Akibat skandal emisi mesin diesel yang menimpa Volkswagen, perusahaan asal Jerman tersebut pun akhirnya didenda dengan jumlah yang sangat besar. Dengan kondisi tersebut, Volkswagen pun harus berusaha mendapatkan dana tambahan supaya cash flow perusahaan menjadi lebh sehat.
Untuk mengatasi masalah ini, Volkswagen dikabarkan berencana menjual beberapa brand yang dimilikinya. Brand-brand tersebut adalah MAN, Scania dan Ducati.
Volkswagen sendiri saat ini merupakan salah satu group perusahaan otomotif terbesar di dunia yang memiliki 11 brand. Ke 11 brand tersebut adalah Ducati, Scania, MAN, Porsche, Lamborghini, Bugatti, Bentley, Audi,Volkswagen, Skoda dan SEAT. Masuknya nama Ducati yang menjadi kandidat paling kuat untuk dilepas terbilang cukup disayangkan mengingat setiap tahunnya, Ducati tampak menunjukan trend kenaikan penjualan yang cukup signifikan.
Menurut informasi terbaru, perusahaan asal Jerman ini dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan sejumlah brand motor asal China dan salah satu pabrikan motor asal India, yaitu Hero untuk menjual Ducati.
[bacajuga url=62885]
Hero sendiri tampak cukup berpeluang untuk membeli Ducati. Pasalnya, sebelum kabar penjualan Ducati ini menyeruak pun, pihak Ducati telah memberikan pengumuman bahwa mereka ingin melakukan kerja sama dengan Hero atau Royal Enfield. Namun hingga saat ini tidak diketahui jenis kerja sama seperti apa yang dinginkan Ducati terhadap Hero atau Royal Enfield.
Jika kedepannya Ducati memang dibeli oleh Hero, maka tentunya pabrikan motor asal India tersebut bisa go internasional dengan mudah. Selain itu, Hero pun memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai teknologi dan desain yang sangat ciamik dari Ducati. Nantinya, desain dan teknologi tersebut bisa digunakan pada motor-motor mereka.
Untuk membeli Ducati, Hero harus mengeluarkan dana hingga US$ 1,5 miliar. Itu merupakan angka valuasi Ducati untuk saat ini. Dana hasil penjualan Ducati pun nantinya dapat sedikit membantu Volkswagen untuk menutupi kerugiannya.
Volkswagen sendiri saat ini telah menderita kerugian hingga US$ 18,2 miliar akibat denda dari pengadilan, biaya untuk recall dan sejumla biaya perbaikan untuk mobil bermesin diesel yang emisinya telah mereka permainkan di masa lalu.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 20/06/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :