Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

keracunan

Superfriends, pernah nggak lo penasaran ingin mencicipi tanaman-tanaman yang lo temui saat sedang melakukan pendakian atau ekspedisi? Setelah lo mencicipi, ternyata respon tubuh lo berbeda dan lo merasakan ada sesuatu yang salah sama badan lo. Di kondisi kayak gini, mungkin itu menjadi tanda kalau lo keracunan setelah memakan tanaman atau jamur-jamuran yang lo temui di jalur pendakian. Saat hal ini terjadi, udah tau apa yang harus lo lakukan? 

Apa Itu Keracunan, Penyebab dan Gejalanya

Image source: elements.envato.com/YuriArcursPeopleimages

Keracunan adalah kondisi yang disebabkan oleh kegiatan menelan, mencium, menyentuh atau menyuntikkan zat berbahaya bagi tubuh. Sementara keracunan makanan adalah kondisi respon tubuh yang terjadi akibat makanan yang terkontaminasi, dimana makanan ini mengandung organisme infeksius berupa bakteri, virus, parasit atau toksin tertentu. Gejala yang muncul biasanya pusing, mual, pingsan hingga mulut mengeluarkan buih, dan tanda-tanda keracunan biasanya dikenali dengan wajah pucat, kondisi tubuh menurun, pandangan kabur, lemas hingga kejang.

Sebelum lo mengalami keracunan, alangkah baiknya lo nggak asal makan makanan, tumbuhan atau buah apapun di sepanjang trek pendakian, dan juga nggak sembarangan memegang bagian tanaman apapun untuk menghindari adanya kontaminasi langsung ke kulit, yang menyebabkan keracunan. Pahami betul tentang jalur yang lo lalui, cari tau tentang iklim dan suhu di trek pendakian, dan jika perlu, bekali diri lo dengan pengetahuan dasar tentang tanaman-tanaman di gunung. Mencegah lebih baik daripada mengobati kan, Superfriends? 

Keracunan Buah atau Jamur Beracun

Image source: elements.envato.com/Shaiith

Ketika tubuh lo merespon sesuatu saat lo baru aja memakan buah atau jamur, mungkin aja di kondisi ini lo sedang keracunan. Hal yang sebaiknya lo lakukan adalah paksakan untuk memuntahkan sisa buah atau jamur yang belum atau udah sempat tertelan. Tentunya ini dilakukan untuk mencegah tubuh semakin banyak terkontaminasi zat beracun yang terkandung di dalam buah atau jamur yang lo makan. Kalau kondisi keracunan ini terjadi, jangan mengonsumsi obat mual meski lo sangat ingin muntah, dan juga jangan mengonsumsi obat-obatan tanpa indikasi dan anjuran petugas kesehatan. Sebisa mungkin, segera cari pertolongan dan jangan membiarkan lo atau teman pendakian lain dalam kondisi keracunan.

Tertusuk atau Terkontaminasi Racun Tanaman

Berbeda dengan memakan, pertolongan pertama pada kondisi keracunan akibat tertusuk atau terkontaminasi racun tanaman adalah dengan segera membersihkan area yang terpapar tanaman beracun dengan air mengalir dan sabun. Kalau nggak ada sabun, lo bisa terus membersihkan area yang keracunan dengan air bersih. Hindari untuk menggaruk dengan tangan, atau menggosok area terpapar dengan daun atau bahan lainnya, karena bisa jadi memperparah alergi lo.

Jika saat terkontaminasi tanaman mengenai barang-barang lain yang lo kenakan, segera lepas barang-barang tersebut, dan bersihkan juga agar racunnya nggak menyebar. Untuk mencegah reaksi alergi menyebar, sebaiknya lo mengonsumsi obat anti alergi, dan jika alerginya nggak membaik, segera cari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat supaya nggak semakin parah.

Ingat Superfriends, kondisi alergi ini bisa terjadi sama siapa aja dan dimana aja loh. Makanya, yuk bekali diri lo dengan pengetahuan dasar pencegahan dan penanganan alergi ini!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #Hiking #Wilderness #Tips

Article Category : News

Article Date : 23/03/2023

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

Source:https://www.instagram.com/dokterpendaki/

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Gunung Api Purba, Sisa Letusan Kuno yang Masih Bisa Dijelajahi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Tapering Run: Persiapan Sebelum Trail Running dan Race Ekstrem

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Gunung Tertinggi di Papua, Surga Pendakian dengan Sederet Kisah Unik

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Bukit Klangon: Surga Downhill dan Adventure di Yogyakarta

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive