Penutupan jalur pendakian emang udah dilakukan oleh beberapa pihak pengelola di sejumlah gunung di Indonesia sejak pandemi melanda. Setelah itu, jalur pendakian pun kembali dibuka, namun kembali ditutup ketika memasuki hari besar suatu perayaan atau saat cuaca ekstrem melanda. Lama waktu penutupan kegiatan pendakian juga beragam, ada yang hanya sebulan hingga belum ditetapkan kapan bakal dibuka kembali.
Itu semua tergantung sama keputusan dan kebijakan dari pihak pengelola. Yang perlu disikapi dalam penutupan jalur pendakian adalah jangan sampai lo memaksakan diri buat mendaki padahal udah jelas-jelas jalurnya ditutup. Selain bisa membahayakan diri atau orang lain, tentunya lo juga bakal kena sanksi tegas dari pihak pengelola.
Nggak hanya itu, masih ada beberapa risiko lainnya yang harus dihadapi kalau lo nekat mendaki saat jalur pendakian tutup, Superfriends. Berikut ini beberapa di antaranya.
[readalso url=22177]
Jalur yang Sepi

Image source: mounture.com
Karena jalur pendakian lagi ditutup, udah pasti jalurnya bakal sepi dari pengunjung, apalagi kalau lo mendaki di jalur ilegal. Bukannya enak karena sepi, hal ini justru bisa membuat kecelakaan di gunung jadi meningkat, Superfriends.
Selain itu, karena nggak ada pendaki lain, bisa membuat pertolongan jadi lambat karena nggak bakal ada yang menolong.
Bahaya Hewan Liar

Image source: malangvoice.com
Penutupan jalur pendakian nggak hanya sekadar ditutup karena pandemi aja, tapi bisa juga karena hewan liar. Adanya pemulihan ekosistem yang dilakukan juga memungkinkan gunung tersebut banyak hewan liar, Superfriends.
Perlu lo ketahui, saat pegunungan banyak didaki sama manusia, maka keseimbangan ekosistem lokasi tersebut nggak akan terjaga karena banyak aktivitas manusia yang dilakukan. Kebebasan hewan tersebut bakal terganggu karena banyaknya pendaki.
[readalso url=23567]
Cuaca Ekstrem
Alasan satu ini tentunya udah sering dilakukan dalam penutupan jalur pendakian, yaitu cuaca yang ekstrem. Cuaca yang nggak mendukung dan nggak bisa diprediksi bisa membuat keselamatan dan keamanan lo jadi taruhannya, Superfriends.
Cuaca yang ekstrem pastinya bakal membuat perjalanan dan pendakian jadi semakin sulit. Misalnya, pendaki bakal dihadapkan pada jalan yang licin dan meningkatkan risiko tergelincir dan terperosok ke jurang.
Bikin Susah
Pasti lo nggak mau kan sampai nyusahin orang lain cuma karena mementingkan ego diri sendiri? Itulah salah satu risiko yang bakal terjadi kalau lo melakukan pendakian saat jalur ditutup.
Ketika mendaki secara ilegal, lalu lo terlibat insiden saat pendakian, maka nggak cuma diri sendiri aja yang susah, tapi orang lain juga. Bakal banyak tim SAR dan relawan yang bakal melakukan pencarian. Apalagi kalau ada kecelakaan, evakuasi nggak Cuma dilakukan dalam waktu sehari atau dua hari, melainkan bisa sampai berminggu-minggu.
Mendapat Sanksi
Pihak pengelola tentunya udah memikirkan secara matang saat harus melakukan penutupan jalur pendakian, salah satunya untuk keamanan para pendaki. Maka dari itu, ketika jalur pendakian tutup, pihak pengelola bakal menindak secara tegas para pendaki ilegal, baik berupa sanksi denda, atau sanksi blacklist.
Nah, itu tadi beberapa risiko yang harus lo terima kalau mendaki saat jalur pendakian lagi ditutup. Jangan pernah jadi pendaki ilegal ya, Superfriends!
Source: https://mounture.com/cerita-petualang/risiko-mendaki-saat-jalur-pendakian-di-tutup/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Extreme Action
Article Date : 01/06/2021
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :