Naik gunung itu bukan cuma soal fisik dan mental Superfriends, tapi juga soal manajemen suhu tubuh. Salah satu musuh paling berbahaya di gunung dan sering diremehkan adalah hipotermia. Banyak kasus kecelakaan pendakian berawal dari dingin yang kelihatannya sepele.
Biar lo nggak salah langkah, yuk kenali tingkatan hipotermia di gunung berikut ini.
1. Hipotermia Ringan (32–35°C)
Ini adalah fase awal yang paling sering terjadi di gunung. Biasanya muncul saat hujan, angin kencang, atau pakaian lo mulai basah.
Ciri-ciri yang sering muncul:
· Menggigil hebat
· Jari tangan dan kaki terasa kaku
· Bicara mulai cadel
· Sulit fokus dan gampang panik
Di tahap ini, superfriends masih bisa ditolong dengan cepat. Segera ganti pakaian basah, pakai jaket hangat, lindungi dari angin, dan konsumsi minuman hangat manis. Jangan lanjut naik sebelum kondisi stabil.
2. Hipotermia Sedang (28–32°C)
Kalau hipotermia ringan diabaikan, kondisi bisa turun ke tahap ini. Di sinilah situasi mulai berbahaya.
Tanda-tandanya:
· Menggigil mulai melemah atau berhenti
· Gerakan melambat dan tidak terkoordinasi
· Kesadaran menurun
· Bicara makin tidak jelas
Pada tahap ini, superfriends wajib menghentikan aktivitas. Fokuskan evakuasi ringan, hangatkan tubuh secara bertahap, dan jangan memijat ekstremitas karena bisa memicu syok.
3. Hipotermia Berat (20–28°C)
Ini sudah masuk kondisi kritis dan mengancam nyawa. Biasanya korban sudah tidak sadar atau setengah sadar.
Gejala umum:
· Tidak menggigil sama sekali
· Denyut nadi dan napas melemah
· Otot sangat kaku
· Respon hampir tidak ada
Penanganan harus ekstra hati-hati. Jaga korban tetap horizontal, minimalkan gerakan, dan segera lakukan evakuasi darurat. Pemanasan agresif bisa berbahaya di fase ini.
4. Hipotermia Ekstrem (<20°C)
Ini adalah fase paling mematikan. Suhu tubuh di bawah 20°C membuat fungsi organ vital hampir berhenti.
Kondisi korban biasanya:
· Tidak sadar total
· Napas sangat lambat atau tidak terdeteksi
· Risiko henti jantung sangat tinggi
Pada tahap ini, satu-satunya harapan adalah penanganan medis profesional secepat mungkin. Di gunung, fokus utama adalah menjaga korban tetap hidup sambil menunggu atau menuju proses evakuasi.
Pakaian kering dan berlapis itu wajib dan asupan kalori dan cairan jangan diabaikan lalu jangan remehkan hujan dan angin
Superfriends, hipotermia bukan cuma soal dingin tapi soal waktu dan keputusan. Banyak korban sebenarnya bisa selamat kalau gejala awal dikenali dan ditangani dengan benar.
well, persiapan fisik untuk mendaki gunung sangat penting Superfriends, walapun lo udah sering mendaki gunung berkali-kali, gak ada salahnya harus tetap penuh persiapan. Gak Cuma fisik, mental dan semua harus di persiapkan dengan matang ya Syuperfriends.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 01/01/2026
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Ald /
16/02/2026 at 14:48 PM
Yogi Putra Pratama
10/03/2026 at 17:57 PM