Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Sagu gula. Image: Shutterstock

Author : Admin Adventure

Article Date : 18/03/2024

Article Category : News

Ambon merupakan salah satu tujuan wisata yang populer di Indonesia bagian timur. Sejak masa penjajahan, ibu kota Maluku ini terkenal sebagai pusat perdagangan rempah di Nusantara. Selain itu, Ambon juga terkenal dengan pantainya yang indah.

 

Jalan-jalan ke Ambon kurang afdol rasanya kalau nggak menikmati kuliner khasnya. Salah satu makanan yang udah jadi top of mind di Ambon yaitu papeda. Makanan yang terbuat dari sagu ini jadi pengganti nasi dan biasanya disantap bersama ikan kuah kuning. Selain papeda, Ambon masih punya banyak kuliner khas yang nggak kalah nikmat. Apa aja itu? Simak selengkapnya berikut ini, Superfriends.

 

Rwbia

rwbia
Image: budaya-indonesia.org

Rwbia merupakan makanan khas Ambon yang terbuat dari bia atau kerang. Untu cara pembuatannya, kerang dimasak dengan berbagai bumbu, seperti jintan, kunyit, kelapa sangrai, santai, gula aren, bawang merah, bawang putih, dan lain sebagainya. Proses masaknya yang lama bikin bumbunya jadi lebih meresap. Perpaduan kerang yang kenyal dan bumbu yang pedas-gurih bikin kuliner ini selalu diburu wisatawan yang berkunjung ke Ambon.

 

Ikan Asap dan Sambal Colo-colo

Ikan asap dan sambal colo-colo
Image: Pinterest

Terkenal dengan destinasi wisata pantai bikin Ambon punya hasil laut yang berlimpah. Beberaja jenis ikan, seperti tuna, cakalang, dan tongkol, diolah dengan cara diasap. Sebagai pendampingnya, ikan asap tersebut bisa disantap bersama sambal colo-colo yang terbuat dari potongan bawnag merah, cabe rawit, tomat, dan jeruk nipis. Sambalnya tersebut disajikan tanpa diulek, jadi rasanya lebih segar. Ada juga yang menambahkan kecap kalau pengin rasanya jadi pedas manis.

 

Rujak Natsepa

Rujak natsepa
Image: Cookpad

Siapa sangka kalau Ambon punya rujak yang buah yang jadi favorit wisatawan, lho. Namanya rujak natsepa. Isiannya sama seperti rujak buah pada umumnya, ada kedondong, timun, pepaya, mangga, nanas, jambu air, dan belimbing. Namun, hal yang bikin rujak ini jadi spesial yaitu tambahan buah pala serta bumbu kacang dan gula arennya yang kental dan pekat. Rujak ini biasanya dijual di Pantai Natsepa.

 

Sagu Gula

Sagu gula
Image: Shutterstock

Salah satu dessert khas Ambon yang nggak boleh lo lewatkan yaitu sagu gula. Sesuai namanya, kue ini terbuat dari sagu dan gula aren sebagai bahan utamanya. Adonan sagu yang dicampur parutan kelapa dipanggan di dalam cetakan tanah liat, lalu diberi isian gula aren. Perpaduan rasa manis dan gula dan gurih dari kelapa dijamin bikin lo ketagihan, deh.

 

Kopi Rarobang

Kopi rarobang
Image: Cookpad

Buat lo pecinta kopi, lo wajib coba yang namanya kopi rarobang khas Ambon. Kopi ini terbuat dari kopi robusta yang diracik bersama jahe putih, madu, dan taburan kacang kenari. Ada juga yang menambahkan cengkeh, kayu manis, dan serai agar aromanya lebih kuat dan susu kental manis kalau pengin jadi lebih manis. Perpaduan bahan-bahan tersebut menciptakan rasa dan tekstur yang unik.

 

Itu tadi beberapa kuliner khas Ambon selain papeda yang menggugah selera. Tertarik coba yang mana nih, Superfriends? (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Kuliner #foodventure #fakta unik

Source:IDN Times, Kompas

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Lahar, Aktivitas Vulkanik Meningkat

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Kenapa Warna Outdoor Gear Cerah? Lebih Dari Sekedar Gaya!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Air Putih Pahlawan Tersembunyi di Balik Kesuksesan Pendakian

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Hindari Pacet Saat Mendaki Tips Jitu untuk Tetap Nyaman

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Keindahan Lapangan Sepak Bola Yang Ekstrim di Indonesia Tantangan Adrenalin Bagi Para Pecinta Sepak Bolalam yang Menanti di Sekitar Stadion Euro 2024

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Tanda-tanda Penting di Gunung yang Wajib Diketahui

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Survival Mode: Mengapa Kita Memerlukannya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Memasak di Gunung Tips dan Trik untuk Hidangan Lezat di Alam Bebas

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

RAFTING DI MUSIM HUJAN TERNYATA LEBIH MENANTANG!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Menjelajahi Surga Bawah Laut Keindahan dan Keajaiban Menyelam (Diving)

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /