The Mars Volta kembali dengan single baru beserta video musik sinematik, Graveyard Love. Unit progressive rock asal Amerika Serikat ini beranggotakan Cedric Bixler-Zavala dan Omar Rodriguez-López. Mereka memang sempat berpisah karena perselisihan pada 2012 lalu.
Namun, selang beberapa tahun setelah mereka pisah, The Mars Volta cepat-cepat menebus kesalahan mereka dan segera membentuk grup baru bernama Antemasque. Mereka pun sempat merombak outfit mereka, At The Drive-In, untuk sebuah rekaman baru pada tahun 2017 lalu.
The Mars Volta kembali utuh sebagai sebuah unit dengan merilis Blacklight Shine. Single ini menjadi yang pertama kali dirilis setelah 10 tahun terakhir. Materi terbaru The Mars Volta ini juga dilepas bersama video musik yang berisi film pendek hitam-putih. Video musik itu disutradarai sendiri oleh Omar Rodriguez-López.
Setelah Blacklight Shine, The Mars Volta kembali menghadirkan karya Graveyard Love yang merupakan prog-y, lagu eksperimental yang tampaknya terinspirasi oleh aturan kolonialis brutal Amerika Serikat yang diberlakukan di Puerto Rico, di mana sang gitaris, Omar Rodriguez-Lopez lahir.
Rodriguez-Lopez menyutradai langsung video musik sinematik atau film pendek dari Graveyard Love, di mana terlihat kolase hitam-putih yang menangkap berbagai lokasi dan irisan kehidupan di sekitar Puerto Rico.
Dalam deskripsi video di YouTube, The Mars Volta menyertakan garis waktu ekstensif pemerintahan kolonial Amerika Serikat di Puerto Rico. Video tersebut juga ditutup dengan kutipan dari revolusioner Puerto Rico Lolita Lebron ““¡Yo no vine a matar a nadie; yo vine a morir por Puerto Rico!” (“saya tidak datang untuk membunuh siapa pun, saya datang untuk mati demi Puerto Rico”)
Sebelumnya,legenda progressive rock AS ini kembali dan sempat membocorkan kabar bersatunya mereka lewat sebuah instalasi seni yang dipamerkan di Los Angeles. Instalasi seni yang dipamerkan itu berjudul L’YTOME HODORXÍ TELESTERION.
Orang-orang yang datang akan cukup beruntung karena dapat merasakan langsung pengalaman audio-visual sambil mendengarkan lagu baru Blacklight Shine lebih awal sebelum tanggal perilisan single tersebut.
Instalasi seni bertajuk L’YTOME HODORXÍ TELESTERION itu dipamerkan di Los Angeles pada 19-21 Juni 2022. Sebelumnya, The Mars Volta memberikan kabar itu lewat posting-an di akun Instagram mereka dengan membagikan titik koordinat yang tampaknya cukup misterius. Setelah ditelusuri ternyata berlokasi di Grand Park Los Angeles. Instalasi berupa boks hitam itu juga dijuluki Voltacube.
Pengunjung yang datang masuk ke dalam Voltacube tidak diperbolehkan mengeluarkan smartphone-nya. Namun, sejumlah komentar di Reddit mengungkapkan bahwa boks hitam memang berisi preview untuk lagu baru Blacklight Shine. Seorang netizen menyebutkan bahwa lagu itu menarik, tidak gila atau rumit seperti trek The Mars Volta lainnya.
Netizen itu juga mengungkapkan bahwa ia seolah-olah tak mendengarkan gitar di lagu itu, lebih banyak permainan perkusi yang secara keseluruhan trek itu sangat layak untuk didengarkan.
Era baru The Mars Volta ini pun ditandai dengan cara mereka yang sempat menghapus akun media sosial mereka.
The Mars Volta merupakan band progressive rock asal El Paso, Texas, Amerika Serikat. Band ini dibentuk tahun 2001 dengan gitaris Omar Rodríguez-López (yang merangkap produser dan sutradara) serta vokalis dan penulis lirik Cedric Bixler-Zavala sebagai dua anggota tetap band ini.
The Mars Volta juga terbentuk setelah bubarnya band duo ini sebelumnya, At The Drive-In. Line up The Mars Volta saat ini juga termasuk anggota pendiri Eva Gardner (bass), Marcel Rodríguez-López (keyboard, synths), dan Willy Rodriguez Quiñones (drum).
The Mars Volta sejak awal dikenal karena pertunjukan live energik dan konsep album mereka. Mereka sama-sama bereksperimen dan memperluas sound lewat band ini. Band ini merilis EP debut mereka, Tremulant, pada tahun 2002. Eva Gardner pun sempat meninggalkan band sebelum merekam album debut mereka, De-Loused in the Comatorium (2003). Bass session untuk album itu digantikan oleh bassist Red Hot Chili Peppers, Flea.
Album studio kedua band, Frances the Mute (2005), diproduksi sendiri oleh Omar Rodríguez-López dan merupakan yang pertama menampilkan anggota tetap Juan Alderete sebagai bassist dan Marcel Rodríguez-López. Kemudian album studio ketiganya, Amputechture, dirilis pada 2006.
Lalu pada tahun 2008, band ini merilis The Bedlam in Goliath. Single pertama album, Wax Simulacra, dianugerahi Grammy Award pada 2009 untuk “Best Hard Rock Performance.” Band ini kemudian merilis album kelimanya, Octahedron, pada 2009.
Setelah perilisan album keenam mereka, Noctourniquet (2012), dan serangkaian pertunjukan reuni dengan At The Drive-In, The Mars Volta memasuki jeda pada September 2012. Omar Rodríguez-López kemudian membentuk proyek baru, Bosnian Rainbows, dan band secara resmi bubar setelah perselisihan antara Omar Rodríguez-López dan Cedric Bixler-Zavala. Duo ini sempat memperbaiki persahabatan mereka dan bersatu kembali pada 2014 untuk proyek bernama Antemasque.
Setelah hampir satu dekade tidak aktif, duo ini mengumumkan bahwa mereka telah menyatukan kembali The Mars Volta melalui instalasi seni yang dipamerkan di Los Angeles pada Juni 2022. Pengumuman itu disertai dengan single baru berjudul Blacklight Shine, serta pengumuman tur pertama band ini setelah satu dekade.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 31/07/2022
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
AyuRL Ningtyas
04/06/2025 at 12:11 PM
Muhamad Saifudin
23/07/2025 at 21:59 PM