Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
  • Contain at least one Uppercase
  • Contain at least two Numbers
  • Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Author :

Article Date : 30/06/2017

Article Category : TIPS & GEARS

Untuk para gitaris, istilah gain dan volume bukanlah istilah yang asing lagi. Karena hampir di setiap amplifier selalu terdapat knob ‘gain’ dan ‘volume’. Namun meskipun kita sering menggunakan knob tersebut, ternyata masih ada beberapa yang memang belum terlalu paham mengenai istilah tersebut dan perbedaan antara keduanya.

Baca Juga: BACK TO BASIC: Haruskah Musisi Mengerti Audio Recording? (Bagian 3)

Untuk beberapa teman-teman yang memang sudah terbiasa menggunakan ampli gitar pastinya sudah mengetahui bahwa knob gain berfungsi untuk menghasilkan sound yang lebih terdistorsi, dan untuk beberapa situasi juga dapat berfungsi sebagai knob volume. Meskipun pengertian tersebut tidaklah salah, ada baiknya kita memahami masing-masing fungsi dari kedua knob tersebut. Khususnya di ampli gitar.

Gain

Untuk mengerti fungsi dari knob ini pada sebuah amplifier, kita harus mengerti dahulu mengenai dua struktur dasar dari sebuah ampli gitar.

Saat sinyal dari gitar kita masuk ke sebuah ampli, akan ada dua fase (stages) yang harus dilalui sinyal tersebut sebelum akhirnya keluar melalui speaker, yaitu:

1. Preamp stage

2. Power Amp stage

Yang sering dilewatkan oleh kebanyakan orang adalah: knob GAIN hanya bekerja pada fase pertama saja (preamp stages).

Gain adalah sebuah volume control yang meng-amplify sinyal yang masuk kedalam pre-amp. Dan seperti yang dapat kita lihat pada ampli Marshall JCM 900, terdapat Label “PREAMP” diatas knob Gain-nya.

Dan juga preamp stage ini adalah fase dimana sinyal dari gitar kita diolah untuk final output. Yang juga berarti pada fase inilah semua EQ di aplikasikan: Bass, mid, treble.

Volume

Setelah preamp, sinyal dari gitar kita akan diteruskan ke Power Amp, dimana setelah fase ini sinyal akan langsung dikeluarkan dalam bentuk suara oleh speaker cabinet.

Pada fase ini, Knob VOLUME atau MASTER VOLUME memegang peranan untuk menentukan seberapa keras suara yang akan keluar.

Apabila kita menaikan level gain namun membiarkan knob volume pada posisi yang sama atau bahkan menurunkannya, akan menghasilkan sound yang terdistorsi, dan Inilah yang sering disebut oleh para gitaris sound distorsi dari ampli.

Kesimpulan

Secara simpel, semakin besar gain yang kita putar, semakin besar pula sinyal yang akan ‘overload’ di fase pertama (preamp stage), yang nantinya akan menghasilkan sound yang terdistorsi. Dan hal ini juga yang membuat knob GAIN mempunyai beberapa istilah lain seperti:

1. Drive

2. Distortion

3. Channel Volume

Berbeda dengan knob GAIN, knob VOLUME tidak terlalu memberikan pewarnaan terhadap sinyal yang masuk. Untuk beberapa ampli gitar yang juga menggunakan tabung di Power Amp-nya, pewarnaan atau colouring akan tetap terjadi meski tidak terlalu signifikan. Biasanya hanya membuat sound keseluruhan lebih warm dan lebih bold.

Semoga dengan artikel ini, teman-teman gitaris jadi mengetahui perbedaan antara Gain dan Volume, dan yang pasti membuat teman-teman memahami cara menggunakan kedua knob tersebut pada ampli gitar.

ARTICLE TERKINI

Tags:

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
TIPS & GEARS

Seberapa Keren Maxon OD-820 Vintage Series Over Drive?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Agung Hellfrog: SOLAR E1.7FBB, Gitar Terbaik Musik Metal

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Agung Hellfrog: Dark Matter, Pedal yang Harus Dicoba

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Agung Hellfrog: Positive Grid Spark, Ampli Smart Serbaguna

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Valeton GP 200: Temukan Rekan Panggung Ideal Kalian

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Agung Hellfrog: Schecter Rilis Deretan Gitar Ramah Kantong

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Agung Hellfrog: Flamma Fx100 Multi Efek di Bawah Rp3 Juta, Haruskah Dibeli?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Agung Hellfrog: Perlukah Gitar Khusus untuk Bermain Metal?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Tips Memilih Gitar Elektrik yang Cocok Bagi Pemula

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
TIPS & GEARS

Rekomendasi 4 Gitar Akustik Terbaik untuk Pemula

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /