Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

En Minor, Band Post-Punk ‘Senjata’ Baru Phil Anselmo

Selama aktif sebagai musisi, pohon silsilah proyek musik Philip Anselmo menjangkau beberapa band berbeda yang masih tersambung benang merah bunyi. Ia juga dikenal kerap menghasilkan proyek baru hingga kini. Baru-baru ini Anselmo mengungkap pada vlog The Jimmy Cabbs 5150 bahwa ia tengah menyiapkan proyek musik non-metal.

“Saya akan merilis sebuah album yang telah selesai sejak dua tahun yang lalu, seperti band-band saya yang lainnya.”

“Band itu bernama En Minor. Saya rasa ini adalah cara saya menyapa band-band gelap 80-an, Sisters of Mercy, album Seventeen Seconds The Cure dan album awal Faith. Pengaruh lainnya adalah The Cure, U2 periode awal, Nick Cave and the Bad Seeds atau The Birthday Party. David Bowie… Saya mengambil semua pengaruh ini dan entah bagaimana caranya, menghasilkan musik baru,” jelas Anselmo.

[bacajuga]

Kebanyakan band-band tersebut berasal dari era post-punk dan goth rock 80-an. Mereka memainkan komposisi punk dengan atmosfer kegelapan dan pekatnya emosi negatif. En Minor akan menjadi proyek pertama Anselmo yang keluar dari spektrum sound Pantera, Superjoint Ritual atau Down.

“Band ini terdengar seperti dirinya sendiri. Pada akhirnya saya biarkan orang-orang yang akan menilai band ini. Namun saya tidak mengincar segmen radio melalui band ini, saya ingin meluaskan cakrawala musik saya dan mencoba menulis lagu-lagu yang dalam.”

“Saya rasa lagu-lagu ini akan hidup sendiri. Sound-nya memang sedikit retro, saya pikir begitu, karena saya tahu dari mana pengaruh sound ini berasal. Akhir-akhir ini, saya pikir reaksi orang-orang terhadap sound seperti ini adalah kata-kata ‘sinematik’. Ada juga yang berpendapat bahwa, ‘Ini album terbaikmu selama 30 belakangan’, kira-kira seperti itu,” pungkas Anselmo.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#PHIL ANSELMO #post-punk #Side Project #En Minor

Article Category : Super Buzz

Article Date : 09/10/2017

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive