkan walaupun gerakan objeknya sangat intens. Action cam dengan frame rate 30 fps udah cukup bagus buat jadi teman petualangan lo. Namun, kalau aktivitas lo melibatkan gerakan cepat, seperti ski, skateboard, dan lainnya, lo bisa pilih 60 hingga 240 fps.

 

Sementara itu, angle of view berkaitan sama daya jangkau dari lensa kamera. Action cam umumnya punya angle of view 130 – 150 derajat. Sudut pandang tersebut udah cukup bagus buat menghasilkan foto yang jernih. Ada juga action cam yang punya angle of view 200 – 360 derajat. Minusnya, sudut pandang tersebut bisa bikin gambar jadi lebih buram.

 

Periksa Spesifikasi dan Fitur Pendukungnya

Selain spesifikasi utama, spesifikasi pendukung juga jadi hal penting yang nggak boleh dilewatkan saat beli action cam. Beberapa hal yang harus dicek yaitu bisa terkoneksi ke WiFi atau nggak, ukuran layar LCD, daya tahan baterai, hingga bobotnya. Semua itu bisa lo sesuaikan dengan kebutuhan lo di lapangan.

 

Pastikan Fitur Action Cam Sesuai Kebutuhan Lo

Ilustrasi action cam
Image: Pixabay

Ada beberapa fitur spesifik pada action cam yang bisa lo sesuaikan dengan kebutuhan lo. Kalau mau diving, lo bisa pilih action cam yang waterproof yang aman berada di kedalaman 3 – 10 meter. Kalau buat dokumentasi road trip naik motor, lo bisa pilih action cam dengan universal mount yang bisa dipasang di helm atau stang. Nah, kalau lo suka berpetualang di gua alias caving, lo bisa pilih action cam yang punya fitur iluminasi yang bisa merekam di tempat gelap dengan jelas.

 

Pilih Action Cam yang Punya Image Stabilizer

Action cam biasanya punya dua jenis image stabilizer, yaitu optical stabilizer dan electronic stabilizer. Optical stabilizer mampu merekam gambar dengan halus tanpa harus diedit, tapi ukuran kamerannya biasanya lebih besar. Sementara action cam dengan electronic stabilizer biasanya berukuran lebih kecil, tapi kualitas gambar yang dihasilkan lebih rendah dibanding optical stabilizer. Lo bisa pilih antara kedua itu sesuai kebutuhan.

 

Itu tadi beberapa tips memilih action cam yang tepat buat mendokumentasikan petualangan lo. Kalau lo punya rekomendasi action cam, tulis di kolom komentar ya, Superfriends. (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#action-cam #Trending #Eksplorasi Alam

Source:mybest

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Gear Esensial Sepeda Roadbike Yang Wajib Lo Punya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Tempat Wisata Non Mainstream Di Jogja, Pernah Coba?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Pengen Mencoba Backpacking Sendirian, Ini Yang Wajib Diperhatikan

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

MAKANAN WAJIB UNTUK PENDAKI YANG AMAN UNTUK PERUT!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

GLAMPING BISA MENJADI ALTERNATIF ESCAPE, INI REKOMENDASINYA!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Surga Surfing di Kepulauan Mentawai, Patut Dicoba!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Keindahan Bawah Laut indonesia, Keajaiban Yang Wajib Kalian Jelajahi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Mengenal Komunitas SIKSOROGO, Apa Itu?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Masih Asing Dengan Rock Climbing? Ini Sejarahnya!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Gak Perlu Jauh-Jauh! Ini 5 Wisata Perbatasan Indonesia dan Malaysia

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /