Setelah merayakan atas perilisan album terbarunya yang berjudul Love Sux, Avril Lavigne kembali melanjutkan era baru bermusiknya dengan memperkenalkan single baru. Lagu teranyar yang dirilis oleh Avril Lavigne pada akhir Februari lalu ini kembali menghadirkan kolaborator dengan status veteran di ranah pop punk. Lagu tersebut rilis dengan judul All I Wanted yang turut mengundang sosok Mark Hoppus dari Blink-182.
All I Wanted merupakan single ketiga yang dilepas oleh Avril Lavigne setelah sebelumnya didahului oleh lagu seperti Love It When You Hate Me dan juga Bite Me beberapa waktu lalu. Dalam single terbaru dari Avril Lavigne ini, Mark Hoppus datang untuk menyumbangkan kemampuannya dalam bernyanyi dan juga bermain bass.
Kehadiran Mark Hoppus ini memang bukan jadi hal yang begitu mengejutkan untuk ikut serta terlibat dalam album baru dari Avril Lavigne. Pasalnya, album Love Sux dari Avril Lavigne ini dirilis di bawah naungan label rekaman milik Travis Barker, yaitu DTA Records. Avril Lavigne pun cukup antusias mengutarakan kebahagiaannya untuk bisa berkarya bersama Mark Hoppus.
Dalam sebuah wawancara, Avril Lavigne bercerita bagaimana dirinya tidak bisa berhenti merasa senang ketika mengetahui Mark Hoppus berminat membantunya dalam penyempurnaan album Love Sux. diakui oleh Avril Lavigne bahwa dirinya merupakan penggemar berat dari Blink-182. Sehingga, bekerja sama dengan Mark Hoppus dan Blink-182 yang sudah jadi idola sejak tahun 1997 tersebut layaknya sebuah mimpi yang jadi kenyataan bagi Avril Lavigne. Menurut Avril Lavigne, album klasik dari Blink-182 seperti Dude Ranch dan juga Enema Of The State jadi katalis yang membantu sang musisi menemukan gaya bermusiknya yang ikonis.
Kerja sama yang dilakukan oleh Avril Lavigne dan Mark Hoppus tersebut terjadi secara online. Keduanya banyak berdiskusi terkait materi lagu melalui panggilan video. Avril Lavigne juga mengungkapkan betapa terhormatnya untuk bisa mengundang Mark Hoppus ke dalam proyek baru musik yang berbeda dari sebelumnya.
Nyatanya, kolaborasi yang dilakukan Avril Lavigne dan Mark Hoppus tidak berhenti di pembuatan lagu saja. Avril Lavigne juga kembali mengundang Mark Hoppus untuk iktu serta dalam sebuah film. Film berjudul Sk8er Boi ini merupakan adaptasi dan juga inspirasi yang lahir dari single klasik nan bombastis dari Avril Lavigne.
Memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Mark Hoppus, Avril Lavigne tidak membuang sia-sia waktunya untuk menanyakan kesediaan sang idola agar bisa terlibat dalam film tersebut. Diakui oleh Avril Lavigne, dirinya mengajak Mark Hoppus untuk ikut tampil sebagai cameo untuk film Sk8er Boi. Selain Mark Hoppus, Avril Lavigne juga mengundang beberapa kawan musisi lainnya untuk ikut serta menghidupkan kembali gegap gempita dari Sk8er Boi.
Perjalanan era musik baru dari Avril Lavigne ini dimulai pada awal Januari lalu melalui hadirnya single Love It When You Hate Me. Dalam hal ini, Avril Lavigne mengundang Blackbear sebagai kolaborator yang memberi warna berbeda untuk lagu tersebut. Diketahui Blackbear merupakan seorang rapper yang menggabungkan elemen musik emo dan hip hop. Dengan latar belakang musik yang unik, hal tersebut memberikan ruang baru untuk dieksplorasi lebih dalam untuk lagu Love It When You Hate Me.
Kembalinya Avril Lavigne kali ini dijadikan sebuah momentum oleh sang musisi untuk bisa kembali menuangkan semangat pop punk dalam bermusik. Sebagaimana yang telah diketahui, Avril Lavigne muncul sebagai salah satu musisi pop punk perempuan yang cukup meledak pada masanya. Namun lambat laun, sang musisi mulai melakukan eksplorasi musik ke arah pop dan Love Sux dijanjikan oleh Avril Lavigne untuk tidak hanya jadi karya nostalgia, melainkan juga jadi pembuktian bahwa pop punk tetap jadi bagian dari dalam dirinya.
Avril Lavigne mengakui bahwa ide kreatif untuk kembali bermusik di jalur pop punk didasari oleh inspirasi yang didapat dari Green Day. Dalam beberapa tahun ke belakang, Avril Lavigne mulai kembali menggali sisi pop punk pada dirinya dan mendengarkan karya dari musisi yang menginspirasinya sejak muda. Karya Green Day, Blink-182. Dan NOFX jadi faktor utama hadirnya album Love Sux.
Avril Lavigne juga mengakui kagum akan konsistensi bermusik yang tetap dijaga oleh ketiga band idolanya tersebut. Sang musisi menyatakan bahwa karya-karya dari Green Day, Blink-182, dan NOFX masih mampu memberinya inspirasi meskipun sudah berada dalam kondisi yang jauh berbeda dari waktu dirinya masih belia. Menurutnya karya dari ketiga band idola Avril Lavigne tersebut masih punya kesan menyenangkan untuk didengar. Kesan tersebut juga yang jadi salah satu inspirasi yang ingin coba Avril Lavigne sampaikan lewat album terbarunya ini.
Hadirnya Love Sux juga jadi pertanda keseriusan bermusik yang coba kembali dijalani oleh Avril Lavigne. Setelah tahun lalu aktif dalam beberapa karya kolaborasi, Avril Lavigne mendapatkan ruang dan teman baru yang membantunya merealisasikan era baru dalam bermusiknya. Selain kedua anggota Blink-182, hadir juga Machine Gun Kelly yang ikut serta dalam produksi album Love Sux ini.
Image courtesy of Frederic Legrand - COMEO / Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 21/03/2022
13 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Agus Sungkawa
14/12/2024 at 10:05 AM
Siti
28/01/2025 at 09:25 AM
Rusdin
03/02/2025 at 15:50 PM
Agus Samanto
23/02/2025 at 01:32 AM
RAJIN SILALAHI
04/03/2025 at 05:27 AM
ERLAN SAPUTRA PRIADY
29/04/2025 at 18:56 PM
Panji Nugraha
05/05/2025 at 20:48 PM
ANDI WITONO
26/06/2025 at 22:33 PM
GRACE JELIA PUTRI TADETE
21/07/2025 at 12:18 PM
YC SOENARDI
06/09/2025 at 13:17 PM
A. Kun n
28/10/2025 at 13:09 PM
Muhamad Saifudin
09/11/2025 at 16:31 PM
PETRUS ARIANTO JOVITO
15/01/2026 at 10:21 AM