Gunung berapi yang meletus akan menyebabkan magma terdorong keluar sebagai lahar atau lava. Selain aliran lava, meletusnya gunung berapi juga dapat menyebabkan aliran lumpur, abu, awan panas, kebakaran hutan, gas beracun, gelombang tsunami, hingga gempa bumi.
Oleh karena itu, bagi Superfriends yang berencana ingin mendaki salah satu gunung berapi yang ada di Indonesia, pastikan selalu memperhatikan tanda-tanda alam di sekitarnya. Jangan lupa juga mengetahui peringatan yang dikeluarkan oleh penanggung jawab setempat berupa Tingkatan Status, seperti berikut ini.
1. AWAS (warna merah)
Image source: elements.envato.com/antonpetrus
Tanda ini dapat diartikan bahwa gunung berapi yang segera atau sedang meletus. Gak hanya itu, bisa juga ini menjadi pertanda keadaan kritis yang menimbulkan bencana.
Misalnya, letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap, atau letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam. Jika sudah melihat ada tanda ini, sebaiknya urungkan niat lo untuk mendaki, ya!
2. SIAGA (warna oranye)
Image source: elements.envato.com/mkos83
Warna oranye menandakan bahwa gunung berapi sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana. Gak hanya itu, dalam kondisi ini juga terlihat adanya peningkatan intensif kegiatan seismic.
Semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana. Jika tren peningkatan berlanjut, maka letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu.
3. WASPADA (warna kuning)
Image source: elements.envato.com/hakimihaslan
Selanjutnya ada warna kuning yang berarti waspada. Artinya, jika menemukan tanda ini terdapat aktivitas gunung berapi apa pun bentuknya.
Misal, terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal, peningkatan aktivitas seismik, serta kejadian vulkanis lainnya. Bahkan, juga terjadi sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal.
4. NORMAL (warna hijau)
Warna yang satu ini menandakan bahwa tidak ada gejala aktivitas tekanan magma pada gunung berapi, dan berada pada level aktivitas dasar. Artinya, lo boleh bebas mendaki karena keadaan di sekitar gunung baik-baik saja.
Namun seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kita gak pernah tahu kapan gunung berapi akan memberi respons atau tanda untuk meletus. Jadi, tetap hati-hati bila ada tanda erupsi saat mendaki, ya!
Penting untuk diingat, bahwa keamanan adalah hal yang paling utama. Jika hal ini diabaikan, alih-alih mencapai puncak gunung dan menikmati keindahan yang ada, bisa-bisa pendakian malah berujung maut.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 26/01/2023
Source:https://blog.eigeradventure.com/gunung-api-di-indonesia-yang-bahaya-untuk-didaki/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :