Isu rencana FIFA yang pengen ngelepas sebagian saham kompetisi Piala Dunia bikin federasi sepak bola Eropa, UEFA, berang. FIFA pun harus turun tangan buat ngasih klarifikasi ke publik.
Beberapa hari lalu, dunia sepak bola dibuat gempar sama kabar soal FIFA yang dilaporkan pengen ngejual saham pengelolaan Piala Dunia ke pihak swasta. Porsinya pun bisa dikatakan gede, yaitu sebesar 20 persen.
Kabar tersebut sampai ke federasi sepak bola lain, termasuk di antaranya UEFA. Mereka berang dan sampai mengeluarkan ancaman boikot buat gak ikutan Piala Dunia berikutnya kalau proyek tersebut masih dilanjutkan.
Penolakan keras UEFA nganggap langkah yang diambil FIFA ini sebagai bentuk penyelewengan. Mereka ngerasa kalau Piala Dunia gak boleh dijadiin produk investasi. Sikap ini kemudian diikutin sama federasi lain, seperti AFC dan CONCACAF.
Klarifikasi FIFA
Setelah mendapatkan boikot keras dari federasi sepak bola lainnya, FIFA pun akhirnya muncul ke permukaan buat ngasih klarifikasi. Katanya, laporan yang diberitakan media-media itu soal project bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) ga benar.
“Kami sudah mendengar masukan yang diberikan masing-masing konfederasi terkait usulan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), dan ingin menanggapi isu-isu yang muncul sejak pemberitaan media pada hari Selasa,” bunyi pernyataan FIFA.
“Kami menghormati setiap masukan dan kekhawatiran yang dimunculkan ke publik, dan ingin menegaskan lagi komitmen kami terhadap konsultasi yang terbuka serta demokratis. Rencana proses konsultasi kami terganggu oleh laporan media yang tidak benar.”
“FFE diajukan hanya untuk memastikan bahwa semua Asosiasi Anggota FIFA berkesempatan untuk mengambil kepemilikan yang berarti atas peluang komersial sepak bola di negara masing-masing. Tidak ada yang ingin menjual sepak bola. Itu bukan sesuatu yang bakal diladeni FIFA,” tutup pernyataan tersebut.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 31/07/2026
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :