Banyak orang yang belum bisa membedakan dengan benar jenis-jenis gelombang selancar termasuk peselancar. Padahal sudah banyak yang mengaku dirinya peselancar sejati. Stop. Lo harus tahu dulu jenis-jenis gelombang selancar biar lo mudah menaklukan ombak dahsyat sekali pun. Catat dan pelajari lagi Superfriends.
Ada banyak jenis ombak dan ombak selancar. Hal ini bisa dibedakan dengan gelombang pecah ke arah yang berbeda, kepribadian berbeda dan faktor berbeda. Selain itu, ada beberapa variabel yang mempengaruhi, mulai dari arah angin, gelombang, serta kontur dasar. Makanya salah besar kalau banyak orang masih menganggap sama gelombang di laut.
Hal ini wajib banget diketahui oleh orang yang hobi berselancar atau yang sering melakukan olahraga air. Angin yang bertiup di atas permukaan laut mulai mendorong air dalam lingkaran konsentris kecil yang menyebabkan benjolan di air. Benjolan tersebut bertindak seperti layar kecil yang menangkap angin. Semakin lama semakin besar. Inilah jenis gelombang selancar yang wajib lo tahu.
1. Reef Breaks
Image source: unsplash.com/@thomas_ashlock
Reef break adalah ombak yang memecah terumbu karang bahkan lempengan batu. Kualitasnya lebih bagus, umumnya memuncak dan pecah di lokasi yang sama tergantung pada setiap arah gelombang. Misalnya, peselancar dapat memprediksi di mana dan bagaimana gelombang di atas karang akan berperilaku. Reef break biasanya pecah dengan keras di atas air dangkal serta tajam.
Karang hidup ini juga disebut-sebut paling ditakuti oleh peselancar. Karena kalau menghantam langsung meninggal di tempat. Peristiwa menyeramkan ini bukan sekali dua kali saja terjadi, peselancar yang nggak bisa memprediksi reef breaks sering kali jadi korban. Untuk mengatasi hal ini, buat pelepasan pasir dari muara sungai yang menutup sehingga membantu dayungan mudah ke barisan.
2. Beach Breaks
Image source: unsplash.com/@madbyte
Selanjutnya ada beach breaks yang merupakan ombak pecah terkadang secara serampangan di atas dasar berpasir. Break dasar pasir pantai bergerak dan berubah karena pola gelombang dan angin yang dapat berubah sepanjang tahun. Jejak pantai terkadang berhenti pecah sama sekali karena beberapa faktor. Seperti pengerukan dan adanya dermaga baru.
Selain itu, beach breaks sering dibuat oleh pelepasan pasir dari muara sungai di mana sebuah bar terbentuk. Kemudian menyebabkan ombak pecah dengan keras di bagian air yang dangkal. Beach breaks juga ditandai dengan gelombang pendek, curam, dan kuat. Jadi kalau lo sudah melihat ciri-ciri ini, ada baiknya untuk selalu hati-hati.
3. Point Breaks
Image source: unsplash.com/@amutiomi
Terakhir ada point breaks yang bisa berupa pasir atau karang. Tetapi mereka dicirikan oleh dinding panjang dan berliku, setelah melengkung di sekitar daratan, kemudian memeluk garis pantai secara tegak lurus. Point break akan membuat pengalaman berselancar jadi lebih menakjubkan. Gelombang titik dapat pecah selama beberapa menit dalam kilometer.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Extreme Action
Article Date : 11/11/2021
Source:https://www.liveabout.com/types-of-surfing-waves-3154913
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :