Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

The Kick

Merayakan satu dekade berkarya, The Kick merilis album penuh berjudul Diogenes. Berisi 8 track: Void, Dunia ke-3, Barat, Badai di Selatan, Ambang Batas, Brigade, Isme-Isme, dan Durhaka, The Kick mencoba menghadirkan kejujuran di umur 30-an ketika yang terpampang di depan mata bukan lagi cita-cita, melainkan realita. Diogenes bercerita tentang ketakutan, keterlambatan, pencapaian, hingga cara merayakan hal-hal kecil di tengah berbagai pertanyaan yang belum tentu memiliki jawaban. Semangat itulah yang melatarbelakangi dipilihnya nama Diogenes, sosok filsuf Yunani yang banyak mempertanyakan dan mengkritisi kehidupan manusia dengan caranya.

“Gambaran album ini mungkin seperti lungkrah. Bukan berarti menyerah, tetapi lebih ke tidak semua hal harus dimenangkan. Kami sudah tidak bisa teriak-teriak lantang dan melawan, tapi yang dilihat adalah realita”, ujar Jiwe (vokalis The Kick) yang menulis sebagian besar lagu dalam album ini.

Yang menarik dari album Diogenes, terdapat 2 track yang dihadirkan kembali dengan pendekatan berbeda. Badai di Selatan dengan aransemen baru ala new wave, sementara Barat yang merupakan interpretasi ulang The Kick atas lagu milik Untitled Joy. Keduanya dipilih karena dianggap dapat merepresentasikan cerita yang hendak diangkat The Kick dalam Diogenes.

Proses produksi Diogenes dimulai sejak 2025 melalui rangkaian workshop yang berlangsung intens dan dilanjut proses rekaman di Cat Paws Lab. Selama proses workshop hingga rekaman, The Kick dibantu oleh Inamul Hasan, Yoga Bhakti, dan Dhandy Satria yang berperan sebagai teknisi rekaman, vocal director, hingga penata dan penyelaras suara.

Album ini juga melibatkan sejumlah kolaborator. Tama Mahdi (SKJ 94 dan additional keyboardist FSTVLST) mengisi synth dan keys di beberapa lagu sekaligus menjadi produser dan komposer untuk Badai di Selatan versi new wave. Kemudian Ade Nugraha dan Daniel Doni (Lost Stroom) yang mengisi trompet dan trombone di beberapa lagu, Fatkhunnur Mukhbitin yang turut menjadi komposer di Badai di Selatan, sementara Nico Okada sebagai penulis lirik Barat. Album ini juga melibatkan sejumlah teman-teman yang mengisi vokal latar.

“Album ini lebih rasanya eksperimental, mencoba banyak tema. Menggunakan chord-chord yang menurutku aneh. Terus kami juga secara produksi lebih proper, lebih tahu mau sound-nya seperti apa. Dibantu juga sama temen-temen, Hasan, Yoga, Dhandy, jadi lebih oke dan mateng rasanya dibanding rilisan sebelumnya”, ujar Ammar dan Arul, gitaris The Kick.

Rilisnya Diogenes menjadi awal dari rangkaian perayaan satu dekade perjalanan The Kick. Mereka akan merilis video musik untuk track pilihan di album ini, mengedarkan edisi fisik album beserta merchandise spesial, menggelar tur dan showcase, hingga cita-cita menerbitkan sebuah buku yang merangkum cerita 10 tahun perjalanan mereka.

Lebih dari sekadar penanda satu dekade berkarya, Diogenes hadir sebagai arsip dokumentasi fase kehidupan yang sedang dijalani kelima personel The Kick hari ini. Delapan lagu, delapan cerita, dan satu album potret pengalaman yang nyata, Diogenes sudah dapat didengarkan di seluruh layanan pemutar musik digital sejak 10 Juli 2026.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#album baru # band rock yogyakarta

Article Category : News

Article Date : 15/07/2026

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Tremorrage Kembali dengan Amunisi Baru “DEAD AWAKE”

Read to Get
image arrow
image article
News

Ministry Of Rilis EP Terbaru Berjudul “Fase”

Read to Get
image arrow
image article
News

Join ART IT LOUD Buat Lo yang Mau Karyanya Tampil di Art Jakarta

Read to Get
image arrow
image article
News

GHO$$ Merilis Album Penuh “The Whitest Blackout”

Read to Get
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive