Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

TINGKATAN HIPOTERMIA

Naik gunung itu bukan cuma soal fisik dan mental Superfriends, tapi juga soal manajemen suhu tubuh. Salah satu musuh paling berbahaya di gunung dan sering diremehkan adalah hipotermia. Banyak kasus kecelakaan pendakian berawal dari dingin yang kelihatannya sepele.

Biar lo nggak salah langkah, yuk kenali tingkatan hipotermia di gunung berikut ini.

1. Hipotermia Ringan (32–35°C)

Ini adalah fase awal yang paling sering terjadi di gunung. Biasanya muncul saat hujan, angin kencang, atau pakaian lo mulai basah.

Ciri-ciri yang sering muncul:

·       Menggigil hebat

·       Jari tangan dan kaki terasa kaku

·       Bicara mulai cadel

·       Sulit fokus dan gampang panik

Di tahap ini, superfriends masih bisa ditolong dengan cepat. Segera ganti pakaian basah, pakai jaket hangat, lindungi dari angin, dan konsumsi minuman hangat manis. Jangan lanjut naik sebelum kondisi stabil.

2. Hipotermia Sedang (28–32°C)

Kalau hipotermia ringan diabaikan, kondisi bisa turun ke tahap ini. Di sinilah situasi mulai berbahaya.

Tanda-tandanya:

·       Menggigil mulai melemah atau berhenti

·       Gerakan melambat dan tidak terkoordinasi

·       Kesadaran menurun

·       Bicara makin tidak jelas

Pada tahap ini, superfriends wajib menghentikan aktivitas. Fokuskan evakuasi ringan, hangatkan tubuh secara bertahap, dan jangan memijat ekstremitas karena bisa memicu syok.

3. Hipotermia Berat (20–28°C)

Ini sudah masuk kondisi kritis dan mengancam nyawa. Biasanya korban sudah tidak sadar atau setengah sadar.

Gejala umum:

·       Tidak menggigil sama sekali

·       Denyut nadi dan napas melemah

·       Otot sangat kaku

·       Respon hampir tidak ada

Penanganan harus ekstra hati-hati. Jaga korban tetap horizontal, minimalkan gerakan, dan segera lakukan evakuasi darurat. Pemanasan agresif bisa berbahaya di fase ini.

4. Hipotermia Ekstrem (<20°C)

Ini adalah fase paling mematikan. Suhu tubuh di bawah 20°C membuat fungsi organ vital hampir berhenti.

Kondisi korban biasanya:

·       Tidak sadar total

·       Napas sangat lambat atau tidak terdeteksi

·       Risiko henti jantung sangat tinggi

Pada tahap ini, satu-satunya harapan adalah penanganan medis profesional secepat mungkin. Di gunung, fokus utama adalah menjaga korban tetap hidup sambil menunggu atau menuju proses evakuasi.

Pakaian kering dan berlapis itu wajib dan asupan kalori dan cairan jangan diabaikan lalu jangan remehkan hujan dan angin

Superfriends, hipotermia bukan cuma soal dingin tapi soal waktu dan keputusan. Banyak korban sebenarnya bisa selamat kalau gejala awal dikenali dan ditangani dengan benar.
well, persiapan fisik untuk mendaki gunung sangat penting Superfriends, walapun lo udah sering mendaki gunung berkali-kali, gak ada salahnya harus tetap penuh persiapan. Gak Cuma fisik, mental dan semua harus di persiapkan dengan matang ya Syuperfriends.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking

Article Category : News

Article Date : 01/01/2026

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

2 Comments

Comment
Ald /

Ald /

16/02/2026 at 14:48 PM

Nice info
Yogi Putra Pratama

Yogi Putra Pratama

10/03/2026 at 17:57 PM

keren
Other Related Article
image article
News

Kenapa Kalau Ada Bahaya di Gunung Kita Cenderung Meremehkan?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Apa Itu Jaket Polar? Ini Fungsi dan Karakternya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Gunung Tangkit Tebak: Fakta, Medan, dan Tips Mendakinya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Gunung Tandikek, Kembaran Singgalang yang Menawan

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive