Dengan minimnya jadwal konser akibat pandemi, para musisi kerap kali perlu memutar isi kepala untuk tetap kreatif dan produktif dalam menjalani hari mereka. Hal tersebut juga cukup dirasakan oleh Tame Impala. Jadwal manggung yang masih belum padat seperti sebelumnya, membuat Tame Impala kembali ke studio rekaman untuk mengolah materi-materi yang sempat dibuat dan belum dipublikasikan.
Aktivitas tersebut pun ternyata berhasil menghadirkan hal baru bagi Tame Impala dalam bentuk single b-sides. Sebagaimana yang kalian ketahui, Superfriends, b-sides merupakan sebuah istilah untuk karya yang tidak masuk ke dalam sebuah album namun masih punya benang merah yang sama dengan apa yang ditawarkan oleh sang musisi lewat rangkuman karya sebelumnya. Kali ini, single b-sides berjudul The Boat I Row merupakan sebuah karya yang diambil dari album The Slow Rush yang dirilis oleh Tame Impala pada tahun 2020.
Diperkenalkannya The Boat I Row oleh Tame Impala merupakan bagian dari materi promosi untuk versi deluxe dari album The Slow Rush yang telah rilis pada 18 Februari lalu. Perjalanan Tame Impala dalam menawarkan hal baru dari album The Slow Rush tersebut sudah dimulai sejak akhir 2021 lalu. Sebelum The Boat I Row, Tame Impala juga sempat merilis single kolaborasi bersama Lil Yachty berjudul Breathe Deeper dan juga single b-sides lainnya, No Choice yang dipilih untuk melengkapi versi deluxe dari album The Slow Rush di tahun 2022 ini.
Album deluxe The Slow Rush dari Tame Impala ini dirilis dalam format box set. Di dalam paket penjualannya, Tame Impala menyuguhkan 2 buah piringan hitam, artwork baru, booklet setebal 40 halaman, serta kalender untuk tahun 2050. Dalam dua buah piringan hitam yang disajikan oleh Tame Impala dalam album deluxe The Slow Rush juga hadir beberapa karya remix yang dilakukan oleh para musisi kolaborator lainnya.
Setelah berhasil merilis The Slow Rush dalam album deluxe, Tame Impala juga berencana untuk segera merilis album kelimanya dalam waktu dekat. Kevin Parker selaku motor di balik Tame Impala menjelaskan bahwa dirinya mungkin akan melepas pola pembuatan album yang lama. Seperti yang dilakukannya untuk album Currents menuju album The Slow Rush.
Tame Impala menjelaskan bahwa keinginan untuk merilis album baru sudah ada sejak lama. Kali ini juga Tame Impala menyatakan ada hal berbeda yang membuat dirinya ingin bisa kembali merilis album dalam waktu dekat. Menurutnya, perjalanan kariernya sebagai musisi telah membuka potensi dan juga dimensi lain dalam bermusik. Hal tersebut diakui sebagai evolusi yang dialami oleh Tame Impala karena ketika dulu dirinya hanya bermusik untuk hal yang memang disukainya saja.
Meskipun harus sempat mengalami kendala untuk melangsungkan konser, di tahun 2021 lalu, Tame Impala akhirnya berhasil mengadakan konser di Australia. Terseneggara selama dua hari, yaitu pada tanggal 5 dan 6 Maret lalu, Tame Impala berhasil menggelar konser yang sukses terjual habis di Perth, Australia. Namun dalam konser tersebut ada hal yang berbeda dari penampilan Tame Impala. Akibat kedua anggotanya yang berada di luar negeri dan tidak dapat kembali ke Australia, Kevin Parker bersama Jay Watson dan Dominic Simper mau tidak mau harus menampilkan permainan Tame Impala di atas panggung dengan treatment khusus. Penampilan konser Tame Impala selama dua hari tersebut disajikan secara DJ set meskipun ada beberapa kesempatan Tame Impala juga menggunakan instrumen konvensional untuk melengkapi nuansa lagu-lagu yang dibawakan. Untuk penampilan tersebut juga, nama band Kevin Parker tersebut juga diganti dengan moniker Tame Impala Sound System.
Selain itu, Tame Impala juga hadir kembali untuk panggung internasional. Salah satu festival musik yang disambangi oleh Tame Impala adalah Life Is Beautiful, sebuah festival musik yang terselenggara di Las Vegas. Selain Tame Impala, festival musik tersebut juga akan menghadirkan penampilan dari A$AP Rocky, Haim, Modest Mouse, Young Thug, Glass Animals, St. Vincent, Brittany Howard, Ashnikko, Yaeji, Billie Eilish, serta Green Day. Konsep panggung yang ditawarkan pada konser ini juga cukup unik. Panggung dari festival musik ini yang rencananya akan digelar pada bulan September mendatang akan mengisi 18 titik yang tersebar di dalam kota Las Vegas.
Di luar proyek musik, Tame Impala juga sempat merilis sebuah film pendek di awal tahun 2021 lalu. Film pendek berjudul InnerSpeaker Memories secara garis besar menangkap berbagai aktivitas maupun kejadian lainnya yang belum pernah diangkat secara publik terkait apa yang dilakukan oleh Kevin Parker di dalam masa rekaman album perdana milik Tame Impala.
Film pendek InnerSpeaker Memories dari Tame Impala ini memiliki durasi selama 15 menit dan direkam oleh Matt Sav dan penyuntingan gambar dilakukan oleh Alex Haygarth. Salah satu momen yang cukup menarik dalam InnerSpeaker Memories hadir ketika Kevin Parker mengisi drum solo selama 30 detik. Banyak penikmat musik mengetahui bahwa Kevin Parker memang seorang multi instrumentalist, namun kemampuan bermusiknya yang bisa dibilang brilian memang masih kurang diakui oleh orang banyak. Dalam video berdurasi 15 menit tersebut juga terlihat bahwa proses rekaman InnerSpeaker dilakukan oleh Tame Impala di sebuah rumah atau villa yang berlokasi di Injidup, Australia bagian barat. Tayangnya film pendek InnerSpeaker Memories juga bertepatan dengan perayaan 10 tahun rilisnya album perdana Tame Impala.
Image courtesy of Christian Bertrand / Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 05/03/2022
5 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
SUSILO UTOMO
08/05/2025 at 13:50 PM
NURHANDANY DANY
22/07/2025 at 10:41 AM
Cands
29/10/2025 at 11:29 AM
Muhamad Saifudin
19/11/2025 at 22:51 PM
Toetoet
28/01/2026 at 13:27 PM