Salah satu keuntungan yang bisa didapatkan menjadi musisi adalah hadirnya endorsement dari brand alat musik ternama. Bisa dari gitar, bass, drum, maupun untuk vokal sekalipun. Bahkan selalu ada kemungkinan, kalian sebagai musisi akan mendapatkan sebuah instrumen spesial, signature series dari brand tersebut. Seperti yang dialami juga oleh Tosin Abasi, gitaris dan pentolan di dalam unit progressive metal, Animals As Leaders. Kesuksesan Tosin Abasi dalam menahkodai Animals As Leaders akhirnya membuat Ibanez memutuskan untuk merilis Ibanez TAM 100 yang merupakan seri signature Tosin Abasi pertama di tahun 2013. 4 tahun berselang, tepatnya di tahun 2017, Tosin Abasi pun memutuskan untuk tidak lagi bekerja sama dengan Ibanez dan memutuskan untuk mendirikan brand gitarnya sendiri.
Keputusan Tosin Abasi mendirikan Abasi Concepts sebagai merk gitar pribadinya tersebut juga dipengaruhi oleh apa yang terjadi dengan kerja samanya bersama Ibanez. Seri signature yang dirilis Ibanez untuk Tosin Abasi tidak hanya diproduksi secara umum. Sebagai seorang gitaris, Tosin Abasi diikut sertakan dalam proses riset dan desain untuk menemukan keselarasan antara produknya dengan karakteristik bermusik dari Tosin Abasi. Namun, kerap kali, Tosin Abasi merasa apa yang telah didiskusikan bersama Ibanez sebelumnya tidak dapat terlaksana secara ideal. Memiliki punya bayangan yang jelas terkait karakteristik gitar apa yang diinginkan oleh Tosin Abasi, akhirnya sang gitaris mendirikan Abasi Concepts dengan ilmu yang tentunya dirinya ambil dari pengalaman bekerja sama dengan Ibanez.
Secara pendekatan kreatif untuk desain, Tosin Abasi memiliki menghadirkan karakteristik yang jauh berbeda untuk Abasi Concepts jika dibandingkan dengan lini gitar signature yang sempat dirilis oleh Ibanez sebelumnya. Sebagai seorang gitaris untuk permainan musik yang kompleks, Tosin Abasi menginginkan simplisitas atau kemudahan jadi kunci utama pada desain untuk Abasi Concepts. Salah satu komponen yang sering ditemukan di dalam desain gitar Abasi Concepts adalah kehadiran locking tuners. Elemen tersebut dapat meningkatkan kestabilan tensi senar agar terus berada di dalam nada yang tidak fals. Mengingat permainan musik Tosin Abasi di Animals As Leaders yang cukup kompleks, wajar jika kehadiran locking tuners jadi satu komponen yang cukup penting.
Selain kemudahan, Tosin Abasi juga memastikan gitar yang dirancang oleh Abasi Concepts mampu hadir dengan tingkat ergonomis yang baik. Ergonomis yang baik akan memberikan kenyamanan bagi para pemain gitar untuk bermain atau mengeksplorasi suara yang diinginkannya. Oleh karena itu, Tosin Abasi memilih desain yang cukup asing. Bahkan dirinya sendiri menyebut desainnya untuk Abasi Concepts sebagai bentuk representasi kehidupan luar angkasa. Hal tersebut diakui oleh Tosin Abasi sebagai curahan kepribadiannya. Tosin Abasi menjelaskan bahwa sebagai desainer gitar, apa yang dirinya lakukan untuk Abasi Concepts juga bisa dinilai memiliki sentuhan seni yang kuat. Meskipun begitu, Tosin Abasi harus mengakui bahwa apa yang dirinya lakukan juga memiliki elemen bisnis yang kuat. Oleh karena itu, Tosin Abasi juga menghadirkan beberapa penyesuaian dari konsep awal berdirinya Abasi Concepts.
Tosin Abasi yang dikenal sebagai pemain gitar 8 senar awalnya menginginkan agar seluruh gitar yang dirancangnya di bawah nama Abasi Concepts memiliki 8 senar. Namun, karena tinggal di lingkungan yang dekat dengan para pengrajin dan desainer gitar, Tosin Abasi pun akhirnya perlu memikirkan tentang kebutuhan para pemain gitar di komunitas. Sejak saat itu, Tosin Abasi memutuskan untuk merancang lini gitar mulai dari 6 hingga 8 senar. Untuk material utamanya, Tosin Abasi tetap menggunakan bahan konvensional, yaitu kayu. Menurut Tosin Abasi, kayu merupakan sebuah material alam yang cukup fleksibel dan mudah untuk dibentuk, bahkan dengan desain yang unik sekalipun. Meskipun begitu, kayu juga dinilai sebagai sebuah material yang sensitif terhadap kelembapan dan udara yang dapat mengubah kualitasnya. Oleh karena itu, Tosin Abasi mencoba untuk menjaga kualitas kayu yang digunakan agar karakteristik gitar Abasi Concepts tetap terjaga.
Tinggal di kawasan California selatan dengan kultur pengrajin dan desain yang kuat juga membantu menginspirasi dan menghadirkan semangat bagi Tosin Abasi dalam mendirikan Abasi Concepts. Gitaris Animals As Leaders ini merasa bahwa kehadiran komunitas yang solid cukup memberikan energi positif bagi dirinya saat pertama kali mencoba untuk mendiri Abasi Concepts. Tosin Abasi juga mengakui bahwa dengan memiliki proyek kreatif lainnya, dirinya menemukan pandangan dan ide kreatif lainnya yang membantunya, terutama dalam soal bermusik. Dengan lingkungan yang aktif dan komunikatif, rasanya menjadi sumber inspirasi bagi Tosin Abasi untuk terus menjalankan musik dan bisnisnya di Abasi Concepts.
Awal mulanya, Tosin Abasi memercayakan proses produksi desain kepada Frank Balbo, yang cukup dikenal sebagai pengrajin gitar oleh komunitas sekitar. Namun, perbedaan pandangan dalam menjalankan bisnis akhirnya membuat Tosin Abasi menjalankan bisnis sendiri. Agar dirinya tidak terlalu pusing menjalankan bisnis, Tosin Abasi menjalankan Abasi Concepts sebagai sebuah brand dengan pusat manufaktur di Dyna Gakki, Jepang. Perlu diketahui bahwa Abasi Concepts tidak membuka jasa merancang gitar secara custom. Namun, perusahaan milik Tosin Abasi tersebut selalu mempersiapkan banyak varian gitar yang bisa disesuaikan oleh para pemain gitar di seluruh dunia. Tosin Abasi tidak ingin mencoba untuk memaksakan selera desain dan karakteristik musiknya. Dirinya hanya sekadar memeberikan sebuah alternatif yang mungkin bisa kalian coba di kemudian hari, Superfriends.
Image courtesy of Maj.l / Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 26/04/2021
40 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Zahra Zahra
20/01/2025 at 05:27 AM
nurhayat nurhayat
20/01/2025 at 05:27 AM
promotorrai promotorrai
20/01/2025 at 05:27 AM
susiaatuti516 susiaatuti516
20/01/2025 at 05:27 AM
landadaratu Wulandari
20/01/2025 at 05:36 AM
ayurahani ayurahani
20/01/2025 at 05:36 AM
rajadongen rajadongen
20/01/2025 at 05:36 AM
agustrisandi2134 agustrisandi2134
20/01/2025 at 05:36 AM
dedek.marketing dedek.marketing
20/01/2025 at 05:43 AM
Suratmi Suratmi
20/01/2025 at 05:43 AM
datukmarin datukmarin
20/01/2025 at 05:43 AM
dewanagung dewanagung
20/01/2025 at 05:43 AM
pipin187 pipin187
20/01/2025 at 05:49 AM
rismad rismad
20/01/2025 at 05:49 AM
Imam Muslim
20/01/2025 at 05:49 AM
dikagarinil dikagarinil
20/01/2025 at 05:49 AM
lalaulalau lalaulalau
20/01/2025 at 05:55 AM
fariznaufalalej fariznaufalalej
20/01/2025 at 05:55 AM
deliagempita deliagempita
20/01/2025 at 05:55 AM
myiphone507 myiphone507
20/01/2025 at 05:56 AM
Syahdan
12/01/2026 at 19:00 PM
Lala
12/01/2026 at 19:00 PM
Aan Saputra
12/01/2026 at 19:00 PM
Mulyanto Mulyanto
12/01/2026 at 19:00 PM
Kezia
12/01/2026 at 19:07 PM
Ayu
12/01/2026 at 19:07 PM
Ratni Ratni
12/01/2026 at 19:07 PM
Nelly Wardani
12/01/2026 at 19:10 PM
Slamet
12/01/2026 at 19:17 PM
Imam Wahyudi
12/01/2026 at 19:19 PM
Salwa
12/01/2026 at 19:19 PM
Erza Apriliyanti
12/01/2026 at 19:19 PM
Rio
12/01/2026 at 19:26 PM
Sella
12/01/2026 at 19:26 PM
Upit Sarimana
12/01/2026 at 19:27 PM
Neni Sriani
12/01/2026 at 19:30 PM
Aidil
12/01/2026 at 19:37 PM
Adi
12/01/2026 at 19:37 PM
Dwi Septiani
12/01/2026 at 19:37 PM
Riona Alpeni
12/01/2026 at 19:39 PM