Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Wajib Tau! Perbedaan Downhill dan Cross-Country Skiing

Diantara banyaknya jenis skiing, downhill dan cross-country bisa dibilang yang paling populer. Yup, meskipun terlihat sangat mirip, namun nyatanya dua olahraga ini jelas-jelas berbeda lho, Superfriends. Biar nggak keliru, lo bisa simak beberapa perbedaan downhill dan cross-country skiing berikut ini!

[readalso url=22263]

Jenis Ski yang Dibutuhkan

Image source: liveabout.com    

Perbedaan downhill dan cross-country skiing yang pertama yaitu terletak pada jenis ski yang dibutuhkan, Superfriends. Buat downhill skiing, alat-alat ski-nya dirancang cuma buat orang yang turun gunung karena dimainkan di medan yang menurun.

Beda dengan cross-country yang memungkinkan lo untuk bergerak di medan datar, mendaki, dan menurun. Perbedaan ini bisa dilihat dari cara pemasangan ski di sepatu bot, Superfriends.

Salah satunya, kaki sepenuhnya terpasang pada ski buat downhill skiing. Hal ini tentu saja bisa menyulitkan gerakan untuk mendaki bukit. Sedangkan, buat cross-country skiing umumnya lebih pendek, lebih berat, dan lebih kuat.

Selain itu, ski jenis ini juga cuma bagian depan kakinya saja yang dipasang ke sepatu ski. Dengan begini, lo jadi bisa lebih menjaga keseimbangan dan juga membebaskan tumit buat bermanuver, Superfriends.

Jenis Medan

Image source: sportful.com    

Kalau downhill skiing dilakukan di bukit-bukit tertentu yang telah dipersiapkan untuk olahraga ekstrem semacam ini, cross-country bisa dilakukan hampir di mana pun lo menemukan salju, Superfriends. Tentu saja, ada beberapa cara untuk bermain cross-country skiing, entah itu di jalan setapak, di luar jalan setapak, balap, dll.

Pada dasarnya, ini adalah olahraga yang memungkin lo untuk menjelajahi alam bebas. Lo bisa memilih jalan yang sulit, atau hanya dengan santai menjelajahi jalan setapak melalui taman. Jadi, cross-country ini bisa dibilang bagus buat profesional yang syarat pengalaman, maupun buat pemula yang mau mencobanya untuk pertama kali, Superfriends.

[readalso url=23146]

Jenis Peralatan yang Dibutuhkan

Karena downhill dan cross-country skiing dilakukan dalam kondisi yang sangat berbeda, masing-masing pun punya peralatannya masing-masing. Buat downhill skiing, lo butuh barang-barang seperti helm, sepatu bot, dan juga kacamata ski. Biar lebih aman dan nyaman, sebaiknya lengkapi semua peralatan ini ya, Superfriends!

Panjang tiang ski-nya pun berbeda, karena memerlukan posisi tubuh dan aspek teknis yang berbeda. Tiang yang lebih pendek dibuat untuk pemain downhill skiing dan tiang yang lebih panjang bisa membuat lo lebih stabil saat melakukan cross-country skiing, Superfriends.

Sebenarnya, cross-country skiing juga membutuhkan perlengkapan yang mirip dengan milik seorang pendaki. Lo bisa menggunakan beberapa peralatan khusus, seperti sepatu bot dan tiang ski.

Tapi, sejumlah peralatan ini pun sebenarnya nggak terlalu dibutuhkan secara khusus buat jenis ski ini, kok. Artinya, cross-country skiing benar-benar menjadi olahraga yang bisa dinikmati siapa saja, Superfriends.

Tingkat Intensitas

Buat orang yang punya jiwa petualang, downhill skiing adalah olahraga ekstrem yang wajib banget dicoba. Setelah lo menguasai medan bukit buat pemula, lo pasti bisa dengan cepat naik ke tingkat selanjutnya dan lebih mengerti aspek teknis dari olahraga ekstrem ini.

Sangat berbeda dengan cross-country, meskipun mungkin lo bisa saja merasa sedikit gugup pada jalur menurun saat pertama mencobanya. Pasalnya, olahraga yang satu ini bisa dibilang menjadi olahraga rekreasi, dan bukan untuk mencari adrenalin.

Tapi, kalau ngomongin kebugaran tubuh, kedua olahraga ini bisa dibilang cukup sebanding. Meskipun, untuk kecepatan cross-country relatif lebih lambat, namun secara fisik menuntut dan bakal melatih otot lo sama kayak downhill skiing, Superfriends.

Nah, itulah beberapa perbedaan downhill dan cross-country skiing. Jad, lo lebih pilih yang mana nih, Superfriends? Ceritakan di kolom komentar, ya!

 

Referensi: https://www.sportium.ca/blog/downhill-vs-cross-country-skiing-which-one-is-right-for-you/

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Extreme Action

Article Date : 12/04/2021

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Extreme Action

Tentang Highlining, Olahraga Ekstrem yang Menantang Maut

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tantangan Berat Gowes Sepeda dalam Kondisi Hujan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Atraksi Wisata Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Wilayah Perairan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tentang Zipline yang Populer di Kalangan Penggemar Olahraga Ekstrem

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive