Saat berpetualang tidak jarang para petualang harus bermalam di alam bebas yang sudah pasti memiliki tingkat keamanan yang rendah. Semua tahu bahwa tingkat keamanan yang rendah sangat berisiko pada keamanan dan karena itulah seorang petualang sejati harus mampu menemukan tempat yang cukup aman untuk bermalam.

Di alam bebas, kamu harus bisa menemukan tempat yang tidak basah dan tidak terletak lebih rendah dari permukaan yang ada di sekitarnya. Hindari bermalam di lembah dan area yang bisa dialiri oleh air karena berisiko terkena banjir. Selain itu, pilih lokasi yang jauh dari sarang serangga dan juga pepohonan yang sudah lapuk agar kamu tidak tertimpa kayu saat bermalam.
Mampu Mendirikan BivakSaat petualang tidak membawa tenda padahal mereka harus bermalam, mendirikan tempat berlindung sementara adalah hal yang harus mereka lakukan. Selain terlindung dari cuaca buruk, seperti hujan, bivak ini akan melindungi mereka dari serangan hewan liar.
Tempat berlindung ini sebaiknya dibuat sesuai dengan jumlah petualang, perlengkapan yang dibawa, dan kira-kira berapa lama mereka akan berada di tempat berlindung tersebut. Selain membuat dari ranting pepohonan, bisa juga kamu menggunakan bivak yang sudah disediakan alam, seperti lubang pohon, gua, atau celah di sebuah batu besar.

Petualang sejati harus mampu memikirkan hal ini dengan cepat karena semakin cepat bivak ditemukan atau berdiri, semakin cepat kamu terlindungi dari alam bebas yang seringkali tidak bisa diprediksi.
Mampu Membuat PerapianSaat malam menjelang dan kamu masih berada di alam bebas, sangat disarankan untuk mulai menyalakan api. Selain berguna untuk penerangan dan menjaga tubuh tetap hangat, api ini juga berguna untuk memasak bahan makanan dan juga minuman.

Menggunakan korek api adalah cara yang paling mudah, tapi jika lupa membawa, kamu bisa menggunakan baterai jenis apa saja. Kamu tinggal membuat arus pendek dengan menghubungkan kutub positif dan negatif dengan kertas timah (dari bungkus permen karet/rokok) lalu percikkan api ke benda kering seperti kayu, akar, atau rumput kering. Jaga api yang masih kecil tersebut untuk tetap menyala kemudian siapkan kayu bakar yang akhirnya akan berbentuk sebuah perapian atau api unggun.
Mampu Mendapatkan AirAir sangat penting untuk kamu yang sedang berpetualang di alam bebas. Tanpa air, tidak hanya petualangan kamu yang bisa gagal, keselamatan kamu juga bisa terancam. Saat mengambil air di sungai atau tempat lain di alam bebas, pastikan dulu air tersebut beracun atau tidak dengan melihat adakah bekas jejak binatang di sekitarnya.

Jika kamu tidak menemukan jejak binatang satu pun atau tidak ada satu ikan atau hewan air yang hidup di sana, jangan konsumsi air tersebut karena kemungkinan besar air tersebut beracun atau tidak layak untuk dikonsumsi. Selain sungai, air juga bisa kamu dapatkan dengan memotong akar-akar pohon besar yang ada di dalam hutan dan juga dengan mengumpulkan lumut yang lalu diperas yang akan menghasilkan air yang bisa kamu konsumsi.
Mampu Mengenali Tumbuhan Hutan yang Layak KonsumsiSaat persediaan makanan habis, agar bisa bertahan hidup mengonsumsi apa yang ada di hutan adalah jalan keluar sementara yang sebaiknya dilakukan. Tidak perlu memikirkan dulu tentang berburu satwa di hutan karena jumlahnya di alam liar sudah sangat sedikit.

Pilihan sementara yang paling baik adalah mengonsumsi tumbuh-tumbuhan yang ada di hutan, seperti tumbuhan yang berbuah. Di banyak hutan di negeri kita, pohon pisang dan nanas cukup mudah untuk ditemukan di alam liar. Selain itu, rebung, rotan, semanggi, dan paku-pakuan juga aman untuk dikonsumsi. Agar pengetahuan tentang tumbuhan yang bisa dikonsumsi lebih banyak, bacalah informasi mengenai hal tersebut sebelum berpetualang.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 07/04/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :