Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

W.A.I.T

Unit musik tanah air, W.A.I.T, resmi melepas single terbaru mereka yang bertajuk "Nemesis" pada 6 Juni 2026 (06.06.26). Membawa nuansa gelap dan agresif, lagu ini hadir dengan sudut pandang yang sangat berani: menyuarakan trauma, rasa sakit, sekaligus proklamasi kebangkitan emosional dari seorang penyintas perundungan (bullying) dan pelecehan seksual (sexual harassment).

Melalui bait-bait liriknya, "Nemesis" secara radikal membedah realitas kelam objektifikasi tubuh serta pengkhianatan sosial yang kerap dialami korban. Lirik tajam seperti "When my flesh became your joke" (Ketika tubuh/dagingku menjadi leluconmu) dan "I learned which screams the room ignores" (Aku belajar teriakan mana yang diabaikan oleh ruangan) menangkap esensi mengerikan dari trauma pelecehan serta fenomena bystander effect, di mana lingkungan sekitar sering kali menutup mata dan membiarkan korban memikul rasa malu sendirian.

Terkait pesan mendalam yang dibawa dalam rilisan ini, Mustika Kamal menyampaikan:

"Di balik setiap liriknya tersimpan realita yang tidak asing bagi banyak orang, direndahkan, dijadikan bahan tawa, dianggap tidak ada. “Nemesis” menggambarkan perjalanan seseorang yang selama bertahun-tahun menanggung luka dalam diam, hingga akhirnya memilih untuk berdiri dan bersuara."

“Nemesis” bukanlah hanya sekedar judul yang asal untuk disebut. “Nemesis” adalah kekuatan pembalasan yang datang bukan dari kebencian, melainkan dari keadilan. Dan itulah yang coba disampaikan lagu ini.

Oleh karena itu, "Nemesis" menolak untuk menjadi elegi kepasrahan. Komposisi ini dirancang sebagai sebuah liberation anthem (anthem pembebasan) untuk merebut kembali otoritas penuh atas tubuh dan harga diri. Titik balik tersebut meledak lewat baris lirik utama: "I WEAR THE ASHES LIKE A CROWN". Ini adalah representasi simbolis bahwa penyintas memilih untuk memungut sisa kehancuran mental mereka, menempanya menjadi sebuah mahkota, dan menolak untuk terus hidup dalam ketakutan.

Klimaks dari perlawanan ini tersaji utuh pada bagian breakdown lagu yang masif. Lewat aba-aba taktis "Lock load aim 1-2 / I won’t miss my mark", W.A.I.T mengilustrasikan momentum runtuhnya dominasi psikologis pelaku, digantikan oleh ketegasan sang penyintas untuk berdiri tegak di atas puing-puing masa lalu ("I’ll rise on shattered bone and own the throne").

Secara musikal, "Nemesis" dibalut dengan aransemen yang intens, memadukan tensi pekat di bagian awal dengan ledakan instrumen bertenaga di akhir—sebuah dinamika yang selaras sempurna dengan pesan pemberdayaan yang diusung.

Single "Nemesis" sudah bisa diakses dan didengarkan secara serentak di seluruh platform pemutar musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music dan lainnya.

Buat para pendengar yang cari musik dengan lirik yang memberdayakan (empowering), emosional, dan diiringi oleh instrumen yang powerful, "Nemesis" adalah trek yang wajib masuk ke dalam playlist.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#mustika kamal #single baru

Article Category : News

Article Date : 12/06/2026

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

11 Comments

Comment
Yohanes Hariono

Yohanes Hariono

13/06/2026 at 03:24 AM

Hyahhooo!😆 1st comment cooyy!😁 Ayas memang izztimewaa!👌 Gue gitu lhoo.. Kelaz Kale Kelez!😎
DEVI TRI HANDOKO

DEVI TRI HANDOKO

13/06/2026 at 11:59 AM

W.A.I.T Suarakan Pembebasan Penyintas Lewat Single "Nemesis"
Imam Isman sholeh

Imam Isman sholeh

13/06/2026 at 17:30 PM

Nice
Maoreen Lokito

Maoreen Lokito

13/06/2026 at 18:08 PM

W.A.I.T
AyuRL Ningtyas

AyuRL Ningtyas

14/06/2026 at 15:49 PM

PERES FILIMON

PERES FILIMON

15/06/2026 at 14:22 PM

-
FINA MARDIANA

FINA MARDIANA

15/06/2026 at 14:33 PM

-
Sofi Diana

Sofi Diana

15/06/2026 at 16:48 PM

Bagus
LUKMAN RAMADHAN

LUKMAN RAMADHAN

16/06/2026 at 10:41 AM

-
Azriel Nurfaisal Akbar

Azriel Nurfaisal Akbar

23/06/2026 at 12:38 PM

Nice
Rifai Fadli

Rifai Fadli

09/07/2026 at 13:17 PM

mantaap
Other Related Article
image article
News

Tremorrage Kembali dengan Amunisi Baru “DEAD AWAKE”

Read to Get
image arrow
image article
News

Ministry Of Rilis EP Terbaru Berjudul “Fase”

Read to Get
image arrow
image article
News

Join ART IT LOUD Buat Lo yang Mau Karyanya Tampil di Art Jakarta

Read to Get
image arrow
image article
News

Fase Baru The Kick dalam “Diogenes”

Read to Get
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive