Band pop-punk Stand Atlantic telah merilis single baru berjudul Switchblade. Lagu baru ini menjadi single lainnya dari album ketiga mereka yang akan datang F.E.A.R. Lagu tersebut merupakan lagu kelima yang diangkat dari album tersebut. Seperti single lainnya sejauh ini, single ini ditulis bersama oleh vokalis dan gitaris Bonnie Fraser dengan vokalis The Dead Love Stevie Knight, yang juga bertindak sebagai produser untuk single ini.
Vokalis dan gitaris Stand Atlantic, Bonnie Fraser menjelaskan makna di balik upaya terbaru unit pop-punk Australia ini. Bonnie mengatakan, "Ketika Anda merasa terjebak, dan Anda ingin membuat orang bahagia, terkadang Anda merasa seperti tidak memiliki keinginan sendiri—seperti Anda adalah boneka voodoo seseorang. atau apalah. Jika seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masalah berat dan melampiaskannya pada Anda karena Anda adalah orang yang paling dekat dengan mereka, itu bisa melemahkan, terutama ketika Anda memiliki gejolak batin yang sedang Anda coba atasi.”
"Bagi saya pribadi, rasanya seperti saya tidak memiliki ruang untuk memiliki perasaan saya dan saya tidak tahu bagaimana membuat batasan. Saya pergi ke terapi dan lagu ini adalah akibat langsung dari emosi yang pada dasarnya dimuntahkan menjadi sebuah lagu," lanjutnya.
Ketika ditanya soal mengapa lagi ini menjadi rekaman penting bagi band, Bonnie antusias menjawab, "Mengetahui apa yang telah saya dan teman-teman alami dalam dua tahun terakhir, hampir seperti melegakan. Ini adalah tempat untuk meletakkan semua perasaan buruk dan masa-masa menyebalkan itu ke dalam album, dan kemudian Anda dapat melepaskannya. Itulah yang telah saya lakukan sepanjang hidup saya; itulah yang saya lakukan dengan lagu, ini adalah cara bagi saya untuk menghilangkan perasaan dan menidurkannya. Jadi begitulah mengapa saya pikir itu istimewa."
Single Switchblade mungkin akan berfungsi sebagai preview terakhir dari album F.E.A.R. sebelum dirilis pada 6 Mei 2022 via Hopeless Records. Peluncuran ekstensif untuk album ini telah mencakup beberapa single selama dalam 12 bulan terakhir seperti Deathwish (menampilkan Nothing, Nowhere), Molotov [OK], Pity Party (menampilkan Royal & The Serpent), dan Hair Out. Di luar single album, band ini juga terdaftar di lagu Birds Of Tokyo, Superglue, pada September tahun lalu.
F.E.A.R., akronim untuk “fuck everything and run,” akan mengikuti album Stand Atlantic tahun 2020, Pink Elephant. Dalam ulasan bintang empat, NME menggambarkan album ini sebagai "bentuk pop-punk yang akan datang".
“Menarik, menggairahkan dan dengan perasaan diri yang jahat, album ini penuh dengan chorus besar dan mimpi yang lebih besar saat band mengenakan hati mereka dan mengejar sensasi yang baru,” bunyinya.
Bulan lalu, sebelum dirilisnya single Switchblade ini, Stand Atlantic kembali menghadirkan single dan video musik terbaru berjudul hair out. Single ini dilepas untuk menyambut album terbaru mereka yang bakal segera rilis. Lagu terbaru ini bakal tergabung dalam album F.E.A.R. single hair out adalah sebuah kritik tegas dari Stand Atlantic atas penyalahgunaan dan hal-hal terburuk yang dapat terjadi di dunia maya. Vokalis Bonnie Frasser mengatakan perihal pesan dalam lagu ini: “Hal terburuk tentang orang-orang di internet adalah terpaksanya kita untuk menelan opini mereka tentang kita atau tentang apa yang kita lakukan.”
Bonnie tentunya merujuk pada pelabelan dan juga penilaian orang lain atas karya dan kinerja Stand Atlantic yang terjadi setelah kesuksesan album Stand Atlantic sebelumnya, Pink Elephant. Berbagai penilaian tersebut juga memantik Stand Atlantic untuk merilis karya yang berlandaskan ketidakpedulian yang mumpuni pada album F.E.A.R nantinya.
Sementara pada Januari lalu, Stand Atlantic memberikan telah mengumumkan peluncuran album baru sekaligus meluncurkan single dan video musik terbaru mereka, pity party. Di single yang membuka awal tahun 2022 itu, Stand Atlantic menghadirkan musisi pop alternatif asal Amerika Serikat, Royal & The Serpent. Single pity party merupakan sebuah kolaborasi antara unit pop punk dan penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat di dunia rock alternatif saat ini.
Stand Atlantic merupakan band pop punk asal Sydney, Australia. Band ini dibentuk pada tahun 2012 dengan anggota Bonnie Frasser (vokalis/gitaris), David Potter (gitar), Miki Rich (bass), dan Jonno Panichi (drummer).
Stand Atlantic menjadi terkenal di kancah musik Australia dengan merilis EP demo mereka, Catalyst (2013) dan A Place Apart (2015). Setelahnya, band ini menandatangani kontrak dengan Rude Records pada tahun 2017 dan merilis single Coffee at Midnight, yang membuat mereka mendapatkan ulasan positif. Mereka kemudian merilis EP Sidewinder pada September 2017.
Setelah dua tahun tur tanpa henti, pertunjukan utama yang terjual habis di Amerika Utara, Inggris, dan Eropa, serta negara asal mereka di Australia, band ini menghadapi tantangan untuk menulis dan merekam tindak lanjut dari album debut, Skinny Dipping, yang dirilis pada Oktober 2018. Selang dua tahun, Stand Atlantic kembali dengan merilis album kedua berjudul Pink Elephant yang dirilis pada Agustus 2020.
Image source: Kerrang
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 01/05/2022
5 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
O Heni
21/02/2025 at 13:34 PM
Fais Arifin
27/02/2025 at 13:39 PM
pujanadi
03/03/2025 at 10:57 AM
Leli Mustika Krisliani
05/08/2025 at 08:49 AM
Muhamad Saifudin
12/10/2025 at 21:36 PM