The Wonder Years adalah unit pop punk asal Pennsylvania, Amerika Serikat, yang juga ikut menyumbangkan karya terbaru dari hasil refleksi mereka menghadapi bulan-bulan pandemi lalu. Refleksi itu membuahkan sebuah single baru berjudul Low Tide.
Single Low Tide ini akan muncul di album studio ketujuh mereka yang sudah lama ditunggu-tunggu berjudul The Hum Goes On Forever.
Vokalis The Wonder Years, Dan Campbell, menggambarkan lagu baru band ini sebagai lagu depresi akibat pandemi miliknya. Lagu ini ditulis dalam cuplikan selama beberapa bulan. Low Tide sendiri menangkap sebagian kecil dari banyak pertanyaan dan ketakutan yang melintas di benak mereka— termasuk juga kemungkinan dari beberapa seniman dan grup kreatif lainnya—selama beberapa tahun terakhir.
Dan Campbell mengatakan, "Ini mencari kemiripan normal melalui ritual kecil yang baru dibentuk. Saya tidak yakin apakah akan bisa melakukan hal yang saya sukai lagi, jika musik live akan kembali. Sempat memutuskan untuk menyerah saja dan kemudian memutuskan untuk tidak melakukannya dan kemudian memutuskan untuk menyerah lagi dalam interval bergantian.”
“Saya menonton film lama dan tanpa sadar berpikir, 'Ya Tuhan, di mana topengmu?' ketika orang-orang berada di tempat umum karena kecemasan yang mendalam sekarang ada dalam diri saya yang mungkin tidak akan pernah benar-benar hilang. Anda tahu, semua hal yang normal," ungkapnya melanjutkan.
Single ini juga dilengkapi dengan video lirik yang menampilkan rekaman para personel The Wonder Years. Simak dan dengarkan videonya berikut.
Sepertinya The Wonder Years ingin membawa kita kembali ke hari-hari awal mereka jika single terbaru mereka ini berhasil. Lirik untuk single Low Tide ini sedikit bernada moody dan emo. Sementara itu, gitar hanya membuat kita ingin melompat ke pop punk mosh berikutnya seperti tahun 2010 lagi.
Kata-kata dalam lirik yang ditulis oleh vokalis Dan 'Soupy' Campbell menonjol, seolah-olah tidak ada lagi album Suburbia I've Given You All And Now I (2011). Coba menikmati betapa indah dan menenangkan kata-kata berikut ini bagi jiwa: "It’s low tide at serotonin bay, and for the first time, I’m not sure that everything’ll be ok."
Single Low Tide menjadi single terbaru setelah The Wonder Years meriis beberapa single sebelumnya seperti Summer Clothes dan Wyatt’s Song. Single baru, beserta beberapa single yang telah dirilis sebelumnya, akan masuk ke dalam album terbaru mereka, The Hum Goes On Forever yang dirilis pada 23 September 2022 mendatang via Hopeless Records.
Album ini akan diisi oleh 12 trek segar dari band pop punk tersebut. Simak tracklist-nya berikut ini.
- Doors I Painted Shut
- Wyatt’s Song (Your Name)
- Oldest Daughter
- Cardinals II
- The Paris of Nowhere
- Summer Clothes
- Lost it in the Lights
- Songs About Death
- Low Tide
- Laura & the Beehive
- Old Friends Like Lost Teeth
- You’re the Reason I Don’t Want the World to End
Single baru Low Tide merupakan single yang dilepas setelah band ini merilis single Summer Clothes yang manis pada pertengahan Mei lalu. Single ini, jelas vokalis Dan Campbell, adalah surat cinta untuk kesedihan yang paling mencolok.
"Ini adalah surat cinta untuk saat kesedihanmu paling mencolok dengan ketidakhadirannya sesaat, ketika dengungan rendah cukup tenang untuk kamu sadari bahwa itu hampir hilang, ketika kamu melakukan hal bodoh dan berbahaya karena, yah, mengapa tidak?" ungkap Dan Campbell.
Lagu ini ditulis selama sesi workshop mereka di sebuah rumah pertanian. Lagu ini disatukan dengan hati-hati oleh band pada musim dingin tahun 2020. Summer Clothes bahkan sudah selesai digarap pada musim panas berikutnya di studio dengan produser dan engineer nominasi Grammy, Will Yip.
Apa yang dilakukan The Wonder Years dengan mudah bukanlah prestasi kecil; selama kurang lebih 10 tahun terakhir dan enam album penuh, band yang berbasis di Philadelphia ini benar-benar eksis di pulau mereka sendiri. Salah satu yang, melalui lirik puitis, swell gitar ambient, dan momentum menerjang tingkat Jimmy Eat World, telah bertahan dalam ujian waktu, bertahan dari gelombang dan memengaruhi banyak orang lain untuk mengikuti.
Bersama dengan single Oldest Daughter, single Summer Clothes diambil dari album baru band yang sangat dinanti dan menjadi lanjutan dari album Sister Cities (2018) yang akan segera dirilis tahun ini.
The Wonder Years sendiri adalah band pop punk asal Lansdale, Pennsylvania. Band ini dibentuk pada Juli 2005. Band saat ini terdiri dari Dan "Soupy" Campbell (vokal utama), Casey Cavaliere (gitar utama, vokal latar), Matt Brasch (gitar, vokal), Josh Martin (bass, vokal), Nick Steinborn (keyboard, gitar, vokal latar), dan Mike Kennedy (drum, perkusi).
Mereka telah merilis enam album full-length, dua EP, dan beberapa split/kompilasi. Saat ini, The Wonder Years masuk ke Hopeless Records. Nama mereka berasal dari sebuah makalah yang dibaca oleh vokalis utama Dan 'Soupy' Campbell yang ditulis oleh salah satu pendidik di sekolahnya berjudul The Wonder Years.
Keenam album mereka antara lain Get Stoked on It! (2007), The Upsides (2010), Suburbia I've Given You All and Now I'm Nothing (2011), The Greatest Generation (2013), No Closer to Heaven (2015), dan Sister Cities (2018).
Image source: https://www.instagram.com/thewonderyearsband/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 15/08/2022
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
ERLAN SAPUTRA PRIADY
01/05/2025 at 22:42 PM
ERLAN SAPUTRA PRIADY
01/05/2025 at 22:42 PM
Muhamad Saifudin
11/07/2025 at 19:40 PM