Masa keemasan musik progresif sudah lewat berpuluh-puluh tahun yang lalu. Masuknya genre yang sedang jaya-jayanya pada tahun 1970-an dalam daftar official chart dari Official Charts Company (OCC) ini merupakan suatu keterlambatan yang cukup parah. “It’s only 45 years too late, but better than never,” ujar mantan keyboardist Yes Rick Wakeman kepada BBC. Ya, nampaknya kita harus setuju dengan Wakeman.
Terhitung sejak awal September, OCC akan merilis Official Progressive Albums Chart Top 30 setiap minggu. Chart ini akan meliputi band progresif klasik macam Pink Floyd yang berada pada posisi delapan di awal rilis chart. Sementara itu, posisi pertama justru diduduki oleh band asal Australia Tame Impala.
Pengumuman Progressive chart ini juga kebetulan bersamaan dengan acara tahunan Progressive Music Awards, di Shakespeare’s Globe Theatre, London, Kamis (3/9) malam.
Editor Prog Magazine Jerry Ewing menanggapi kemunculan chart ini dengan positif. Menurutnya, musik progresif tidak terhenti begitu saja pada tahun 1970-an. Para musisi yang merangkul genre ini mungkin saja tidak menyadari hal ini. “Musisi progresif selalu menembus batas dari musik konvensional dan dengan hal ini, banyak yang menembus best-seller juga menjadi musisi berpengaruh sepanjang masa,” ujar Ewing.
Ia pun menyebutkan Muse, Radiohead, Mogwai dan Tame Impala sebagai musisi progresif yang menakjubkan. Mereka memberikan tantangan pada diri mereka sendiri dan menginspirasi generasi muda. Dengan musisi-musisi progresif yang ada saat ini, ia optimis musik progresif bakal lebih dikenal masyarakat luas dengan adanya chart ini“Official Progressive Album Chart bakal menjadi sebuah platform yang bakal disadari banyak orang,” ujar Ewing.
Foto: officialchart.com, bigissue.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 12/09/2015
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :