Ada dua tipe bisnis berdasarkan target market-nya, yaitu bisnis yang melayanin pasar massal dan bisnis yang melayani pasar spesifik atau niche market. Keduanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, bisa dibilang bisnis niche market punya tantangan yang nggak dirasain sama bisnis tipe pertama.
Bisnis niche market biasanya memproduksi barang atau jasa yang spesifik buat kelompok tertentu. Misalnya, di tengah tren kopi, ada pengusaha yang memilih buat membuka kedai teh buat melayani para pecinta teh sekaligus mengenalkan budaya teh pada masyarakat sekitar. Di satu sisi, bisnis ini terlihat anti-mainstream. Di sisi lain, pemilik bisnis harus bekerja ekstra buat ningkatin brand awareness dari produknya.
Biar makin paham soal niche market, lo bisa simak penjelasan selengkapnya berikut ini, Superfriends.
Apa Itu Niche Market?
Niche market adalah sekelompok orang yang secra spesifik ingin membeli penawaran tertentu. Misalnya, para pecinta kucing biasanya lebih tertarik pada produk yang berkaitan dengan kucing dibanding produk general lainnya. Jadi, dalam melayani niche market, bisnis harus mengetahui apa yang dibutuhkan oleh kalangan tersebut.
Dibanding melayanin pasar massal, bisnis yang melayani niche market biasanya punya strategi khusus buat ningkatin brand awareness sekaligus penjualan. Selain itu, bisnis niche market juga harus punya positioning yang kuat agar produknya bisa jadi top of mind di kalangan target market yang spesifik tersebut.
Manfaat Punya Target Niche Market
1. Strategi Marketing Jadi Lebih Efektif
Dibanding pasar massal, bisnis yang melayani pasar spesifik biasanya punya strategi marketing yang lebih efektif. Soalnya, mereka bisa fokus ngepromosiin produk ke kelompok tertentu aja. Selain itu, strategi marketing yang efektif ini bsa menghemat anggaran pemasaran dan perikanan. Jadi, anggaran yang ada bisa dialihkan buat ngembangin produk sesuai permintaan pelanggan.
2. Lebih Diakui Secara Sosial
Menyelaraskan produk atau layanan lo dengan kelompok pelanggan yang spesifik adalah cara terbaik buat mendorong marketing dari mulut ke mulut. Hal ini bisa memudahkan produk atau bisnis lo diakui secara sosial. Berbagai review positif juga bisa membawa bisnis lo ke pasar yang lebih besar dan mendatangkan keuntungan berlipat.
3. Persaingan Lebih Sedikit
Salah satu manfaat bisnis niche market yang nggak dirasain sama bisnis pada umumnya yaitu tingkat persaingan yang lebih sedikit. Yup, karena produk lo yang paling beda dan anti-mainstream, lo nggak perlu terlalu effort ngatur strategi buat menyaingi bisnis lain. Jadi, lo bisa fokus 100 persen pada bisnis lo.
4. Meningkatkan Brand Loyalty
Manfaat lain yang dirasain sama bisnis dengan niche market yaitu brand loyalty yang meningkat. Dengan memiliki produk yang beda dari yang lain, pelanggan bakal menjadikan produk tersebut sebagai top of mind. Misalnya, kalau lo punya kafe teh di tengah tren coffee shop, produk lo berpeluang buat jadi satu-satunya minuman yang dibeli pelanggan saat mereka pengin minum teh. Selain itu, karena lingkup market-nya cenderung sempit, lo jadi bisa menjalin hubungan baik dengan pelanggan.
Itu tadi sedikit-banyak penjelasan tentang niche market. Kalau lo punya bisnis dengan strategi ini, share di kolom komentar tentang pengalaman lo dong, Superfriends. Kali aja bisa jadi inspirasi buat yang lain, kan? (arpd)
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 14/10/2023
Source:Hubspot
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Yohanes Hariono
04/04/2025 at 08:46 AM
Andyyy y
10/10/2025 at 16:37 PM
Sofi .
30/11/2025 at 11:54 AM