Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi tim marketing. Image: Alena Darmel/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 20/10/2023

Article Category : News

Sejak muncul pada tahun 1960-an, strategi marketing 4P sering digunakan berbagai bisnis di dunia buat memasarkan dan mempromosikan produknya. Strategi yang disebut juga dengan nama marketing mix ini memadukan empat poin penting dalam bisnis, yaitu produk, harga (price), tempar (place) dan promosi.

 

Namun, seiring berkembangnya zaman, berbagai strategi marketing-nya pun bermunculan. Hal ini bikin Marketing 4P dianggap kuno dan kurang relevan sama kondisi masa kini. Berdasarkan penelitian yang diunggah di Hardvard Business Review, ada tiga kelemahan pada Marketing 4P, yaitu membuat tim marketing dan penjualan terlalu fokus sama teknologi dan kualitas produk, kurang menekankan pentingnya membangun edukasi tentang produk pada pelanggan, dan mengalihkan perhatian bisnis dari kelebihan yang mereka miliki untuk memecahkan masalah.

 

Sebagai alternatifnya, Chief Marketing Officer Motorola, Eduardo Conrado, pun membuat pengganti Marketing 4P yang lebih up to date. Namanya SAVE atau singkatan dari solusi, akses, value (nilai), dan edukasi. Selengkapnya simak penjelasan berikut ini, Superfriends.

 

Solusi untuk Menggantikan Produk

Ilustrasi solusi
Image: Pixabay

Dalam Marketing 4P, produk jadi poin utama dalam pemasaran. Sebuah bisnis dituntut buat ngejelasin apa aja fitur atau manfaat dari produknya. Realitanya, pelanggan nggak terlalu peduli soal itu. Mereka cenderung melihat apakah sebuah produk bisa ngatasi masalah mereka atau nggak. Nah, daripada fokus sama fitur atau manfaat produk, lo bisa mem-branding produk lo sebagai solusi bagi permasalahan yang dialami pelanggan. Cara ini membuat pelanggan lebih tertarik membeli produk tersebut.

 

Akses untuk Menggantikan Tempat

Dalam Marketing 4P, place atau tempat mengacu pada tempat iklan produk dipasang. Sejak munculnya internet dan media sosial, unsur ini kerap dianggap nggak relevan lagi. Soalnya, pelanggan masa kini lebih tertarik dengan iklan atau konten kreatif yang bersifat audio visual. Nah, di sinilah poin akses dalam strategi SAVE memainkan perannnya. Poin ini nggak cuma fokus pada tempat beriklan, tapi juga cara agar pelanggan bisa mengakses atau melihat iklan tersebut secara langsung, terutama di dunia digital.

 

Value untuk Menggantikan Harga

Ilustrasi strategi marketing
Image: mikael blomkvist/Pexels

Lo mungkin udah nggak asing sama ungkapan, “Ada harga, ada rupa.” Nah, inilah yang mau dibawa oleh poin value atau nilai dalam strategi SAVE yang menggantikan poin price atau harga pada Marketing 4P. Value merupakan hal penting yang terkadang dilupain sama pemilik produk karena mereka lebih fokus pada penentuan harga jual yang masuk akal. Padahal, pelanggan zaman sekarang tuh nggak cuma lihat harga, tapi juga lihat value yang dimiliki produk tersebut. Nggak heran kalau mereka rela bayar mahal demi mendapatkan value lebih dari sebuah produk.

 

Edukasi, Bukan Promosi

Bisnis konvensional biasanya melakukan segala cara buat mempromosikan produknya, seperti pasang papan iklan, menyebarkan pamflet, dan lain sebagainya. Nah, di masa seperti saat ini, promosi doang nggak cukup, Bro. Lo juga harus bisa mengedukasi pelanggan tentang produk lo. Jelasin apa kelebihan yang dimiliki produk lo, cara produk lo jadi solusi buat permasalahan pelanggan, dan lain sebagainya. Edukasi ini bikin produk lo bisa lebih nempel di ingatan pelanggan dibanding cuma promosi aja.

 

Itu tadi penjelasan tentang strategi SAVE, pengganti Marketing 4P yang lebih kekinian. Kalau lo lebih suka strategi marketing yang mana nih, Superfriends? (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Marketing #Bisnis Investasi #Entrepreneurship

Source:Helpscout

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

GLAMPING BISA MENJADI ALTERNATIF ESCAPE, INI REKOMENDASINYA!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Surga Surfing di Kepulauan Mentawai, Patut Dicoba!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Keindahan Bawah Laut indonesia, Keajaiban Yang Wajib Kalian Jelajahi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Mengenal Komunitas SIKSOROGO, Apa Itu?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Masih Asing Dengan Rock Climbing? Ini Sejarahnya!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Gak Perlu Jauh-Jauh! Ini 5 Wisata Perbatasan Indonesia dan Malaysia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

7 Alat Navigasi Penting yang Wajib Lo Bawa Saat Hiking

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

7 Teknik Mendayung saat Rafting, Hadapi Arus Gak Pake Panik!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

MITOS MEMANCING DI RANU KUMBOLO, APAKAH BENAR?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

FLANEL, DARI STELAN MENDAKI MENJADI FASHION SEHARI-HARI!

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /