Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Perbedaan Mendasar Antara Sepeda Freeriding dan Downhill yang Harus Lo Ketahui

Dalam olahraga mountain biking, downhill dan freeride merupakan dua disiplin ilmu yang kerap dianggap sama oleh beberapa orang—khususnya mereka yang baru menyelami bidang ini. Enggak mengherankan karena kedua jenis kegiatan tersebut tampak menantang dan kaya akan teknik-teknik yang seru banget buat dicoba. Namun sebenarnya, freeride dan downhill adalah dua hal yang berbeda. Buat lo yang suka sama olahraga ekstrem dan ingin mempraktikan banyak trik, berarti freeride adalah pilihan yang tepat.

Untuk sepeda, jenis freeride rupanya merupakan versi modifikasi dari downhill. Ada beberapa komponen pada sepeda downhill yang diganti untuk mengubahnya menjadi freeride, salah satunya gear-set supaya lo lebih mudah menaiki atau menuruni bebukitan. Sepeda freeride modern sekilas menyerupai downhill, hanya saja bobot dan travel suspensinya jauh lebih ringan. Hal tersebut memungkinkan lo buat melewati medan dengan teknis obstacle. Kemudian, sepeda untuk freeride pun mempunyai headangles yang agak curam dengan wheelbase yang pendek dibandingkan sepeda downhill.

Perbedaan-perbedaan lain di antara freeride dengan downhill di antaranya:

[bacajuga url=62306]

Bobot Sepeda

Masih menyoal tentang jenis sepeda, sepeda yang digunakan dalam freeride dan downhill mempunyai berat berbeda. Sepeda downhill dibekali dengan frame yang lebih berat untuk meningkatkan kemampuan dan kecepatan saat lo menuruni medan yang menurun. Selain itu, pesepeda downhill juga mengandalkan gravitasi alih-alih kayuhan pedal untuk menaklukan bagian menurun. Mountain bike memiliki berat fisik dengan rata-rata 18 sampai 25 kilogram. Dengan bobot tersebut, mustahil rasanya membawa sepeda downhill ke tanjakan. Sementara untuk sepeda freeride, fisiknya dirancang dengan bobot yang ringan, yakni sekitar 11 sampai 13 kilogram.

Suspensi Sepeda

Perbedaan yang paling mencolok dari sepeda freeride dan downhill adalah peredam kejut atau suspensi. Sepeda downhill mempunyai suspensi belakang dengan travel besar, yaitu sekitar 200 sampai 240 mm. Sedangkan sepeda freeride mempunyai travel dengan ukuran 160 sampai 200 mm. Kalau lo mau punya suspensi yang nyaman dan aman—baik untuk sepeda downhill maupun freeride—lo harus mengeluarkan kocek setidaknya sekitar Rp4.000.000 sampai Rp20.000.000. RockShox, FOX, serta Marzocchi adalah sebagian merek rekomendasi yang dapat lo pilih.

Dalam mounrain biking, freeriding merupakan istilah yang diciptakan oleh pemain snowboard. Istilah ini lantas diterjemahkan sebagai aktivitas mengayuh sepeda secara kreatif yang meliputi pengendalian, trik atau gaya, hingga kecepatan.

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Extreme Action

Article Date : 27/04/2017

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Extreme Action

Tentang Highlining, Olahraga Ekstrem yang Menantang Maut

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tantangan Berat Gowes Sepeda dalam Kondisi Hujan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Atraksi Wisata Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Wilayah Perairan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tentang Zipline yang Populer di Kalangan Penggemar Olahraga Ekstrem

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive