Pekik si bayi tak kunjung henti. Hingga akhirnya mulai tenang suaranya setelah didekap sang ibu sangat erat. Tangis bahagia sang ibu pecah seketika. Bayi pria itu diberi nama Luke Aikins.
Beranjak dewasa, Aikins tumbuh sebagai remaja yang memiliki ketertarikan tidak biasa. Ya, singkat cerita, setelah melewati masa remaja, Aikins menjadi seorang penerjun payung profesional. Nggak main-main bro, dia mendalami betul seluk beluk tentang skydiving.
Selama karirnya di kancah skydiving, Aikins telah melatih angkatan laut Amerika Serikat. Dia memberi teknik-teknik tentang skydiving. Tak hanya itu, dia juga seorang fotografer dan hasil jepretannya tak sedikit yang dipakai perusahaan surat kabar atau majalah.
Sebagai pria yang hobi skydiving, Aikins pada tahun 2012 pernah melompat dari ketinggian 36 ribu. Jika ditotal selama Aikins beraksi, dia telah melakukan 18.000 kali lompatan.
Bakatnya bukan sekadar memacu adrenalin di ketinggian ribuan meter dari permukaan tanah. Berkat keahliannya itu, dia dinobatkan penerjun payung ekstrem pertama yang sukses mendarat tanpa parasut. Gimana kisahnya?
[readalso url=21331]
Stuntman Iron Man 3

Image source: inews.co.uk
Bagi Aikins, terjun payung menggunakan parasut adalah hal yang biasa banget. Bertahun-tahun bertaruh nyawa, Aikin memutuskan melompat dari ribuan meter tanpa memakai parasut sama sekal.
Pria yang pernah menjadi stuntman film Iron Man 3 ini ingin membuktikan ucapannya beberapa waktu lalu bahwa dirinya akan terjun dari ketinggian 25.000 kaki atau sekitar 7.260 meter di atas permukaan tanah tanpa menggunakan parasut.
Saat menjalani challenge-nya sendiri itu, detak jantungnya terus berdetak kencang. Aikins mengatakan dia mengukur betul aksi terjun payung untuk sampai di titik pendaratan.
“Hal yang paling menarik tentang ini secara harfiah aku melompat keluar dari pesawat tanpa parasut. Saya hanya fokus untuk melihat jaring pengaman yang dipasang di bawah. Itu adalah parasut besar saya yang berada di bawah, bukan di atas kepala saya,” ujar Aikins.
Pertama Terjun Tanpa Parasut

Pria asal Amerika Serikat ini melakukan aksi gilanya di Lembah Simi, California. Sebuah jaring raksasa sebagai media pendaratan Aikins sudah dipasang di lembah tersebut. Berkat aksi gilanya ini, Aikins menjadi orang pertama di dunia yang terjun tanpa parasut.
Begitu terjun keluar dari pesawat, Aikins terdiam sebentar. Dia mengagumi profesinya sebagai skydiving karena bisa menjajal langit tanpa pendamping dan parasut.
[readalso url=21297]
Proses Pendaratan Aikins

Image source: createdigital.org.au
Mulut Aikins tiba-tiba terkunci. Dia tak bisa berkata apa-apa setelah melayang mencari titik pendaratan yang tepat. Satu kata yang terus menerus keluar dari lisannya. Kagum.
Jaring raksasa berukuran hampir sepertiga lapangan sepak bola dengan diameter 30 meter dan memiliki tinggi 60 meter menjadi satu-satunya harapan hidup Aikins.
Brukkkk!! Aikins mulus mendarat. Jaring yang terpasang mampu menahan laju Aikins. Kondisi bahagia bercampur haru. Setelah sukses mendarat, Aikins merayakan keberhasilannya mencatat sejarah bersama sang istri, Monica. Anak-anaknya yang sempat tegang juga akhirnya bergabung.
Siapa disangka, rencana Aikins ini ternyata sudah disiapkan sejak beberapa tahun. Keinginan Aikins bisa dimaklumi. Sebab, dia besar dari keluarga yang gemar terjun payung, mulai dari kakeknya, ayahnya, hingga istrinya. Bahkan keluarga Aikins memiliki ruang khusus di rumahnya di Tacoma, Washington untuk latihan terjun dari ketinggian.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Extreme Action
Article Date : 27/03/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :