Mentawai memang terkenal dengan keindahan alam yang dimilikinya, namun apakah kawasan yang berada di Sumatera Barat ini hanya terdiri dari pemandangan alamnya saja? Ternyata tidak loh, karena ketika lo berkunjung ke sana, lo juga bisa melihat primata-primata endemik yang juga tak kalah menariknya. Tentu akan memberikan sebuah pengalaman yang sulit untuk lo lupakan.
Perlu diketahui pula kalau Kepulauan Mentawai sendiri terdiri dari 4 pulau besar yaitu Siberut, Sipora, Pagai Selatan dan Pagai Utara serta terdapat 94 buah pulau kecil, tak heran apabila banyak dari wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang sangat tertarik untuk datang ke kepulauan ini.
[readalso url=20112]
Nah, sebagai pulau yang paling terbesar ternyata Pulau Siberut memiliki kekayaan jenis tumbuhan serta satwanya. Kurang lebih tercatat ada 846 jenis tumbuhan. Serta kurang lebih terdapat 29 mamalia yang tercatat di Pulau Siberut dan 21 diantaranya merupakan spesies endemik. Apa saja sih yang berhasil menarik perhatian dari jenis-jenis primata endemik tersebut? Langsung saja simak beberapa pilihannya di bawah ini.
Primata Endemik Kepulauan Mentawai – Joja (Presbytes Potenziani)

3 Primata Kepulauan Mentawai yang Unik dan Perlu Untuk Lo Ketahui Nih Bro! Credit: deskgram.net
Salah satu primata khas Mentawai yang memiliki bentuk yang unik serta menarik perhatian dari siapapun yang melihatnya ialah Joja atau sering pula disebut Lutung Mentawai. Bentuk dari primata satu ini memang indah dengan punggung hitam berkilat, bagian perut berwarna coklat tua, putih sekitar muka dan leher serta ekor yang panjang berwarna hitam seperti sutera.
Primata ini juga memiliki keunikan yang patut untuk lo ketahui dan tentunya membedakan dengan jenis kera lainnya. Betina dewasa dan jantan ikut serta dalam pekikan dan peragaan tantangan terhadap kelompok lain, berbeda dengan jenis kera lainnya. Karena kera pada umumnya, hanya jantan saja yang melakukan kedua hal tersebut.
Joja juga biasa mengeluarkan bunyi sebelum fajar dan dijadikan sebagai tanda teritori kelompoknya sehingga kelompok-kelompok hewan lainnya dapat menghindarkan diri. Primata ini juga sepanjang hidupnya tinggal di pohon dan jarang sekali turun ke tanah. Untuk makanannya sendiri terdiri dari buah-buahan, daun-daunan dan biji-bijian. Merupakan sebuah keuntungan apabila lo bisa menemukan primata ini di Mentawai bro!
Primata Endemik Kepulauan Mentawai – Simakobu (Simias Concolor)

3 Primata Kepulauan Mentawai yang Unik dan Perlu Untuk Lo Ketahui Nih Bro! Credit: biodiversitywarriors.org
Berikutnya primata khas Mentawai yang perlu untuk lo ketahui ialah Simakobu atau biasa juga disebut Monyet Ekor Babi, primata satu ini pun masuk ke dalam keluarga bekantan. Namun, terdapat perbedaan antara Simakobu dengan bekantan, karena primata satu ini memiliki ekor seperti babi, serta badan yang gemuk pendek dan anggota badan yang sama panjang. Terdapat dua jenis warna bulu Simakobu yaitu kelabu tua dan keemasan.
Primata satu ini juga hidup di atas pohon dan memakan daun-daunan. Simakobu sendiri hidup dalam satu kelompok yang terdiri dari 1 betina, 1-5 jantan dewasa dan anak-anak. Jantan dewasa memiliki ukuran yang lebih besar dari betina dewasa serta memiliki gigit taring dua kali lebih panjang dari didi taring betina dewasa.
Sayangnya, primata satu ini memang sering sekali menjadi target pemburuan, bayangkan saja Simakobu diburu dua kali lebih banyak dari jenis lainnya. Jika satu kelompok melarikan diri, betinanya akan tertinggal di belakang sehingga betina jenis Simakobu lebih sering dibunuh dari pada jantannya.
Primata Endemik kepulauan Mentawai – Bokkoi (Macaca Pegensis)

3 Primata Kepulauan Mentawai yang Unik dan Perlu Untuk Lo Ketahui Nih Bro! Credit: mongabay.co.id
Biasa juga disebut Beruk Mentawai, Bokkoi merupakan primata yang memang memiliki hubungan yang erat dengan beruk lainnya yang ada di Sumatera, Kalimantan dan Asia Tenggara. Namun perbedaannya memiliki warna bulu yang lebih gelap yang kontras sekali dengan bagian pipi yang putih serta pekik, hal tersebut pun menjadi salah satu keunikan dari primata satu ini.
Primata ini tidak hanya hidup di pulau besar, tetapi juga hidup di pulau-pulau kecil di kawasan Kepulauan Mentawai. Selain itu, Bokkoi juga mengeluarkan pekikan supaya terus berhubungan dengan anggota kelompoknya yang juga menjawab dengan jerit dan suara-suara yang biasa mereka keluarkan.
Kelompok Bokkoi sendiri terdiri dari 30 individu, umumnya terdiri satu jantan, serta satu kelompok akan terbagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk mencari makanan dan kembali bergabung pada waktu malam hari.
Selain itu, habitat dari primata satu ini sangat luas, tak heran apabila sangat susah sekali untuk menemukan keberadaannya. Sehingga kalau lo bisa bertemu dengan Bokkoi, itu merupakan sebuah keberuntungan yang sangat tinggi.
**
Memang perlu untuk diakui kalau populasi dari primata-primata yang ada di atas cenderung menurun, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari pemburuan terhadap primata yang semakin tinggi hingga penebangan hutan yang semakin semarak.
Sehingga para primata tersebut semakin sudah untuk mendapatkan tempat hidup yang layak, banyak pemburuan juga membuat populasinya pun sangatlah menurun. Belum lagi dengan ketersediaan pakan satwa ini di alamnya yang juga menurun menjadi faktor lainnya.
Kepunahan pun semakin mendekat, namun karena adanya Taman Nasional Siberut menjadi salah satu solusi paling efektif untuk terus menjaga populasi dari beberapa primata endemik yang memang hidup di Kepulauan Mentawai. Sehingga lo juga patut untuk mendukung keberadaan dari Taman Nasional Siberut yang akan terus merawat para primata beserta dengan habitatnya.
[readalso url=20107]
Jadi bagaimana bro dengan informasi seputar primata endemik khas Mentawai di atas? Semoga bisa menjadi salah satu panduan atau acuan lo yaa. Menjaga habitat serta populasi dari primata menjadi sebuah tanggung jawab bersama. Sebab, akan sangat disayangkan sekali apabila anak cucu kita tidak bisa melihat primata-primata unik tersebut!
Source: mongabay.co.id/
Featured Image: /tirto.id/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Wilderness
Article Date : 26/06/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :