Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

rappelling

Author : Admin Adventure

Article Date : 15/03/2022

Article Category : Extreme Action

Sebagai pecinta alam yang punya hobi berkegiatan di luar lingkungan, apakah lo sudah tahu soal Rappelling? Ya, rappelling adalah teknik turun dari tempat ketinggian seperti tebing atau jembatan dengan menggunakan tali karmantel.

Tali karmantel dalam rappelling digunakan sebagai jalur lintasan yang menjadi tempat berpegang dan tempat bergantung. Untuk menuruni tebing atau tempat tinggi lainnya, Superfriends harus memanfaatkan gaya berat badan serta gaya tolak kaki pada tebing.

Lalu salah satu tangan akan menjadi penjaga keseimbangan saat lo turun dan tangan satunya lagi untuk mengatur kecepatan. Dengan begitu lo bisa tetap menjaga keseimbangan tubuh saat menuruni tebing secara perlahan-lahan.

Rappelling juga jadi pengetahuan dasar untuk setiap orang yang menekuni kegiatan alam bebas seperti climbing, caving, rafting, SAR, dan lain-lain. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan keterampilan yang baik dalam berbagai hal. Lantas apa saja keterampilan yang dibutuhkan? Berikut ini penjelasannya, Superfriends.

Keterampilan Memanjat Tebing

Image source: shutterstock.com/gregepperson

Rappelling bukan sekadar menurunkan tubuh menggunakan tali sampai ke bawah. Lebih dari itu, rappelling membutuhkan keterampilan memanjat tebing yang baik. Minimal lo paham menguasai dasar-dasarnya.

Seperti jenis-jenis ikatan tali yang aman, mempersiapkan perlengkapan, mengatur serta menyesuaikan panjang tapi saat turun, dan merapikan kembali perlengkapan setelah digunakan.

Keterampilan tentang Peralatan Rappelling

Image source: unsplash.com/@tlisbin

Saat rappelling, lo membutuhkan peralatan pendukung seperti harness, anchor, maupun tali Personal Anchor System (PAS). Nah, lo harus punya keterampilan tentang peralatan tersebut, minimal tahu bagaimana cara memasangnya.

Karena peralatan yang terpasang dengan baik dan sempurna bisa mempermudah lo dalam melakukan rappelling. Misalnya saja, saat memasang anchor pada peralatan PAS yang dipakai di tubuh dengan mengunci dua karbiner. Saat proses pemasangan, lo harus memastikan bahwa peralatannya memang sudah terpasang secara sempurna di badan sebelum mulai turun ke bawah tebing.

Keterampilan Mengikat Tali-temali

Image source: unsplash.com/@tlisbin

Keterampilan selanjutnya adalah mengikat tali temali yang lumayan sering diabaikan banyak orang. Faktanya, keterampilan ini sangat penting untuk dikuasai karena akan menjamin keamanan lo saat memanjat atau menuruni tebing.

Jadi lo nggak bisa sekadar mengikatkan tali temali dengan simpul sederhana biar cepat. Tapi lo harus menggunakan tiga jenis ikatan tali yang memang khusus digunakan di teknik rappelling, seperti teknik contingency, retrievable, dan hasty.

Contingency adalah ikatan memutar yang fungsinya dapat mengamankan lo dalam situasi darurat. Retrievable merupakan simpul yang dimulai dari bagian bawah tiang pancang, sementara Hasty adalah simpul yang mempunyai bagian loop luas. Dari ketiganya, sampul jenis Hasty menjadi yang paling banyak digunakan.

Keterampilan Lead Belaying