Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Haruskah Musisi Mengerti Audio Recording? (Bagian 3)

Masih kelanjutan dari rangkaian artikel bertemakan audio recording. Setelah kemarin kita membahas tentang perangkat apa saja yang diperlukan untuk memproduksi sebuah musik dengan cara DIY, kali ini kita akan membahas tentang salah satu dari perangkat yang ada dalam daftar di artikel sebelumnya, yaitu Audio Interface.

Anggap kita sudah mempunyai PC/laptop spesifikasi yang memenuhi untuk music production, dan perangkat yang kita butuhkan selanjutnya adalah audio interface, atau sering juga disebut sebagai sound card oleh beberapa orang. Untuk memproduksi sebuah musik, alat ini sangat krusial. karena tanpa audio interface, kita tidak bisa merekam secara optimal. Meski sebenarnya kita bisa melakukan recording dengan sound card bawaan dari PC/laptop kita, tapi jika kita ingin mengejar sound menuju ‘studio quality’, sebuah audio interface adalah sebuah keharusan.

Setelah kita paham tentang fungsi dan keuntungan dari menggunakan sebuah audio interface, pasti pertanyaan selanjutnya adalah audio interface seperti apa yang harus kita pilih. Karena setiap brand dari sebuah audio interface mempunyai banyak fitur, mungkin agak sedikit sulit untuk tahu mana yang bagus mana yang tidak. Namun setidaknya berikut akan dibahas beberapa poin yang bisa kita jadikan pertimbangan dalam memilih audio interface.

1. Interface connector

Sejauh yang saya tahu, terdapat empat macam konektor yang biasanya digunakan oleh audio interface untuk menghubungkan benda tersebut ke PC/laptop kita.

  • USB - merupakan konektor yang paling sering dijumpai di beberapa audio interface yang ekonomis. Konektor jenis ini memberikan transfer rate yang lebih lambat dari konektor lainnya.
  • Firewire - biasanya terdapat pada audio interface dengan harga yang lebih mahal dari yang menggunakan USB. Konektor ini bekerja lebih cepat dibandingkan dengan USB.
  • Thunderbolt - meskipun tidak semua menggunakan konektor jenis ini, tapi beberapa audio interface sudah menggunakan konektor jenis ini dan thunderbolt bekerja lebih cepat dari firewire dan USB.
  • PCIe - konektor jenis ini telah lama menjadi standar industri karena memberikan transfer data yang sangat cepat.

Meskipun USB merupakan konektor yang dibilang lambat, tapi tetap saja hal tersebut sudah cukup bagi kita untuk memproduksi sebuah karya musik.

Dan apapun konektor yang kita pilih, pastikan PC/laptop kita juga menyediakan slot untuk konektor tersebut.

2. Jumlah input/output

Jumlah input/output (I/O) dari sebuah audio interface bervariasi mulai dari yang berjumlah 1-2 (I/O) sampai yang berjumlah lebih dari 20 buah I/O.

Jumlah I/O yang paling baik adalah yang sesuai kebutuhan kita, jika kita merekam sendiri semua instrumen (kecuali drum), 2-4 buah I/O akan lebih dari cukup. Namun jika kita ingin melakukan live recording untuk sebuah band beranggotakan 5 orang, setidaknya kita memerlukan I/O sebanyak 8 buah atau lebih.

3. Tipe Input channel

Yang sering terlewat untuk orang yang pertama kali membeli audio interface adalah jenis input yang terdapat pada benda tersebut. Untuk sebuah audio interface dengan fitur lengkap, biasanya menyediakan beberapa jenis input yang dapat digunakan. Umumnya jenis input tersebut adalah:

  • Microphone input ( menggunakan kabel XLR)
  • Instrumen / Line input (menggunakan kabel TS/TRS)
  • MIDI (menggunakan kabel midi)
  • Optical Input

4. Bentuk

Umumnya Audio Interface dibagi menjadi dua pilihan bentuk:

  • Desktop – di mana si audio interface mengambil bentuk yang lebih kecil dan lebih portable.
  • Rackmounted - audio interface dengan bentuk ini mempunyai bentuk yang lebih besar dan kurang mobile.

Jika kalian bertanya apa audio interface yang paling baik, akan muncul beberapa faktor seperti diatas sebagai bahan pertimbangan. Dan faktor paling nyata adalah budget yang kita punya, karena umumnya selalu berbanding lurus dengan fitur yang akan kita dapatkan. Meskipun demikian, saat ini sudah banyak audio interface dengan fitur yang cukup powerful  dengan harga yang kompetitif, beberapa diantaranya:

  • Focusrite Scarlet 2i2
  • Universal Audio Apollo Twin
  • Presonus AudioBox
  • Apogee Duet
  • Mackie Onyx Blackjack
  • M-Audio M-Track Plus

Daftar audio interface diatas tidak dibuat secara berurutan, jadi sebelum memilih audio interface mana yang akan kalian pilih, pastikan kalian memilih yang paling kalian butuhkan. Semoga artikel ini membantu kalian.

So, jangan lupa untuk selalu mencari informasi dan pastikan yang kalian butuhkan. ;)

Foto: blog.dubspot.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Tips & Gears

Article Date : 09/03/2017

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Tips & Gears

Cara Sederhana Merawat Gitar Akustik dan Listrik Biar Awet

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips & Gears

Zoom VE-22 Vocal Performer: Revolusi Performa Vokal Digital dalam Genggaman

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips & Gears

Behringer P16-HQ: Monitor Pribadi Digital yang Siap Tempur di Panggung dan Studio

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Tips & Gears

Canvas Line Isolator: Solusi Profesional untuk Masalah Ground Loop di Sistem Audio

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive