Jika lo berkunjung ke Kalimantan Selatan, gak lengkap rasanya kalau gak menengok salah satu kearifan lokal yang masih terjaga hingga hari ini, yaitu Pasar Terapung Lok Baintan. Sudah ada sejak belasan abad yang lalu, pasar terapung ini gak lekang dan hilang dimakan zaman, meski sudah banyak kebaruan yang diikuti oleh para pedagangnya. Gak percaya?
Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan
Image source: shutterstock.com/EddyHermansyah
Keberadaan Pasar Terapung Lok Baintan ini gak lepas dari awal mula berdirinya Kerajaan Banjar di tahun 1595. Tapi masyarakat setempat percaya, bahwa pasar ini sudah ada bahkan sebelum kerajaan muncul loh, Superfriends! Berada di sepanjang pesisir aliran Sungai Martapura, pasar yang menjual berbagai jenis sayur, buah dan peralatan rumah tangga ini awal mulanya menggunakan metode barter sebagai cara bertransaksi, namun seiring dengan perkembangan zaman, para pedagang dan pembeli mulai menggunakan uang, bahkan sekarang beberapa pedagang sudah menggunakan metode pembayaran digital loh, canggih kan Superfriends!
Selain Pasar Terapung Lok Baintan, ada juga pasar terapung lainnya yang juga beroperasi di sepanjang pesisir Sungai Martapura, yaitu Pasar Terapung Muara Kuin dan Pasar Terapung Siring. Tapi satu hal yang sama dan menjadi ciri khas pasar terapung di sini adalah penggunaan jukung atau perahu tradisional yang digunakan oleh para pedagang. Pasar ini menjadi jantung ekonomi masyarakat pesisir, dan menjadi daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang ke Banjarmasin.
Jam Operasional dan Cara Berbelanja
Image source: shutterstock.com/akasaputra
Kalau mau menengok aktivitas perdagangan di Pasar Terapung Lok Baintan ini, lo harus bangun pagi-pagi banget, Superfriends! Karena semakin siang, kerumunan pedagang yang menggunakan jukung semakin sepi dan aktivitas perdagangan mulai berkurang. Biasanya, keramaian pasar sudah terdengar sejak jam 6 pagi, dan perlahan, para pedagang yang didominasi oleh ibu-ibu ini akan meninggalkan pasar mulai pukul 9 pagi. Untuk mendapat pengalaman yang lebih seru, cobalah datang di hari Jumat, karena di hari ini aktivitas perdagangan akan lebih ramai dari hari biasanya.
Ada dua cara untuk sampai ke pasar terapung ini. Pertama, lo menyusuri Sungai Martapura dengan menggunakan klotok, sejenis sampan bermesin, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat kota Banjarmasin, dengan tarif berkisar antara Rp200.000 - 250.000. Tapi kalau lo gampang mabuk laut, lo bisa pilih jalur darat, tapi waktu tempuhnya lebih panjang yaitu sekitar satu jam, karena perjalanan yang dilalui cukup berat dengan medan jalan yang berliku. Jadi, lo pilih jalur apa, Superfriends?
Jangan takut akan kelaparan ya Superfriends, karena di sekitar pasar terapung ini tersedia warung, toilet bersih, dan juga tempat penginapan kalau lo ingin mengeksplor tempat ini lebih jauh.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Places & Gears
Article Date : 17/10/2022
Source:https://www.celebes.co/borneo/pasar-terapung-lok-baintan
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :