Tahukah kamu, di China ada makanan khas populer yang bernama telur seribu tahun? Telur ini juga dikenal dengan sebutan telur pitan. Saat dibuka kamu akan melihat warna cokelat, hitam putih layaknya telur busuk. Tapi ternyata, hanya penampilannya yang buruk. Saat dimakan telur pitan justru terasa lezat. Inilah yang membuat telur seribu tahun digemari masyarakat di seluruh dunia.
Kamu mungkin bertanya-tanya seperti apa rasa telur seribu tahun. Sebelum membahas makanan unik ini, ada satu hal yang perlu diluruskan. Nama telur pitan memang disebut seribu tahun. Tapi ini hanyalah julukan, karena proses pembuatan sebenarnya hanya sekitar 100 hari saja. Nah, untuk lebih mengenal telur fenomenal ini, mari kita bahas lebih lanjut di bawah ini:
Sejarah Telur Seribu Tahun
Kapan pertama kalinya telur ini ditemukan masih jadi perdebatan. Ada yang memperkirakan sekitar 500 tahun lalu, tapi ada pula yang menyimpulkan telur pitan sudah ada sejak Dinasti Ming di Hunan, sekitar 600 tahun silam. Kisah yang paling terkenal dan dipercaya ialah dari seorang pemilik rumah.
Konon, orang tersebut menemukan telur bebek di genangan air dekat rumahnya. Genangan air tersebut mengandung kalsium hidroksida dan digunakan pemilik rumah untuk membangun huniannya. Saat tahu rasanya enak, orang itu membuat telur serupa dengan menambahkan sedikit garam.
Pembuatannya terus mengalami pengembangan inovasi. Cara tradisional yang digunakan ialah dengan melapisi telur dengan campuran tanah liat, kapur, bubuk kayu, teh, tanah dan garam. Setelah didiamkan untuk fermentasi, campuran akan mengeras dan melindung telur dari kebusukan.
Dalam proses itu, kuning telur akan berubah warna jadi hijau gelap hingga abu-abu kehitaman. Teksturnya lunak dan beraroma seperti belerang dan amonia. Sedangkan putih telur jadi bening, cokelat gelap dan gurih.
Metode pembuatan tradisional masih banyak diterapkan oleh masyarakat China. Namun, kini juga sudah berkembang cara modern yang lebih mudah dan efektif. Misalnya dengan merendam telur dalam garam, natrium karbonat dan kalsium hidroksida selama 10 hari. Lalu bungkus ke dalam plastik dan diamkan selama beberapa minggung. Cara modern ini dinilai akan menghasilkan telur pitan yang sama dengan metode kuno.
Penyajian Telur Seribu Tahun
Yang membedakan telur ini dari telur biasa hanyalah proses fermentasinya. Untuk penyajian telur ini bisa diolah sesua selera. Kamu bisa merebusnya dan memakannya langsung. Atau dibumbui dulu agar rasanya lebih nikmat. Konsumsi telur pitan bisa menetralisir asam lambung karena memiliki sifat basa.
Di negeri asalnya, telur pitan biasa disajikan dengan bubur dan salad dingin. Untuk daerah Canton terkadang menyantap telur dengan acar jahe. Di Shanghai masyarakat lebih senang memakan telur dengan tahu dingin. Di Taiwan telur dipotong dulu lalu dicampur ke tahun dingin, shoyu, katsuobushi, dan minyak wijen.
[bacajuga url=13004]
Begini Cara Bikin Telur Seribu Tahun
Nah, buat kamu yang penasaran dengan telur unik ini bisa lho membuat sendiri di rumah. Nggak perlu jah-jauh ke China jika memang tak ada waktu dan budget. Caranya:
- Aduk rata 2500 gr bata merah atau tanah liat yang halus dan kering, dengan 400 gr garam kasar. Campurkan juga125 gr daun teh kering, 100 gr arang dan 400 gr kapur sirih. Tuangkan sedikit air hingga jadi adonan dan diamkan semalaman.
- Cuci bersih 20 butir telur (bisa ayam atau bebek).
- Bungkus tiap telur dengan adonan setebal 1 cm. Gulirkan ke 400 gr sekam padi hingga adonan tertutup semua.
- Tata telur di tempayan dan tutup rapat. Letakkan di tempat sejuk (25 derajat celcius) selama 50-100 hari. Setelah itu telur seribu tahun buatanmu siap diolah sesuai selera.

ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 10/01/2016
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
alan firmansyah
03/12/2025 at 15:51 PM