Lava Tour Merapi merupakan salah satu atraksi wisata wajib yang nggak boleh ketinggalan saat liburan ke kawasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dengan mengikuti Lava Tour ini, para wisatawan akan diajak untuk naik Jeep di bekas jalur lahar pasca letusan Merapi yang ada di Kaliurang, di kaki Gunung Merapi dan mampir ke beberapa destinasi bekas letusan, yakni Museum Sisa Hartaku dan Bunker Kaliadem.
Aktivitas ini sangat cocok untuk para pencinta wisata yang menantang adrenalin karena jalur yang dilewati cukup ekstrem. Supaya nggak mengalami cedera selama mengikuti Lava Tour Merapi ini, lebih baik mengikuti beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap aman dan nyaman. Berikut ini penjelasan selengkapnya.
[readalso url=22552]
Waktu Terbaik Lava Tour: Musim Kemarau

Image source: tripjogja.co.id
Untuk menikmati keseruan atraksi wisata Lava Tour Merapi sendiri terdapat waktu terbaik yang bisa dicoba, yakni ketika musim kemarau. Karena saat musim kemarau, para wisatawan nggak akan basah-basahan ketika mengikuti tour yang umumnya bisa memakan waktu sampai 1,5 jam untuk rute terpendeknya dan memakan waktu sekitar 4 jam untuk rute terpanjangnya.
Saat kemarau, wisatawan juga bisa melihat pemandangan cantik Gunung Merapi dan kawasan Lava Tour dengan jelas tanpa takut tertutup awan yang mendung.
Lava Tour Merapi sendiri beroperasi setiap hari dan paling ramai saat musim liburan, jadi saat musim hujan pun bisa melakukan perjalanan ini, malah lebih menantang. Itu semua tergantung kondisi Gunung Merapi sendiri, jika sedang aktif, biasanya wisata akan ditutup untuk sementara hingga kondisi aman.
Outfit Nyaman dan Sunblock

Image source: Google Maps/Hafiz Lokman
Sepanjang jalur Lava Tour Merapi sendiri lahannya sangat gersang dan minim pepohonan. Oleh karena itu, buat para wisatawan yang nggak ingin kulitnya terbakar lebih baik mengenakan pakaian lengan panjang yang nyaman dan nggak lupa tetap menggunakan sunblock sebagai perlindungan. Lebih bagus lagi jika membawa topi dan kacamata hitam, bro.
Menggunakan Masker

Image source: myeatandtravelstory.wordpress.com
Di masa pandemi sekarang ini, penggunaan masker memang wajib hukumnya. Untuk melakukan wisata Lava Tour Merapi sendiri, penggunaan masker juga sudah disarankan jauh sebelum adanya pandemi.
Karena lokasinya yang gersang dan panas, debu juga akan mudah terbang. Masker yang digunakan untuk pencegahan penularan virus pun juga menjadi peralatan penting ketika mengikuti tour ini agar mulut dan hidung nggak terkena debu. Masker juga diberikan gratis dan sudah termasuk paket wisata.
[readalso url=22570]
Perhatikan Jeep yang Dinaiki
Lava Tour Merapi sendiri menawarkan berbagai aneka pilihan paket wisata. Di antaranya adalah Sunrise Trip (3 jam), Short Trip (1-1,5 jam), Medium Trip (2 jam), Long Trip (2-2,5 jam), dan Super Long Trip (3-3,5 jam). Semua paket tersebut hanya bisa dinaiki oleh 4 orang wisatawan di setiap Jeep.
Sekilas semua mobil Jeep memang mirip, tapi ada beberapa jenis mobil Jeep yang ternyata lebih besar dan aman, Jeep ini adalah tipe Land Cruiser. Nah, sebaiknya cek terlebih dahulu kondisi Jeep karena beberapa insiden bisa aja terjadi dan biasanya disebabkan oleh kondisi Jeep itu sendiri.
Nah, itulah beberapa tips aman yang bisa dilakukan saat mau melakukan wisata Lava Tour Merapi di Yogyakarta. Tertarik untuk mencoba wisata yang cukup ekstrem ini, bro?
Source: https://phinemo.com/tips-aman-wisata-merapi-lava-tour-jeep-di-yogakarta/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Extreme Action
Article Date : 06/12/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :