Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi solo hiking. Image: Simon/Pixabay

Di dunia pendakian, naik gunung sendirian atau solo hiking kerap diaggap berbahaya. Gimana nggak bahaya, dalam aktivitas, lo harus ngelakuin semuanya sendiri di alam bebas. Walaupun begitu, beberapa orang nggak masalah kalau harus naik gunung sendirian karena mereka merasa lebih bebas dan nggak harus bergantung sama siapapun.

 

Yup, solo hiking juga punya manfaat meskipun sering dianggep berbahaya. Lo bisa lebih bebasa saat mendaki, jadi nggak perlu ribet ngatur jadwal sama orang lain atau nunggu temen yang jalannya lambat saat hiking. Selain itu, solo hiking juga bisa jadi sarana buat ngelatih kemandirian dan momen buat makin kenal sama diri sendiri.

 

Nah, buat lo yang tertarik pengin nyobain solo hiking, simak dulu nih beberapa tips keamanan biar lo bisa selamat sampai puncak.

 

Pilih Pendakian yang Mudah

Ilustrasi solo hiking
Image: Pixabay

Kalau pengin solo hiking, lo sebaiknya pilih jalur pendakian yang mudah. Tujuannya buat meminimalkan kesulitan yang lo alami saat naik gunung. Lebih bagus lagi kalau lo pilih jalur pendakian yang udah pernah lo cobain sebelumnya. jadi lo udah hafal sama rute dan medannya, Superfriends.

 

Lakukan Riset

 

Kalau lo tertarik pengin solo hiking jalur pendakian baru yang belum pernah lo cobain sebelumnya, sebaiknya lakuin riset tipis-tipis dulu, Bro. Tanya ke orang-orang yang udah pernah nyobain jalur pendakian tersebut, kayak jumlah posnya, tingkat kesulitan, sampai barang-barang khusus yang harus dibawa. Selain itu, pastiin juga fisik lo sehat dan bugar sebelum solo hiking biar lo tetep kuat selama mendaki di jalur baru.

 

Ceritain Rencana Lo ke Orang Tepercaya

Ilustrasi cerita ke teman
Image: william fortunato/Pexels

Sebelum solo hiking, ada baiknya lo minta izin dulu ke orang tua atau ceritain rencana lo itu ke temen-temen biar mereka tau kalau lo mau mendaki sendirian, Bro. Jangan lupa juga kasih data diri lo ke ranger atau pihak penjaga kawasan pendakian agar mereka bisa memantau kapan lo turun gunung. Tujuannya biar keluarga dan temen lo nggak panik kalau lo hilang kabar dan pihak penjaga pun bisa langsung cari tau kalau lo nggak turun gunung selama beberapa hari.

 

Bawa Handy Talky (HT)

Karena di gunung nggak ada sinyal, lo bisa bawa handy talky atau HT buat alat komunikasi. Pastiin lo bisa nangkep sinyal dari pihak penjaga kawasan pendakian. Lo bisa menghubungi mereka saat butuh bantuan darurat.

 

Jalan Santai Aja

Karena lo sendirian, sebaiknya lo mendaki dengan kecepatan stabil aja, Bro. Nggak perlu buru-buru sampai puncak karena itu bakal bikin lo gampang capek. Kalau udah kecapekan, lo jadi rentan sakit dan harus kerepotan ngurus semua sendirian. Intinya sih santai aja kalau solo hiking, Superfriends.

 

Itu tadi beberapa tips keamanan yang wajib lo lakuin saat solo hiking. Ceritain pengalaman lo di kolom komentar kalau lo pernah naik gunung sendirian, Bro. Siapa tau ada banyak orang yang bisa belajar dari pengalaman lo tersebut. (arpd)

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #solo traveling #Tips

Article Category : News

Article Date : 31/07/2023

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:Marathon Handbook

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive