Nggak cuma hepi-hepi, lo juga bisa berdampak buat lingkungan sambil liburan dengan melakukan eco-friendly travel.
Aktivitas yang bisa disebut juga sebagai green travel ini merupakan bentuk pariwisata berkelanjutan yang mendorong wisatawan buat mempertimbangkan dampak liburan mereka terhadap lingkungan dan komunitas lokal.
Walaupun sering dianggap sebagai gaya wisata yang bermanfaat, ternyata eco-friendly travel juga punya kekurangan, lho. Apa aja itu? Simak selengkapnya berikut ini, Superfriends.
Kelebihan Eco-Friendly Travel
1. Bikin Lo Lebih Sadar Lingkungan
Salah satu kelebihan dari eco-friendly travel yaitu bisa menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab menjaga lingkungan di kalangan wisatawan. Eits, jaga lingkungan tuh nggak sekadar buang sampah pada tempatnya aja, ya. Ada banyak hal yang bisa lo lakukan buat menunjukkan kepedulian lo pada lingkungan, seperti menghemat penggunaan air di hotel, mengganti kantong kresek dengan totebag, dan lain sebagainya.
2. Membiarkan Hewan Tetap Liar
Pas jalan-jalan ke kebun binatang atau nonton pertunjukan hewan, pernah nggak sih lo merasa kasihan sama hewan-hewan tersebut? Beberapa hewan “dipaksa” menampilkan berbagai atraksi yang mungkin bikin mereka tersiksa. Kehadiran dan sorak sorai penonton juga bisa bikin mereka stres, lho.
Nah, di sinilah eco-friendly travel memainkan perannya. Konsep pariwisata ini mengajak wisatawan buat nggak mengunjungi tempat wisata yang menampilkan atraksi hewan. Kalau lo pengin lihat hewan, lo bisa datang langsung ke habitat aslinya atau ke tempat konservasi yang nggak melibatkan aktivitas eksploitasi.
3. Memberdayakan Masyarakat Lokal
Nggak cuma soal lingkungan, eco-friendly travel juga punya manfaat di bidang sosial, lho. Dengan menerapkan konsep pariwisata ini, lo turut mendukung dan memberdayakan masyarakat lokal. Caranya dengan menginap di penginapan lokal, makan di rumah makan lokal, dan beli souvenir hasil karya warga lokal. Jadi, nggak cuma lo aja yang happy saat traveling, mereka juga senang karena daerahnya dihargai.
Kekurangan Eco-Friendly Travel
1. Akomodasi yang Kurang Nyaman
Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam menerapkan eco-friendly travel yaitu memilih akomodasi atau penginapan yang ramah lingkungan. Sayangnya, semua itu ada konsekuensinya. Yup, penginapan yang ramah lingkungan biasanya sangat irit soal penggunaan listrik dan air, sehingga mungkin bikin lo kurang nyaman kalau nggak terbiasa sama hal itu.
Di sisi lain, akomodasi eco-friendly travel biasanya dibangun di dekat alam, seperti hutan, pantai, dan lanskap lain. Kalau pembangunannya nggak dilakukan secara berkelanjutan, bukan nggak mungkin akomodasi tersebut justru memberikan dampak buruk pada lingkungan di sekitarnya.
2. Hewan Liar Terganggu
Salah satu campaign yang dibawa dalam eco-friendly travel yaitu nggak melihat atraksi hewan di kebun binatang. Jadi, kalau mau lihat hewan, wisatawan bisa datang langsung ke kawasan konservasi dengan menaati aturan yang berlaku.
Namun, aktivitas ini bukan tanpa risiko, lho. Kehadiran wisatawan di habitat alami hewan liar bisa mengganggu ketenangan mereka. Hal itu bisa bikin para hewan jadi bertindak agresif dan menyerang wisatawan. Nah, untuk mencegah hal ini, ada baiknya lo berkunjung ke area konservasi bersama pendamping yang bisa “berkomunikasi” dengan hewan-hewan tersebut.
3. Akses yang Sulit
Indonesia punya banyak destinasi wisata alam yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sayangnya, nggak sedikit objek wisata yang akses transportasinya sulit karena lokasinya yang terpencil. Belum lagi, biayanya pun nggak murah. Lo mungkin harus nabung atau punya dana khusus buat menerapkan eco-friendly travel ini. Selain itu, lo juga bisa menggunakan jasa agen wisata yang siap membantu perjalanan lo.
Itu tadi kelebihan dan kekurangan eco-friendly travel. Walaupun ada sisi negatifnya, aktivitas ini tetap punya tujuan baik yang berkaitan sama keberlanjutan alam. Jadi, penting banget buat jadi wisatawan yang bijak dan sadar lingkungan, Superfriends. (arpd)
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 03/01/2024
Source:Go Overseas, Eco BnB
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Brawijaya Hutabarat
03/10/2025 at 06:07 AM