Charli XCX muncul dengan video musik terbarunya untuk single New Shapes. Dalam single ini, Charli XCX berkolaborasi dengan Christine And The Queens dan Caroline Polachek. Single tersebut diambil dari album kelimanya CRASH, yang rencananya akan dirilis pada 18 Maret 2022 mendatang. Album CRASH ini akan menjadi tindak lanjut dari abum How I'm Feeling Now tahun lalu adalah album terakhir bintang pop itu sebagai bagian dari kontrak rekamannya dengan Atlantic Records.
Video musik memperlihatkan bintang pop itu muncul di acara obrolan palsu dengan Caroline Polachek sebelum pasangan itu bekerja sama dengan Christine And The Queens di atas panggung untuk lagu tersebut.
Kontributor rekaman single ini digarap oleh sejumlah orang seperti AG Cook, George Daniel, Deaton Chris Anthony, Lotus IV, Caroline Polachek, Christine And The Queens, Oscar Holter, Digital Farm Animals, Rina Sawayama, Ian Kirkpatrik, Jason Evigan, Justin Raisen, Ariel Rechtshaid, Ilya, Oneohtrix Point Never, Jon Shave dan Mike Wise.
Sebelumnya Charli XCX bekerja sama dengan Christine And The Queens untuk lagu Gone tahun 2019 lalu. Lagu itu muncul di album ketiganya berjudul Charli. Sementara itu, Caroline Polachek tampil di dua lagu Charli XCX lainnya di mixtape Pop 2 berjudul Tears dan Delicious.
New Shapes menjadi single setelah beberapa bulan lalu penyanyi dan penulis lagu asal Inggris itu mengungkapkan bahwa ia tengah menyiapkan album baru. Ia pun telah membocorkan detail lebih lanjut tentang album barunya yang akan segera dirilis. Salah satu detail yang dibocorkan Charli XCX untuk album barunya adalah terinspirasi dari vibes tahun 1980-an.
Menuju Album Baru Charli XCX
Meski telah membocorkan detailnya, penyanyi lagu Good Ones itu mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa albumnya belum diberi judul. Menurutnya, album barunya berkisah tentang seks dan seksualitas. Semua tentang membuat orang untuk menarik dan menangis pada saat bersamaan.
Selama pandemi, Charli XCX merilis album nominasi Mercury How I'm Feeling Now, yang direkam dalam beberapa bulan pertama lockdown di Inggris. NME sebelumnya menulis review albumnya, How I’m Feeling Now, yang disebut sebagai sesuatu yang muncul dari kapsul waktu musik dan membangkitkan kebingungan yang dirasakan banyak orang saat ini. Album itu juga disebut penuh dengan kecemasan dan stres yang menusuk dan menjadi hal biasa selama pandemi. Albumnya juga disebut koleksi eksperimental yang menjadi pengingat bahwa dalam kita tak pernah benar-benar sendirian menghadapi semua sakit hati dan kehancuran saat ini.
Pemilik nama asli Charlotte Emma Aitchison yang lahir pada 2 Agustus 1992 di Cambridge, Inggris ini juga sempat bercerita bahwa selama pandemi virus corona ia memulai untuk terapi. Ia mengaku kegiatan terapi itu sangat membantunya. Ia memanfaatkan waktu senggangnya untuk bicara dengan terapis profesional. Ia pun sudah memutuskan untuk mengambil pelajaran yang didapat dari kegiatan terapi dan menuangkan pelajaran itu ke hidupnya.
Kini, Charli XCX telah kembali dengan membawa musik yang segar, meski seolah-olah harus menangis sambil menari di saat yang bersamaan. Charli XCX pun telah mengumumkan agenda Tur Amerika dan Eropa untuk tahun 2022 mendatang. Sejumlah kota di Amerika Serikat telah terjadwal mulai bulan Maret 2022 mendatang.
Sementara di Eropa, Charli XCX akan menggelar tur di sejumlah kota di beberapa negara seperti Inggris, Jerman, Belanda, Belgia, Irlandia, dan Skotlandia.
Karier musik Charlie XCX dimulai sejak pertama kali menandatangani kontrak bersama Asylum Records tahun 2010. Saat itu, Charli XCX mengatakan bahwa ia benci musik pop dan ingin membuat musik rap. Ia mengatakan tidak tahu siapa dirinya dan tidak mengetahui apa yang ia suka. Ia hanya masih mencari tahu meskipun telah menandatangani kontrak tersebut.
Ia kemudian merilis dua mixtape yang diberi judul Heartbreaks and Earthquake tahun 2012 dan Super Ultra tahun 2013. Dua mixtape itu menjadi tanda bagi berakhirnya masa pencarian jati dirinya di industri musik. Ia pun segera merilis album debutnya, True Romance.
Charli XCX kemudian meluncurkan single I Love It bersama Icona Pop dan Fancy bersama Iggy Azalea. Lalu single Boom Clap yang menjadi lagu pengiring film The Fault in Our Stars. Masing-masing single pun diterima dan berhasil meraih sukses hingga ia merilis album kedua, Sucker yang didukung oleh single Break the Rules, Doing It, dan Famous.
Charli XCX kembali merilis album mini Vroom Vroom dan lagu After the Afterparty pada 2016. Berlanjut pada rilisan dua mixtape lagi yaitu Number One Angel dan Pop 2 tahun 2017, termasuk lagu Boys yang ikut meraih sukses setelahnya.
Tak hanya berkarier sebagai musisi, Charlie XCX ternyata juga telah mengasah bakatnya di dunia akting dengan membintangi sejumlah film pada tahun 2015, di antaranya adalah The F-Word, Lost in the North, dan The 1989 World Tour Life. Kemudian tahun 2016, Charli XCX muncul sebagai pengisi suara Willow di film Angry Birds Movie.
Album CRASH yang dirilis pada Maret 2022 mendatang menandai album kelima Charli XCX setelah empat album sebelumnya seperti True Romance (2013); Sucker (2014); Charli (2019); dan How I'm Feeling Now (2020).
Image source: NME
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 14/12/2021
9 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
SEPTIAN DWI NUGROHO
12/04/2025 at 10:52 AM
SARI ASTUTI
12/04/2025 at 21:15 PM
DENNY ADHY NUGROHO
15/04/2025 at 17:15 PM
Naz rul
17/04/2025 at 09:20 AM
Cands
31/08/2025 at 23:30 PM
GRACE JELIA PUTRI TADETE
07/09/2025 at 09:54 AM
Leli Mustika Krisliani
26/09/2025 at 09:12 AM
Tio
11/01/2026 at 15:55 PM
tiurnatalia
11/01/2026 at 16:11 PM