Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi bangkrut. Image:  Simon Hill/Pixabay

Satu hal yang bisa bikin seorang pebisnis ketar-ketir adalah kebangkrutan. Ya gimana nggak ketar-ketir, bisnis yang udah didiriin pakai modal yang nggak sedikit dan waktu yang nggak cepet bisa lenyap gitu aja tanpa sekejap. Kejadian ini sering kali dialami sama bisnis kecil yang keberlanjutannya kurang diperhatiin.

 

Menurut Small Business Administration, sebanyak 20 persen bisnis gagal selama dua tahun pertama. Penyebabnya bervariasi, mulai dari kurangnya modal sampai sulit ngikutin permintaan pasar. Mereka kadang juga nggak aware sama tanda-tanda kalau bisnisnya bakal bangkrut, sehingaa nggak langsung nyari solusi ketika masalah itu muncul.

 

Emang, apa aja sih tanda-tanda kalau bisnis itu terancam bangkrut? Simak penjelasannya berikut ini, Superfriends.

 

Dana Makin Menipis

Ilustrasi dana menipis
Image: Andrew Khoroshavin/Pixabay

Dana modal jadi salah satu kekuatan bagi sebuah bisnis biar bisa survive. Nah, kalau dana itu menipis, bisnis un bisa terancam bangkrut. Berkurangnya dana ini bisa disebabkan oleh banyak hal, kayak kesalahan dalam membuat anggaran atau pengeluaran yang lebih banyak dibanding pemasukan. Kalau bisnis lo ngalamin masalah ini, segera evaluasi pengelolaan modal lo buat menghindari kebangkrutan, Superfriends.

 

Penjualan Menurun

Nggak cuma dana modal yang menipis, penjualan yang menurun juga bisa jadi tanda kebangkrutan, Bro. Hal ini bisa disebabkan oleh berubahnya selera pasar atau mungkin harga produk lo terlalu mahal di antara brand lain. Buat ngatasin masalah ini, lo bisa minta feedback ke pelanggan, kasih harga diskon, ningkatin iklan, dan lebih aktif dalam menjangkau pelanggan.

 

Tingkat Turnover Tinggi

Makin lama karyawan kerja di sebuah perusahaan, makin bagus juga kinerja perusahaan tersebut. Sebaliknya, kalau angka turnover atau keluar-masuk karyawan tinggi, hal itu bisa jadi tanda tanya besar buat perusahaan itu. Yup, kalau karyawan lo banyak yang resign padahal belum lama masuk, sebaiknya lo cari tau penyebabnya, deh. Soalnya, hal itu bisa jadi tanda awal kebangkrutan, Bro. Lo bisa cari solusi dengan nawarin gaji yang kompetitif, menghidupkan lingkungan kerja yang sehat, dan ngasih apresiasi ke karyawan yang bisa mencapai target.

 

Banyak Masalah yang Muncul

Ilustrasi masalah
Image: Ega Dothy/Pixabay

Baru aja nyelesaiin satu masalah, langsung muncul masalah baru lagi. Sebaiknya lo waspada, Bro. Jangan-jangan, itu jadi tanda kalau bisnis lo lagi nggak baik-baik aja dan terancam bangkrut. Hal itu biasanya disebabkan karena lo cuma fokus sama masalah yang keliatan aja. Padahal, mungkin aja masih ada masalah lain yang nggak terlihat, sehingga nggak bisa teratasi.

 

Nah, biar masalah yang muncul terus-menerus, lo mungkin bisa cari tau dulu masalah kecil yang muncul di bisnis lo, kemudian dari solusi yang pas buat mengatasinya. Lo juga bisa diskusi bareng tim buat nyari solusinya bareng-bareng.

 

Lo Udah Nggak Semangat Ngurus Bisnis

Tanda kebangkrutan ini nggak cuma muncul dari internal bisnis aja. Bisa jadi, lo sebagai owner yang red flag. Yup, kehilangan semangat dalam ngurus bisnis juga bisa jadi tanda bisnis lo bakal meredup, Superfriends. Lo udah nggak termotivasi lagi buat ngembangin bisnis tersebut atau mungkin kehabisan ide buat bikin bisnis naik level. Kalau ini masalahnya, sebaiknya lo luangin waktu buat diri sendiri, deh. Coba inget-inget lagi gimana perjuangan lo dulu saat mendirikan bisnis ini. Lo juga bisa jadi mentor buat curhat dan nyari solusi dari masalah yang lo alami.

 

Itu tadi tanda-tanda red flag bisnis lo terancam bangkrut. Kalau masalah itu udah muncul, langsung cari solusi biar bisnis lo bisa survive ya, Superfriends. (arpd)

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Bisnis Investasi #Entrepreneurship

Article Category : News

Article Date : 03/08/2023

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:Forbes

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Hal-hal yang Perlu Lo Tahu Tentang Bukit Cita Cita

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Jam Jakarta ke Bali? Ini Rute & Tempat Wisata yang Menantang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Curug Lembah Tepus Bogor: Daya Tarik dan Info yang Perlu Lo Tahu

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Intip Sederet Tips Buat Lo yang Mau ke Curug Semirang

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive