Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Innocent Voice

Karesidenan Pati selain dikenal sebagai wilayah penghasil rokok dan ukiran juga menghasilkan band-band yang layak diperhitungkan. Selain Menuju Utara dari Kudus yang identik dengan suporter Persiku Kudus dan sempat dirilis label US, rekan satu kota mereka, Innocent Voice, telah menjadi salah satu ikon metal di Muria Raya.

Dibentuk di Kudus pada 2006, dua tahun kemudian mereka melepas EP “War Anthem” yang berisi lima lagu via Solver. Sayangnya setahun kemudian mereka vakum karena kesibukan masing-masing dan membutuhkan enam tahun bagi mereka untuk kembali lagi dengan hanya menyisakan sang drummer, Anza, sebagai line up awal mereka.

Masuknya Irul dan Aftar (gitar), Anto (vokal), serta Panjul (bass) menghadirkan aransemen musik metal mereka terdengar lebih groovy layaknya single Reborn yang dirilis 2016 via Solver. Setahun kemudian mereka berkutat di studio untuk menggarap album penuh perdana bertitle “Circle of Repeat” yang dirilis oleh Aurigas pada 2019.

Selepas rilis “Circle of Repeat”, Innocent Voice sempat merilis single Rodan Pararel pada 2023. Dua tahun kemudian mereka menggandeng Smookersaid records meluncurkan album kedua bertajuk “Setara Mata Pisau” di digital stores 4 Oktober lalu. Sementara format CD akan diluncurkan kemudian pada 11 Oktober 2025. Album ini berisi delapan lagu yaitu: Dualitas, Labirin, Noir, Peran Terakhir, Rodan Pararel, Purgatorium, Setara Mata Pisau & Loneliness (acoustic version).

Secara musikal “Setara Mata Pisau” menyempurnakan apa yang sudah dikerjakan Innocent Voice di “Circle of Repeat”. Ke-delapan lagunya menawarkan modern metalcore dengan clean production yang mampu mengakomodir riff gitar agresif, heavy breakdown dan serta kombinasi vokal growl dan clean singing di beberapa part yang efektif untuk menciptakan campuran elemen yang menarik. Mengenai perubahan ini, Innocent Voice memastikan bahwa “kami ingin tetap di jalur kami meskipun ada sedikit perubahan namun adaptif dan idealis memiliki porsinya masing-masing, jadi semoga bisa relevan dengan teman-teman semua di luar sana.”

Keseluruhan tema lirik di album “Setara Mata Pisau” banyak berkutat tentang proses berubah, tragedi, kisah nyata, hingga rasa sakit yang dialami personel maupun peristiwa di sekitar mereka. Album yang direkam di Aurigas Music Labs ini sekaligus menandai eksplorasi mereka dalam penggunaan bahasa Indonesia yang lebih dominan pada divisi liriknya. Dari delapan lagu yang terangkum pada “Setara Mata Pisau”, hanya satu lagu yang menggunakan lirik berbahasa Inggris, Loneliness (acoustic version). 

Loneliness ini sendiri merupakan lagu gacoan dari EP “War Anthem” yang kemudian dibikin versi akustik dengan featuring Indra Pamungkas serta Jeffry Arsand. Rasanya seperti mendengarkan tarikan suara Layne Staley, cocok ditaruh di track pamungkas. “Loneliness ini lagu yang punya arti yang dalam sekali bagi kami, kami mengaransemen ulang menjadi akustik karena lagu ini merupakan salah satu bagian sejarah Innocent Voice” jelas mereka tentang aransemen akustik ini. 

Selain memoles Loneliness dalam versi akustik, Innocent Voice juga merekam ulang single Rodan Pararel dalam bentuk paling mutakhir untuk dimasukkan ke “Setara Mata Pisau”. Eksplorasi Innocent Voice tidak hanya berhenti disitu, mereka juga tidak gamang untuk menunjukkan sisi spiritual mereka diantara dentuman distorsi yang ditawarkan. Diantaranya melalui nomor Purgatorium yang menggambarkan kolaborasi tiga generasi antara Bunda Arie Koesmiran dari generasi 70an, Adjie (Down For Life) mewakili era 90an serta Innocent Voice yang terlahir di 2000an. 

“Menurut kami Bunda Arie punya suara khas sementara mas Adjie DFL bisa mewakili kekuatan emosional untuk mengeksplorasi apa yang dibutuhkan pada Purgatorium, sehingga lagu ini menjadi penuh makna” ungkap mereka mengenai pemilihan dua musisi kolaborator ini. Purgatorium sendiri menggambarkan refleksi sisi kesalahan manusia yang berharap akan pengampunan, layaknya lirik “ku coba basuh dengan setetes rasa bersalah, harapku tiba masa ritual penyucian dilakukan”. Purgatorium diproyeksikan sebagai proses kehidupan akan sebuah kesalahan, pengampunan dan kesempatan kedua. 

Pada artwork yang dikerjakan sang vokalis sendiri menggambarkan tentang figur-figur simbolis dari rasa sakit dan tragedi yang terjadi. Refleksi bayangan sosok merah yang terpantul dari bayangan pisau merupakan penggambaran bahwa “bisa jadi rasa sakit, tragedi dan amarah ada di dalam diri. Artwork kali ini mencerminkan jati diri Innocent Voice yang baru” jelasnya mengenai pemilihan artwork album.

Innocent Voice juga merilis video lirik dari Purgatorium pada 5 Oktober lalu melalui kanal YouTube band. Ilustrasinya sendiri dikerjakan oleh Mohzwart yang berkolaborasi dengan Jihad Hanip dan blackpalaemon sebagai seniman typograph, serta Slassstudio, mutmutand dan Kezia Karenina sebagai motion artists. Rencana ke depan mereka ingin seperti “band - band lainnya, pingin tour, pingin karya kami didengar semua orang, yang pasti kami tidak akan berhenti berkarya”.

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

# band metal indonesia #album baru

Article Category : News

Article Date : 23/12/2025

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

37 Comments

Comment
PETRUS ARIANTO JOVITO

PETRUS ARIANTO JOVITO

03/01/2026 at 21:56 PM

Pada artwork yang dikerjakan sang vokalis sendiri menggambarkan tentang figur-figur simbolis dari rasa sakit dan tragedi yang terjadi. Refleksi bayangan sosok merah yang terpantul dari bayangan pisau merupakan penggambaran bahwa “bisa jadi rasa sakit, tragedi dan amarah ada di dalam diri. Artwork kali ini mencerminkan jati diri Innocent Voice yang baru” jelasnya mengenai pemilihan artwork album.
Andyyy y

Andyyy y

04/01/2026 at 01:41 AM

Mantap
DIAH TITI SARI YANURWATI

DIAH TITI SARI YANURWATI

05/01/2026 at 10:22 AM

Kolaborasi Tiga Generasi di Album Baru Innocent Voice
Reno Kuncoro

Reno Kuncoro

06/01/2026 at 06:09 AM

Kontennya enak dibaca
Ayu Mugi Astuti

Ayu Mugi Astuti

06/01/2026 at 07:50 AM

Penyajian informasinya rapi
Simon daud Fikri hardian

Simon daud Fikri hardian

06/01/2026 at 08:12 AM

Penyampaian idenya jelas
HERI YULI PRIANTO

HERI YULI PRIANTO

06/01/2026 at 11:06 AM

Kolaborasi Tiga Generasi di Album Baru Innocent Voice
Dinda Juliyani

Dinda Juliyani

06/01/2026 at 14:32 PM

Nice
Taufik Taufik

Taufik Taufik

06/01/2026 at 18:01 PM

Artikel yang berbobot!
Widya Kumala Sari

Widya Kumala Sari

06/01/2026 at 20:18 PM

Seru banget bacanya!
Deddy

Deddy

06/01/2026 at 20:25 PM

Tulisannya rapi dan terstruktur
Ida Wahyuni

Ida Wahyuni

06/01/2026 at 20:37 PM

Bagus sekali informasinya!
Yadi Mulyadi

Yadi Mulyadi

07/01/2026 at 00:21 AM

Kontennya cukup mendalam
Ali Nurdin Sholeh

Ali Nurdin Sholeh

07/01/2026 at 00:39 AM

Tulisan ini terasa fokus
Agus Syamsudin

Agus Syamsudin

07/01/2026 at 01:06 AM

Kontennya sesuai dengan kebutuhan pembaca
Reno Kuncoro

Reno Kuncoro

07/01/2026 at 06:01 AM

Wah baru tau info ini, thanks!
Nurul Fadhilah

Nurul Fadhilah

07/01/2026 at 19:45 PM

keren
Topan Raharja

Topan Raharja

07/01/2026 at 22:08 PM

Mantap
Asep Sukandar

Asep Sukandar

08/01/2026 at 08:57 AM

Bahasannya mudah diikuti
Agus Samanto

Agus Samanto

08/01/2026 at 20:47 PM

nice
Agus Samanto

Agus Samanto

08/01/2026 at 20:48 PM

nice
Agus Syamsudin

Agus Syamsudin

09/01/2026 at 13:22 PM

Artikel ini informatif dan relevan
Yadi Mulyadi

Yadi Mulyadi

09/01/2026 at 14:34 PM

Artikel yang bermanfaat untuk dibaca
Asep Sukandar

Asep Sukandar

09/01/2026 at 15:25 PM

Kontennya disajikan dengan baik
Heni Nuraeni

Heni Nuraeni

09/01/2026 at 18:42 PM

Artikel yang mudah dicerna
Rudi Wicaksono

Rudi Wicaksono

14/01/2026 at 06:40 AM

Artikel ini menambah pengetahuan
Sini

Sini

14/01/2026 at 10:07 AM

Isi artikelnya cukup lengkap
Syam .

Syam .

14/01/2026 at 14:13 PM

Bahasan artikelnya jelas dan konsisten
Nafhan Ramdani

Nafhan Ramdani

14/01/2026 at 17:08 PM

good
Inda

Inda

15/01/2026 at 06:55 AM

Kontennya cukup mendalam
Musda -

Musda -

19/01/2026 at 14:26 PM

Kontennya relevan dengan kebutuhan
dimas s

dimas s

19/01/2026 at 14:56 PM

Tulisan ini memberi pemahaman tambahan
Nais k

Nais k

19/01/2026 at 15:39 PM

Artikel ini cukup solutif
MArsin

MArsin

19/01/2026 at 20:38 PM

Artikel ini memberikan pemahaman yang baik
Fais Arifin

Fais Arifin

20/01/2026 at 18:15 PM

Tulisan ini memberikan insight baru
Heni Nuraeni

Heni Nuraeni

20/01/2026 at 23:13 PM

Artikel ini menambah pengetahuan pembaca
Hafizh Muflih

Hafizh Muflih

27/01/2026 at 00:53 AM

Kerenn
Other Related Article
image article
News

Mengenal Serigala Militia, Simbol Loyalitas Fans Seringai

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Siap-siap Selebrasi Padi Reborn di Panggung Konser Dua Delapan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Rotor Band: Sejarah, Album, dan Perjalanan Karier

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Apa Itu Stage Diving? Pengertian dan Sejarahnya

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive