Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

solo hiking

Menaklukan gunung-gunung tinggi memang memiliki kepuasan dan daya tarik tersendiri. Biasanya, aktivitas hiking dilakukan bersama teman atau komunitas karena kegiatan hiking memang lebih menyenangkan jika dilakukan bersama-sama. 

Namun, bagaimana jika teman atau partner mendaki kita sedang berhalangan? Jawabannya, lo boleh kok melakukan solo hiking yang tak kalah menyenangkan dibandingkan hiking secara berkelompok. Namun, tentu ada persiapan khusus yang harus Superfriends lakukan.

Pasalnya, ketika solo hiking, lo akan melalui jalur pendakian seorang diri, termasuk menghadapi semua obstacle yang ada. Lantas, apa saja risiko dan hal yang harus disiapkan? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Risiko Solo Hiking

Image source: shutterstock.com/rybarmarekk

Risiko utama solo hiking adalah semua persiapan dan perjalanan akan lo lakukan seorang diri. Tidak akan ada pembagian tugas, kebersamaan membangun tenda, atau rekan yang membantu kita selama perjalanan. Lo juga akan memikul beban seorang diri selama mendaki.

Artinya, solo hiking membutuhkan persiapan yang sangat matang. Sebab, solo hiking memiliki risiko bahaya yang lebih besar. Misalnya saja tersesat di hutan, merasa bosan dan kesepian, kehabisan bekal, atau ancaman hewan liar. 

Selain itu, solo hiking juga membutuhkan pengeluaran yang lebih besar karena emua biaya perjalanan akan kamu tanggung sendiri. Sudah siap dengan hal ini?

Persiapan Solo Hiking

Image source: shutterstock.com/akimoto

Untuk mengantisipasi berbagai risiko yang dapat muncul selama solo hiking, ada beberapa hal yang bisa lo siapkan. Pertama, bekali diri dengan informasi selengkap mungkin. Sebelum mendaki, pastikan kita sudah memahami semua kondisi yang dapat terjadi di lapangan. 

Mulai dari mencari informasi seputar gunung yang akan didaki, jalur pendakian dan rintangannya, transportasi menuju lokasi, fasilitas umum, kondisi cuaca, kondisi vegetasi, temperatur udara, hingga pantangan-pantangan setempat.Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. 

Sebab, mendaki seorang diri artinya kita akan menghadapi semua rintangan tanpa bantuan orang lain. Perlengkapan yang kita bawa juga akan lebih berat dari biasanya. Lalu, siapkan peralatan mendaki yang memenuhi standar. 

Peralatan mendaki yang memenuhi standar keamanan juga sangat penting. Mulai dari kotak P3K, jaket, sepatu, sarung tangan, topi, hingga kompas dan GPS. Selanjutnya, perkaya wawasan survival. Selama solo hiking, artinya lo belajar bertahan hidup di hutan dengan kondisi lingkungan yang ada. 

Itu artinya, lo perlu memiliki wawasan survival yang baik. Mulai dari cara menyalakan api unggun, mampu mengenali tumbuhan yang dapat dimakan, mengerti cara menghadapi hewan liar, mengerti cara membuat bivak, dan menyiapkan survival kit.

Kemudian, beritahu keluarga atau orang terdekat. Pastikan ada orang lain yang mengetahui rencana perjalanan lo agar dapat mengantisipasi kemungkinan terburuk. Beritahu juga berapa lama lo akan pergi dan kapan kita akan pulang.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Hiking #Wilderness #Extreme

Article Category : News

Article Date : 10/03/2023

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://blog.eigeradventure.com/solo-hiking/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive