Memulai bisnis emang menantang, tapi pernah nggak sih lo ngembangin bisnis dari nol lagi setelah bangkrut? Bisa jadi tantangannya berkali-kali lipat dibanding bikin bisnis yang pertama. Soalnya, lo jadi punya semacam pressure buat lebih hati-hari biar nggak jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya.
Bangkrut mungkin bisa bikin lo stress. Namun, bukan berarti dunia lo berakhir, Bro. Lo tetep punya kesempatan buat ngembangin bisnis dari nol lagi. Nah, biar nggak salah langkah, simak nih beberapa hal yang perlu lo lakukan saat memulai bisnis baru setelah bangkrut berikut ini, Superfriends.
Bikin Rencana Keuangan yang Lebih Solid
Selain rencana bisnis, hal lain yang perlu lo siapin saat memulai bisnis baru setelah bangkrut yaitu rencana keuangan. Catat semua aset apa aja yang masih tersisa dan berapa utang yang lo miliki. Setelah semua hal dari bisnis sebelumnya yang berkaitan tentang keuangan udah tercatat, saatnya lo bikin perencaan finansial buat bisnis barunya. Catatan keuangan dari bisnis lama mungkin bisa jadi panduan sekaligus bahan evaluasi buat bikin rencana finansial yang lebih solid buat bisnis baru lo.
Perbaiki Skor Kredit
Skor kredit adalah angka yang mengestimasi kemampuan lo dalam melunasi utang tepat waktu. Kebangkrutan yang lo alami bisa jadi mempengarui skor tersebut. Soalnya, kondisi tersebut bikin lo kesulitan buat bayar utang, sehingga skor kredit lo jadi jelek.
Catatan kebangkrutan tersebut emang nggak bisa dihapus, tapi lo bisa membangun kembali skor kredit lagi untuk sementara waktu. Caranya dengan membayar tagihan tepat waktu agar skor kredit lo bisa kembali normal. Kalau lo masih punya aset yang bisa dijual, prioritasin dulu uangnya buat bayar semua tagihan. Nah, kalau skor kredit lo udah bagus, lo bisa ngajuin kredit lagi ke bank, Superfriends.
Kurangi Biaya Operasional
Karena lo harus mulai bisnis dari nol lagi, lo mungkin harus mengurangi biaya operasional buat membatasi pengeluaran. Salah satu cara yang bisa lo lakuin adalah dengan menjalankan bisnis tersebut sendirian alias solopreneur sampai pemasukan lo udah stabil buat menggaji karyawan. Tahap ini mungkin sulit. Namun, percayalah kalau ini cuma berlangsung sementara selama lo giat dalam ngembangin bisnis baru ini.
Sisihin Uang buat Tabungan
Selain mengurangi biaya operasional, lo juga perlu buat menyisihkan keuntungan sebagai tabungan atau dana darurat. Ini bisa jadi pegangan selama masa-masa awal ngembangin bisnis, Superfriends. Beberapa pakar keuangan merekomendasikan pebisnis baru buat berhemat selama 3 – 6 bulan sampai pemasukan stabil.
Bangun Kepercayaan Vendor
Setelah lo bangkrut, beberapa vendor yang pernah kerja sama bareng lo mungkin jadi lebih jaga jarak dari lo. Soalnya, mereka jadi meragukan kemampuan lo dalam berbisnis. Kalau hal ini terjadi sama lo, nggak perlu dipikir berat-berat, Bro. Lu cukup fokus buat bangun kepercayaan vendor baru yang siap membantu memasok bahan buat bisnis lo. Selain jelasin tentang rencana bisnis, lo bisa juga nyeritain pengalaman lo saat bangkrut dan apa yang lo lakuin buat bangkit. Menutupi pengalaman buruk justru bisa bikin mereka jadi nggak bersimpati sama lo.
Itu tadi beberapa cara yang bisa lo lakuin saat memulai bisnis setelah bangkrut. Intinya sih, maju aja, Superfriends. Selama dunia belum kiamat, lo masih punya banyak kesempatan buat berbisnis. Ye, nggak? (arpd)
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 08/10/2023
Source:Forbes
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :