Jagwar Ma – Every Now & Then
(8.5/10)
Buat kamu yang ingin tahu gimana rasanya atmosfir ledakan scene Acid House dan Rave akhir dekade 80an di daratan Inggris, mungkin bisa merasakan vibe nya kalo denger album terbaru Jagwar Ma - Every Now & Then yang rilis 18 Oktober lalu.
Kental dengan elemen kombinasi elektronik dan instrument Rock ala band Manchester kayak Stone Roses, Happy Mondays atau Primal Scream, trio asal Australia ini melebarkan ekspansi warna musiknya di album kedua mereka. Elemen psychedelic, trip-hop dan techno menyusup dengan mulus ke setiap repertoire lagu. Album dibuka dengan kolase suara trippy selama 1,5 menit berjudul Falling yang mengantarkan pendengar ke lagu “Say What You Feel”, mengajak kita melepas semua ekspektasi dan prejudis, lalu lebih jujur mengikuti alur lagu. “Can we be Real? Just say what you feel,” ajak vokalis Gabriel Winterfield.
Di single pertama “OB1”, terdengar karakter sound trip-hop Bristol 90an. Dibantu oleh drummer Warpaint Stella Mozgawa, di pertengahan lagu, sound nya perlahan bermutasi menjadi elektro ala Kasabian. Lalu ada nomer upbeat seperti “Ordinary” yang dijamin bakalan jadi anthem festival musim panas. Atau di track “Don’t Make It Right” di mana ada jejak elemen ambient/acid house dari Andrew Weatherall (album ini direkam di Le Bunker studio Prancis, milik sang produser legendaris). Album ditutup dengan satu nomer epic “Colors of Paradise” yang dibalut dengan beat deep house membawa mimpi kita ke lantai dansa.
Mungkin yang dilakukan Jagwar Ma adalah recycle genre yang sudah pernah dilalui banyak musisi. Tapi dengan vibe eksperimen dan spontanitas yang ditawarkan di album ini, dijamin akan mendapatkan hal baru setiap kali didengarkan. Dan ini adalah tanda dari sebuah album klasik.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 25/11/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :