Di dunia pendakian, sering banget kita denger kalimat, “Tenang aja, gue udah sering naik gunung.” Padahal superfriends, jam terbang tinggi bukan kartu sakti yang bikin lo kebal dari bahaya.
Gunung nggak peduli seberapa sering lo naik. Sekali lengah, alam langsung ngasih pelajaran.
Pengalaman Bisa Bikin Terlalu Percaya Diri
Semakin sering naik kadang makin santai jas hujan nggak dibawa, air dikurangin, cuaca diremehin.
Bukan karena nggak tahu, tapi karena ngerasa udah paham. Di sinilah bahaya mulai masuk.
Alam Selalu Punya Aturan Sendiri
Cuaca berubah cepat, jalur bisa longsor, sumber air bisa kering. Pengalaman masa lalu nggak selalu relevan dengan kondisi hari ini. Gunung itu dinamis, superfriends, bukan tempat statis.
Banyak Insiden Justru Menimpa yang “Udah Biasa”
Fakta di lapangan, banyak kejadian bukan dialami pendaki baru,
tapi yang:
· sering naik
· ngerasa hafal jalur
· malas briefing
Karena kewaspadaan pelan-pelan turun.
Jam Terbang Harus Dibayar dengan Disiplin
Pengalaman itu baru berguna kalau diiringi:
· perencanaan matang
· evaluasi tiap trip
· respect sama alam dan tim
Kalau jam terbang cuma jadi alasan buat ceroboh, itu bukan pengalaman, tapi ego.
Pendaki Hebat Itu Bukan yang Paling Sering Naik
Pendaki hebat itu yang:
· tahu kapan lanjut
· tahu kapan berhenti
· tahu kapan harus turun
Puncak bisa ditunda, nyawa nggak bisa diulang, Superfriends. Jadi naik gunung bukan soal siapa paling senior. Alam nggak kenal CV, nggak peduli jam terbang, yang bikin lo selamat itu sikap rendah hati, persiapan, dan rasa hormat sama alam.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 17/12/2025
7 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Aditya Prayoga
03/01/2026 at 19:25 PM
Ald /
04/01/2026 at 00:47 AM
DEVI TRI HANDOKO
04/01/2026 at 19:53 PM
Luthfi Purnama Guna Wibawa
04/01/2026 at 23:08 PM
HERI YULI PRIANTO
05/01/2026 at 10:51 AM
PETRUS ARIANTO JOVITO
05/01/2026 at 13:54 PM
elin
06/01/2026 at 10:17 AM