Bagi musisi veteran, kelangsungan karier band mereka kadang bukanlah perihal hitam-putih. Kepuasan akan berbagai album yang sudah dihasilkan dapat menjadi pertanda sudah saatnya berhenti dari segala rangkaian rekaman dan tur.
Pernyataan ini disampaikan oleh Mike Muir, vokalis Suicidal Tendencies, saat diwawancarai oleh The Salt Lake Tribune pada 9 Maret lalu. Satu-satunya pendiri Suicidal Tendencies yang tersisa ini mengatakan bahwa World Gone Mad, album terbaru mereka, bisa saja menjadi rekaman terakhir unit crossover thrash ini.
“Kita tak pernah tau apa yang akan terjadi nanti, jika inilah babak pamungkas kami, maka saya akan tetap berbahagia. Perasaan itu justru membuat saya nyaman,” ujar Mike Muir.
“Kami akan terus melakukan hal-hal yang kami senangi, tapi saya kini punya tiga orang anak, (personel) yang lain pun punya kesibukan mereka masing-masing. Beberapa tahun belakangan kami seringkali menjalani rangkaian tur panjang, sampai-sampai anak saya pun menahan saya dan bertanya ‘Ayah mau ke mana?’ ketika saya hanya membeli sekarton susu,” sambungnya.
“Jangan sampai kita tidak mendengarkan suara keluarga sendiri, hal ini sangatlah penting. Sejauh ini mereka tahu apa yang saya kerjakan, mereka pun selalu mendukung saya. Mereka sering menonton konser kami, dan tahu bahwa di luar sana banyak orang-orang menghargai karya kami, sama seperti mereka. (Keluarga) saya juga tahu bahwa saya ingin sekali pulang ke rumah.” jelas vokalis 53 tahun itu.

Menurut pria asal Los Angeles, AS ini, kondisi Suicidal Tendencies kini sedang kembali bersenang-senang dan berada dalam kondisi luar biasa. Dalam taraf pribadi, Muir mengaku ingin selalu mencoba hal-hal baru yang ia sukai dan terus maju ke depan. Muir menganggap bahwa dalam jangka waktu yang panjang, langkah itu justru membuat Suicidal Tendencies lebih baik. Walau pada awalnya para pendengar mungkin kesulitan memahami perkembangan tersebut. Salah satu bentuk progresi Suicidal Tendencies baru-baru ini adalah merekrut drummer legendaris, Dave Lombardo (eks Slayer).
“Bergabungnya Dave adalah suntikan tenaga baru bagi kami. Dave adalah orang yang sangat berbeda dari saya. Saya menganggap tiap panggung kami adalah yang terakhir, saya sudah cukup lama menyadari bahwa rencana jangka panjang lima tahunan itu tidak ada. Kami menjalaninya dari satu tur ke tur lainnya, saya pikir ini pendekatan yang cocok. Sementara Dave justru ingin bermain drum hingga berumur 85 tahun, seperti itulah dia menjalani kesehariannya,” tutup Muir.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 13/03/2017
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Andyyy y
16/02/2026 at 18:13 PM