Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

mencari air di Gunung Ambun

Air adalah bekal yang sangat krusial dalam pendakian. Keberadaannya dapat membantu lo tetap bertahan meskipun nggak ada makanan sama sekali. Namun terkadang saat mendaki Gunung Ambun, persediaan air bisa cepat habis jadi lo harus mengisi ulang dengan air yang baru. Untuk itu lo harus memahami cara mencari air di Gunung Ambun yang terletak di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat ini. 

1.  Temukan sumber mata air

Image source: 

Cara yang pertama adalah dengan menemukan sumber mata air yang ada di Gunung Ambun. Agar pencariannya lebih mudah, lo harus mempelajari medan pendakiannya terlebih dulu.

Dengan begitu, lo akan tahu di mana titik-titik sumber mata air karena lokasinya digambarkan dengan jelas di dalam peta pendakian. Beberapa contoh sumber mata air yang bisa lo gunakan diantaranya seperti sumur, sendang, danau, mata air yang ada di sekitar pohon beringin, atau air perpipaan milik penduduk jika ada.

Namun perlu lo ingat, sumber mata air yang ada di gunung nggak akan mengeluarkan air terus sepanjang tahun. Biasanya saat musim kemarau airnya akan mengering. Jadi perhatikan baik-baik kapan waktu keberangkatan lo, ya!

2.  Temukan aliran sungai

Image source: 

Lo juga bisa mencari aliran sungai untuk mengisi perbekalan air. Caranya, lo harus naik ke bukti atau memanjat pohon yang tinggi lalu melihat bentang alam di sekitar. Tapi kalau lo punya peta jalur pendakian, sebaiknya lakukan langkah-langkah berikut ini: 

●  Pertama, cari dulu posisi arah mata angin yang benar menggunakan kompas, posisi matahari, arah pertumbuhan lumut di pohon yang sudah tua atau arah puncak gunung.

●  Lalu cari arah aliran sungai dengan peta jalur pendakian menggunakan kalibrasi arah mata angin

●  Terakhir bergeraklah ke arah aliran sungai secara perlahan sambil berhati-hati dengan tebing dan jurang. 

3.  Menemukan tumbuhan yang menyimpan air

Image source: 

Cara selanjutnya adalah dengan menemukan tumbuhan yang menyimpan air. Di hutan, lo bisa menemukan beberapa tumbuhan yang memiliki air di batangnya seperti pohon pisang, bambu, pakis, akar gantung, atau lidah buaya.

Dari tumbuhan tersebut yang paling banyak menyimpan air biasanya pohon bambu dan akar gantung. Jadi sebisa mungkin fokus mencari dua jenis tumbuhan ini, ya.

4.  Memakai teknik kondensasi untuk menangkap air dari daun tumbuhan

Kalau lo nggak bisa menemukan tanaman yang menyimpan air, lo bisa menggunakan teknik kondensasi untuk menangkap air dari daun tumbuhan. Langkah-langkahnya pun cukup mudah. 

●  Pertama, cari dulu ranting tanaman yang hijau, rimbun, daunnya lebat dan bergerombol. Cari hingga 5 sampai 10 ranting.

●  Setelah itu gunakan plastik besar untuk membungkus setiap ranting

●  Ketiga, ikat ujung plastik menggunakan batang ranting secara kuat agar udara nggak bisa masuk ke dalamnya.

●  Kemudian tunggu hingga sore hari agar air terkumpul dalam jumlah yang lumayan banyak.

●  Ambil air yang sudah terkumpul lalu buang kotoran daun yang ikut jatuh dengan cara disaring.

5.  Memanfaatkan genangan air

Cara yang paling terakhir adalah dengan memanfaatkan genangan air. Memang terdengar menjijikan, tapi kalau lo nggak menemukan sumber air bersih cara ini bisa diandalkan. Minum dari genangan air secara langsung juga bisa membuat lo jatuh sakit, karena itu sebaiknya proses dulu air yang lo temukan. Caranya adalah menggunakan teknik filtrasi air keruh dengan filter arang aktif.

Dengan cara ini lo bisa membersihkan air dari genangan dan meminimalisir kemungkinan buruk yang akan terjadi saat lo meminumnya.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #Wilderness #Beginner #Extreme #Urban Action

Article Category : Places & Gears

Article Date : 06/02/2023

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://napaktilas.net/cara-mencari-air-di-gunung/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Places & Gears

Mengintip Pulau Mentawai, Surga yang Masih Tenang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Places & Gears

Ketika Gunung, Pantai, dan Sabana Jadi Satu Pulau Kenawa

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Places & Gears

Kenalan Sama Gunung Babnain, Wajib Jadi Wishlist

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Places & Gears

Gunung Ramah Pemula di Jawa Tengah, Lo Wajib Tahu!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive