Berkarya memang jadi salah satu cara baik bagi seniman maupun musisi untuk mengutarakan sudut pandang maupun perasaannya. Tapi ada juga yang menjadikan aktivitas berkarya sebagai sebuah bentuk pembuktian. Setidaknya hal ini yang coba dilakukan oleh Priest. Band industrial rock asal Swedia ini dibentuk oleh dua orang yang sebelumnya tergabung ke dalam Ghost. Meskipun sudah aktif bermusik sejak tahun 2017, langkah yang diambil oleh para anggota Priest ini bisa dinilai sebagai pembuktian untuk bisa bersaing dengan band yang dimotori oleh Tobias Forge tersebut.
Persaingan tersebut bisa terlihat dari konsep yang coba ditawarkan oleh Priest secara visual. Trio industrial rock ini menggunakan konsep untuk menutupi identitas asli dari para anggotanya dengan nama Mercury, Salt, dan Sulfur yang merupakan anggota di luar dari Ghost. Konsep tersebut juga sudah diterapkan ketika mereka berada di dalam Ghost. Merahasiakan identitas memang bukan jadi konsep baru yang dilakukan dalam dunia musik maupun seni lainnya. Namun, perpindahan anggota tersebut dan mengadopsi konsep yang sama jadi hal yang menarik untuk diperhatikan.
Di penghujung tahun 2021 ini, Priest pun memperkenalkan karya terbarunya berjudul A Signal In The Noise. Lagu baru dari Priest ini diakui datang sebagai sebuah medium cerita dari kisah kelam yang dialami oleh band industrial rock tersebut secara kolektif. Elemen musik industrial yang kental dijadikan sebagai representasi layaknya masa depan yang menyeramkan akibat gaya hidup manusia yang terus menerus menghadirkan dampak buruk pada lingkungan.
Single baru dari Priest ini merupakan karya perdana yang dirilis oleh Priest melalui Cleopatra Records. Rencananya, kerja sama antara Priest dan Cleopatra Records ini akan dilanjutkan hingga rilisnya album terbaru dari band industrial rock asal Swedia tersebut di tahun ini. Namun, Priest masih belum mengumumkan jadwal resmi dari album terbarunya tersebut.
Salah satu informasi yang bisa diungkap oleh Priest adalah kolaborator yang ikut serta membantu mereka dalam menyempurnakan karya suguhan di album terbaru nanti. Simon Söderberg merupakan kolaborator yang membantu proyek album terbaru Priest nanti. Bagi Mercury dan Salt yang merupakan mantan anggota dari Ghost, Simon Söderberg bukanlah sosok asing dalam perjalanan karier mereka. Sang produser juga sempat ikut terlibat membantu produksi album Ghost, Opus Eponymous di tahun 2010 lalu.
Dalam perilisan single A Signal In The Noise, Priest juga menyatakan bahwa mereka cukup gembira untuk bisa bekerja sama dengan Cleopatra Records. Mereka mengakui bahwa Cleopatra Records merupakan salah satu label rekaman legendaris yang memahami arahan dan pendekatan musik yang diusung oleh Priest. Band industrial rock satu ini juga berharap, kerja sama antara Priest dan Cleopatra Records ini bisa menghasilkan album yang lebih baik dari karya-karya sebelumnya, serta juga bisa dinikmati dengan jangkauan pendengar yang lebih luas.
Di luar aktivitasnya dalam bermusik, Priest juga memiliki akun Patreon. Akun tersebut digunakan oleh Priest sebagai jembatan langsung kepada para penggemar setia mereka. Para penggemar bisa menyumbang dana kepada Priest yang digunakan untuk kebutuhan produksi musik maupun promosi. Sumbangan dana tersebut juga memberikan akses menarik lainnya untuk para penggemar bisa lebih dekat dengan Priest terkait info maupun karya-karya eksklusif yang hanya dirilis melalui akun tersebut.
Image courtesy of Marisol Correa
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 05/01/2022
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
vika hermawan
08/05/2025 at 12:14 PM
ERLAN SAPUTRA PRIADY
16/06/2025 at 12:56 PM
MA Roz
01/09/2025 at 23:07 PM